Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MOTIF PELAKSANAAN REFORMA AGRARIA JEPANG (農地改革Nōchi Kaikaku) TAHUN 1946-1950 Pratama, Muhammad Rafid; Rustam, Ferry
Multikultura Vol. 1, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai motif pelaksanaan Reforma Agraria Jepang (nōchi kaikaku) yang terjadi pada masa pemerintahan SCAP tahun 1946 – 1950. Pembahasan tersebut meliputi latar belakang sejarah terjadinya pelaksanaan Reforma Agraria Jepang, pelaksanaan Reforma Agraria Jepang, serta dampak dari pelaksanaan reforma agraria terhadap Jepang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan penjelasan disajikan dengan deskriptif. Pengumpulan data bersumber pada buku dan jurnal yang khusus membahas mengenai Reforma Agraria Jepang. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teori pelaksanaan reforma agraria oleh Warriner (1969). Hasil pembahasan dalam penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan Reforma Agraria Jepang berhasil menghapus kekuatan tuan tanah dalam menguasai lahan, meredam konflik antara tuan tanah dengan petani penyewa, usaha dalam menciptakan kesetaraan sosial dan ekonomi bagi masyarakat, dan pelaksanaan reforma yang sesuai dengan UU Reforma Agraria Jepang tahun 1946. Lebih lanjut, Reforma Agraria Jepang pada masa pendudukan SCAP dinilai sebagai salah satu pelaksanaan reforma agraria yang berhasil mengapuskan kekuatan tuan tanah dalam menguasai lahan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah motif pelaksanaan reforma agraria pada Reforma Agraria Jepang tahun 1946-1950 merupakan kolaborasi dari keempat motif pelaksanaan reforma agraria dari Warriner (1969).
Pemetaan Potensi Lahan Jati Melalui Sistem Pendukung Keputusan AHP dan Profile Matching: Basis Pengambilan Keputusan untuk Peningkatan Produksi Jati di Jawa Tengah Pratama, Muhammad Rafid; Alya Naila Al Muna; Yuniarti , Wenty Dwi
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 2: JULI 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i2.1203

Abstract

Sektor kehutanan, khususnya budidaya jati, membutuhkan identifikasi lahan optimal yang sistematis karena pemilihan lokasi yang tidak tepat dapat menghambat pertumbuhan dan menyebabkan kerugian ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk memetakan dan merekomendasikan lokasi budidaya jati paling optimal di Jawa Tengah berdasarkan kriteria lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan hibrida Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Profile Matching. AHP digunakan untuk menentukan bobot kepentingan relatif kriteria lingkungan seperti kadar air tanah, pH, suhu, curah hujan, dan ketinggian, dengan hasil nilai konsistensi (CR) 0.08 yang valid. Selanjutnya, Profile Matching diterapkan untuk mengukur tingkat kesesuaian antara karakteristik lahan aktual di daerah dengan profil ideal jati, di mana perhitungan bobot gap dilakukan menggunakan interpolasi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surakarta menduduki peringkat pertama sebagai lokasi paling sesuai dengan nilai akhir 4.8174, diikuti oleh Kabupaten Blora (4.8169) dan Kota Magelang (4.564). Dengan demikian, SPK ini secara efektif memberikan rekomendasi lokasi budidaya jati yang objektif dan terinformasi, mendukung pengambilan keputusan strategis dalam sektor kehutanan.