Arista Maisyaroh
Prodi D3 Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SIMULASI KASUS SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI DAN TATALAKSANA AWAL KEGAWATDARURATAN PADA SERANGAN STROKE Eko Prasetya Widianto; Arista Maisyaroh; Syaifuddin Kurnianto
Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jember Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jember
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpmunej.v1i2.190

Abstract

Stroke adalah penyebab kematian kedua di dunia dan penyebab utama kecacatan jangka panjang. Penderita stroke berada pada risiko tinggi untuk stroke berulang dan gejala sisa jangka panjang yang melumpuhkan. Stroke menyebabkan berkurang bahkan hilangnya fungsi yang terjadi pada jaringan tersebut, karena stroke menyerang fungsi otak tanpa penyebab lain. Pasien dengan stroke akan mengalami gangguan-gangguan bersifat fungsional. Gangguan sensori dan motorik post stroke mengakibatkan gangguan kseseimbangan termasuk kelemahan otot, penurunan flasibilitas jaringan lunak, serta gangguan konrol motorik dan sensori. Oleh karena itu perlu adanya simulasi yang disosialisasikan kepada masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan melalui peran masyarakat terutama lansia dalam menunjang produktifitas dengan memberikan solusi yang dapat dilakukan meliputi penigkatan pengetahuan masyarakat dengan penyuluhan dan deteksi dini serta tatalaksana awa strokel. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah metode praktik belajar lapangan dan praktikum pembelajaran untuk meningkatkan kualitas kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan deteksi dini. Kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhan kesehatan tentang tatalaksana kegawatdaruratan serangan stroke. Upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengatasi serangan stroke dapat dilakukan dengan adanya penyuluhan dan deteksi dini terutama pada masyarakat lansia. Kegiatan simulasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan sehingga dapat mengurangi korban jika terjadi serangan stroke.