Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR KONEKSITAS KRITIK HADIS ANTARA IGNAZ GOLDZIHER DAN JOSEPH SCHACHT Vrisko Putra Vachruddin
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 1 (2024): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i1.20

Abstract

Salah satu orientalis yang terkenal ekstrem dan skeptis dalam mengkritik hadits adalah Ignaz Goldziher. Ia adalah bapak orientalis karena banyak pemikirannya yang menjadi dasar pemikiran Orientalis dalam mengkritik hadits dan karya-karyanya dipuja oleh para orientalis. Pemikiran Goldziher tentang kritik Hadis berhasil dikembangkan dan direkonstruksi oleh penggantinya yaitu Joseph Schacht. Schacht berhasil mengembangkan teori yang memperkuat argumennya tentang kritik Hadis. Ada indikasi hubungan antara Ignaz Goldziher dan Joseph Schacht seperti yang terlihat dari argumen mereka dalam mengkritik hadits. Penulis berusaha menggali dan mengkaji terkait kajian hadits, biografi, referensi, dan cara-caranya mereka dalam melakukan penelitian tentang Hadits melalui penelitian pustaka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks. Ada beberapa faktor yang berkaitan dengan kritik hadis antara Ignaz Goldziher dan Joseph Schacht, antara lain: faktor metodologis, faktor sosio-geografis, faktor ideologis dan pandangan hidup, faktor bahasa, minat, doktrin dan etika ilmiah yang terlihat dari argumen mereka dalam mengkritik hadits.
Potensi Industri Makeup Syar’i di Indonesia: Kajian Literatur atas Kehalalan Bahan, Permeabilitas Air, dan Prinsip Maqasid Syariah Vrisko Putra Vachruddin; Vivin Nur Ainiyah
Indonesia Journal of Halal Vol 9, No 1 (2026): IJH
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v9i1.32550

Abstract

Industri kosmetik di indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan seiring dengan meningkatnya jumlah pembeli, berkembangnya merek lokal, serta meningkatnya kesadaran konsumen pada pentingnya penggunaan produk yang halal dan aman. konteks masyarakat muslim, kosmetik tidak hanya dipandang dari aspek estetika, tetapi juga dari kesesuaian bahan halal, keamanan penggunaan, serta implikasinya terhadap pelaksanaan ibadah, khususnya wudhu ( Wudhu friendy ). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pengembangan produk makeup syar’i di Indonesia melalui pendekatan studi literatur riview. Fokus utama kajian meliputi kehalalan bahan, permeabilitas air, serta penerapan prinsip maqasid syariah dalam pengembangan produk kosmetik. Hasil kajian menunjukkan industri makeup syar’i memiliki peluang yang sangat besar untuk berkembang. Hal ini didukung oleh penguatan regulasi sertifikasi halal, dominasi populasi muslim, ketersediaan sumber daya bahan alami lokal, serta meningkatnya preferensi konsumen terhadap produk halal. Terdapat sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan selama menjadi konsumen untuk produk produk kosmetik. Ada beberapa bahan kosmetik masih berada dalam kategori kritis dari perspektif kehalalan. klaim produk yang bersifat water-permeable atau ramah terhadap wudhu memerlukan pembuktian ilmiah yang valid dan terstandarisasi. Rendahnya tingkat literasi sebagian konsumen terkait perbedaan antara kosmetik halal, aman, dan wudhu-friendly juga menjadi kendala dalam pengembangan industri ini. Dengan demikian diperlukan sinergi antara produsen, regulator, lembaga sertifikasi MUI, akademisi, dan konsumen guna mendorong pengembangan industri makeup syar’i yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memenuhi prinsip kehalalan, kesehatan, keberlanjutan, serta kemaslahatan.