p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Inovasi Kurikulum
Nazih Sadatul Kahfi
Universitas Islam Negeri Walisongo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Islamic religious education teachers' parenting in developing children's religious character at Randublatung Lathifatul Ismi Fauziah; Ridwan Ridwan; Agus Sutiyono; Nazih Sadatul Kahfi
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.118

Abstract

The decline in children's religious character is a pressing social issue that warrants serious attention. Parents, especially those who work as Islamic Religious Education (PAI) teachers, have a strategic role in shaping children's religious character. This study aims to explore the parenting patterns of PAI teachers in instilling religious values in the Randublatung District, Blora Regency. The method employed was qualitative, with a phenomenological approach, utilizing interview techniques, observation, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that parents who are also PAI teachers apply authoritative and authoritarian parenting, with an emphasis on role modelling, open communication, and disciplinary supervision. They serve as moral and spiritual figures who can positively influence children's religious awareness. The application of the habituation method in daily life has proven effective in shaping children's religious character, particularly in terms of discipline in worship and the internalization of moral values. This study recommends further development with a broader sample coverage and consideration of socio-economic variables in the context of religious parenting.   Abstrak Menurunnya karakter religius anak menjadi isu sosial yang memerlukan perhatian serius. Orang tua, khususnya yang berprofesi sebagai guru Pendidikan Agama Islam (PAI), memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter religius anak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pola asuh guru PAI dalam menanamkan nilai religius di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang juga guru PAI menerapkan pola asuh otoritatif dan otoriter, dengan penekanan pada keteladanan, komunikasi terbuka, serta pengawasan disiplin. Mereka berperan sebagai figur moral dan spiritual yang mampu memberikan pengaruh positif terhadap kesadaran beragama anak. Penerapan metode pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari terbukti efektif membentuk karakter religius anak, terutama dalam hal kedisiplinan beribadah dan internalisasi nilai-nilai moral. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan studi lebih lanjut dengan cakupan sampel yang lebih luas serta mempertimbangkan variabel sosial-ekonomi dalam pola asuh religius. Kata Kunci: gaya pengasuhan; guru PAI; karakter religius
Aligning Islamic education with the challenges of the Industrial Revolution 4.0: Opportunity or threat? M. Abdul Rahman Hakim; Nazih Sadatul Kahfi; Alza Nabiel Zamzami; Mahfud Junaedi; Abdul Wahib
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 1 (2025): Inovasi Kurikulum, February 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i1.75853

Abstract

This research aligned Islamic religious education with the challenges of the Industrial Revolution 4.0 to create an Islamic education environment following modernization. Today's industrial revolution has positively impacted all aspects of life, including education, but only some individuals can utilize it properly. Many deviations occur in the current generation, both in moral and social aspects. This research uses qualitative research with a literature study approach. Primary and secondary data sources used include books, scientific articles, and other literature relevant to the theme. To align Islamic education with the Industrial Revolution 4.0, it is necessary to modernize the Islamic education environment; to develop and implement Islamic education, there must be strong collaboration and joint responsibility between the school environment, family, government, and society. This is applied as a reference for the current generation to use the industrial revolution, which is developing significantly. With various challenges and solutions, instead of digitalization being a threat, it can be an opportunity to effectively align digitalization with education to achieve educational goals and Indonesia's sustainable development goals.   Abstrak Penelitian ini dilakukan bertujuan guna menyelaraskan pendidikan agama islam dengan tantangan revolusi industri 4.0 demi menciptakan lingkungan pendidikan islam yang sesuai dengan modernisasi pada saat ini. Revolusi industri pada hari ini membawa banyak dampak positif bagi semua aspek kehidupan tidak terkecuali pendidikan, namun pada realitanya tidak banyak individu yang dapat memanfaatkan hal tersebut dengan baik. Banyak penyimpangan yang terjadi pada generasi saat ini, baik dalam aspek moral maupun sosial. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Sumber data primer dan sekunder yang digunakan seperti, buku, artikel ilmiah, dan juga literatur lainya yang relevan dengan tema terkait. Guna menyelaraskan pendidikan islam dan revolusi industri 4.0 perlu dilakukan dengan modernisasi lingkungan pendidikan islam, demi mengembangkan dan menerapkan pendidikan islam dilingkungan harus terdapat suatu kolaborasi yang kuat dan menjadi tanggung jawab bersama, antara lingkungan sekolah, keluarga, pemerintah, dan juga masyarakat seperti pengembangan aplikasi. Hal ini diaplikasikan dengan tujuan dapat menjadi acuan bagi generasi saat ini dalam memanfaatkan revolusi industri yang berkembang secara signifikan. Dengan berbagai tantangan dan solusi yang ada, alih alih digitalisasi menjadi suatu ancaman tetapi dapat menjadi peluang dengan cara menyeleraskan digitalisasi terhadap pendidikan secara efektif hingga tercapainya tujuan pendidikan guna mewujudkan program tujuan pembangunan keberlanjutan di indonesia Kata Kunci: keselarasan; pendidikan agama Islam; revolusi industri 4.0