Literasi keuangan sejak dini merupakan bekal krusial dalam membentuk karakter dan kebiasaan finansial yang bijak pada anak. Namun, anak-anak usia sekolah dasar di lingkungan TPA Al-Ikhlas Merauke umumnya belum memiliki pemahaman memadai mengenai pengelolaan uang saku, skala prioritas, dan kebiasaan menabung. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan fungsi uang, melatih pengelolaan uang saku secara bijak, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 2 Mei 2026 dengan melibatkan 40 anak sebagai peserta. Pendekatan yang digunakan adalah metode edukatif interaktif dan praktis melalui storytelling, penggunaan alat peraga visual (uang mainan), simulasi belanja bijak, permainan kelompok, serta praktik langsung pembuatan celengan. Hasil: Pelaksanaan program menunjukkan efektivitas yang tinggi: 85% peserta mampu membedakan konsep kebutuhan dan keinginan secara tepat. Selain itu, seluruh peserta berhasil membuat celengan sendiri dan menunjukkan antusiasme tinggi untuk mulai menyisihkan uang saku mereka guna ditabung. Kesimpulan: Pendekatan visual dan simulasi langsung terbukti efektif membumikan konsep keuangan yang abstrak menjadi konkret bagi anak-anak. Program ini secara nyata berhasil mengubah sikap dan menumbuhkan minat belajar finansial dasar pada anak usia sekolah dasar.