Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PROSES PENYUSUTAN ARSIP DI UNIT RECORD CENTER PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) Utami, Dinda Rezzki Putri; Iswary Lawanda, Ike
Multikultura Vol. 1, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengenai proses penyusutan arsip di unit record center PT Kereta Api Indonesia (Persero). Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan proses penyusutan arsip yang dilakukan oleh unit record center PT Kereta Api Indonesia (Persero) sesuai dengan standar prosedur kerja yang melibatkan pihak – pihak terkait yaitu pencipta, pengelola record center, dan pimpinan pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan responden berjumlah 5 orang yang termasuk dalam kategori orang – orang yang terlibat dalam penyusutan arsip. Hasil penelitian ini menunjukkan proses penyusutan arsip di unit record center PT Kereta Api Indonesia (Persero) berjalan sesuai dengan peraturan dan kebijakan organisasi. Kepercayaan pada pelaksana bahwa arsip merupakan pengetahuan untuk generasi selanjutnya menjadi fundamental. Tantangan terhadap pelaksanaan proses penyusutan untuk arsip yang retensinya diatas 10 tahun dan tidak memiliki JRA terjadi keterlambatan proses persetujuan dari ANRI dikarenakan tidak dapat dilakukannya verifikasi arsip secara fisik akibat kebijakan pemerintah mengenai pembatasan jadwal kerja saat kondisi pandemi. Arsip Nasional Republik Indonesia sebagai regulator perlu membuat starategi dan metode kerja agar persetujuan dapat diberikan lebih cepat. Salah satunya dengan melakukan pembatasan pegawai untuk pengecekan arsip secara fisik guna mematuhi protokol kesehatan yang ada. Untuk arsip yang tidak memiliki JRA agar pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) dapat memenuhi standarisasi sesuai dengan instrumen penyusutan yaitu JRA.
KOMUNIKASI INFORMASI ANTARA PUSTAKAWAN DAN MURID SMA KOLESE GONZAGA DALAM PEMBELAJARAN SELAMA PANDEMI COVID-19 Safitri, Salsabilah; Iswary Lawanda, Ike
Multikultura Vol. 1, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama pandemic Covid-19 layanan perpustakaan antara pustakawan dan pengguna dilakukan secara daring, menimbulkan sejumlah masalah dalam mengomunikasikan informasi. Tulisan ini mengenai proses komunikasi antara pustakawan dengan guru dan murid di tengah pembelajaran jarak jauh di rumah mendorong pustakawan menjadi lebih kreatif guna mengatasi gangguan komunikasi dengan pengguna agar informasi yang dikirim dan diterima dari pustakawan ke pengguna dan sebaliknya dapat berjalan lancar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah pustakawan, guru dan murid SMA Kolese Gonzaga. Teknik pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret 2022 sampai Mei 2022 melalui observasi, wawancara dengan format interview. Teknik analisis data berupa teori analisis pengkodean (coding) terdiri dari tiga bagian utama, yaitu: pengkodean terbuka (open coding), pengkodean aksial (axial coding) dan pengkodean selektif (selective coding). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pustakawan dengan guru dan murid dilakukan sebaik-baiknya untuk menunjang kurikulum pembelajaran sekolah. Berbagai media dimanfaatkan oleh pustakawan agar proses komunikasi berjalan lancar, terutama media elektronik WhatsApp dan Email. Komunikasi yang terjalin antara pustakawan dan murid dapat menghasilkan relasi baik menjadikan pustakawan lebih bersahabat dengan murid, memotivasi murid serta mendisiplinkan murid ketika berada di perpustakaan.
IMPLEMENTASI ELECTRONIC DOCUMENT MANAGEMENT SYSTEM UNTUK MENDUKUNG E-GOVERNMENT: STUDI KASUS SISTEM NASKAH DINAS ELEKTRONIK (SINDE) KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI Maharani, Vanya Dewanti Dwi; Iswary Lawanda, Ike
Multikultura Vol. 2, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi proses implementasi electronic document management systems (EDMS) mendukung pelaksanaan e-government di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menggunakan aplikasi Sistem Naskah Dinas Elektronik (SINDE). Implementasi ini mengatasi masalah pertukaran informasi dan data antar unit kerja, kinerja dan produktivitas layanan publik, dokumen berbasis kertas. Metode studi kasus digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi EDMS dalam aplikasi SINDE mendukung kegiatan kerja internal dan layanan publik ditinjau walaupun belum seluruh komponen dasar EDMS dalam praktiknya terpenuhi. SINDE mempercepat arus informasi birokrasi dan mendukung pengelolaan naskah dinas elektronik ditinjau dari dimensi layanan e-government yang berjalan dengan baik. EDMS menjadi konstruksi pelaksanaan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi.
IMPLEMENTASI EDMS DALAM PENATAAN DOKUMEN DI RAIL DOCUMENT SYSTEM PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAERAH OPERASI 1 JAKARTA Ismail, Fahmi; Iswary Lawanda, Ike
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 41 No. 2 (2020): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.baca.v41i2.563

Abstract

To ensure the availability of information needed by employees of PT KAI (Persero) Operating Area 1, EDMS becomes a solution that utilizes information technology and communication in its management. This research uses a qualitative approach with descriptive case study research method. The research data was obtained through observation, interviews and document studies. The results of this study indicate that the implementation of EDMS in structuring documents of PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta using the Rail Document System serves to cut time in the bureaucratic process; saving resources; and more efficient and effective access. This can be reflected in the findings obtained by researchers indicating that these components have been implemented in electronic document processing activities, although in practice there are still things that need to be improved to improve the effectiveness and efficiency of the RDS system.