Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN PERENCANAAN PRODUKSI DIGITAL MELALUI GOOGLE SPREADSHEET GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADA UMKM DI BPR DANA MANDIRI BOGOR Muhamad Arya Zhilla; Prestasi Zebua; M. Khusnan Hadi; Ade Tiad Hendayana
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 Edisi April 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i2.87

Abstract

Peningkatan produktivitas dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan hal krusial untuk mendukung pertumbuhan dan daya saing. Penelitian ini menjelaskan dampak positif pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dengan memanfaatkan perencanaan produksi digital melalui Google Spreadsheet dalam meningkatkan produktivitas UMKM.Melalui metode penelitian lapangan dan studi kasus pada beberapa UMKM, ditemukan bahwa integrasi Google Spreadsheet memungkinkan UMKM mengoptimalkan alokasi tenaga kerja, merinci perencanaan produksi, dan meningkatkan keterlibatan karyawan. Ketersediaan data real-time memungkinkan pemilik UMKM untuk merespons dinamika pasar dengan lebih cepat dan efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang mengadopsi perencanaan produksi digital mencapai peningkatan produktivitas yang signifikan. Meskipun terdapat beberapa tantangan terkait pemahaman teknologi dan keamanan data, manfaatnya dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing UMKM menjadi lebih nyata. Penelitian ini memberikan landasan bagi UMKM untuk menggabungkan pengelolaan SDM dan perencanaan produksi digital dengan Google Spreadsheet sebagai solusi praktis untuk meningkatkan produktivitas. Rekomendasi disampaikan agar UMKM menyediakan pelatihan teknologi kepada karyawan, serta memperhatikan kebijakan keamanan data untuk memastikan keberlanjutan penerapan perangkat lunak tersebut. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi praktis untuk memperkuat daya saing UMKM melalui efektivitas pengelolaan SDM dan perencanaan produksi digital.
Analisis Pengaruh Kepemimpinan, Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja melalui Motivasi Kerja pada Pemerintah Kabupaten Nias Barat Prestasi Zebua; Mukrodi Mukrodi; Hamsinah Hamsinah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11569

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai melalui motivasi kerja pada Pemerintah Kabupaten Nias Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel sebanyak 335 pegawai dipilih menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4, meliputi evaluasi outer model, inner model, serta pengujian pengaruh langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, lingkungan kerja, dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Lingkungan kerja, budaya organisasi, dan motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja. Pengujian mediasi memperlihatkan bahwa motivasi kerja mampu memediasi secara positif dan signifikan pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja. Temuan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kinerja aparatur tidak hanya ditentukan oleh kualitas kepemimpinan, kondisi lingkungan kerja, dan budaya organisasi secara langsung, tetapi juga bergantung pada kemampuan organisasi dalam membangun motivasi pegawai. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Nias Barat perlu mengevaluasi praktik kepemimpinan, meningkatkan kenyamanan dan dukungan lingkungan kerja, memperkuat nilai-nilai budaya organisasi, serta mengembangkan kebijakan motivasi melalui penghargaan, pengembangan karier, pemenuhan kebutuhan kerja, dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan secara terarah dan konsisten.