Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRELIMINARY ASSESSMENT OF PLANT DIVERSITY IN FOUR HABITAT TYPES IN REBONJARO SURVEY AREA, SOUTH SUMATRA Guntur Pragustiandi; Ina Aprillia; Melto Sevli
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 12 No. 2 (2026): Biolink February
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v12i2.17083

Abstract

Land-use change in tropical landscapes poses increasing threats to plant diversity, yet baseline floristic data from transitional forest–agroecosystem areas in South Sumatra remain limited. This study aimed to document plant species diversity, floristic composition, and conservation status across four habitat types in the Rebonjaro forest landscape: secondary forest, shrubland, mixed rubber plantation, and oil palm plantation. Vegetation surveys were conducted in 2024 using purposive belt line transects adapted from rapid vegetation assessment methods. Species were recorded through direct field observation within ±10 m of transect lines, with transect lengths ranging from 100–300 m. Conservation status was assessed using the IUCN Red List (version 2024-2) and Indonesia’s Ministry of Environment and Forestry Regulation No. 106/2018. A total of 175 plant species representing 61 families were recorded, with Euphorbiaceae, Fabaceae, and Moraceae being the most species-rich families. Most species were categorized as Least Concern, while Aquilaria malaccensis was identified as Critically Endangered and Gluta renghas and Syzygium laxiflorum as Near Threatened. The results indicate that modified landscapes, particularly mixed rubber plantations, retain considerable plant diversity. This checklist provides essential baseline data to support long-term biodiversity monitoring and conservation planning in landscapes undergoing rapid land-use change.
Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Desa Sungsang IV melalui Skrining Tekanan Darah untuk Pencegahan Hipertensi dan Hipotensi Gusti Ayu; Nur Arifah; Ina Aprillia; Diah Komala Sari; Muhammad Iqbal
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6844

Abstract

Kelainan tekanan darah, baik hipertensi maupun hipotensi, merupakan masalah kesehatan yang sering tidak disadari dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak terdeteksi sejak dini. Masyarakat pesisir memiliki risiko lebih tinggi terhadap gangguan tekanan darah akibat pola konsumsi dan gaya hidup tertentu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui skrining tekanan darah dan edukasi kesehatan. Kegiatan dilakukan pada hari Minggu pagi dan diikuti oleh 32 orang masyarakat dengan rentang usia 22–70 tahun. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter serta pemberian edukasi secara langsung berdasarkan hasil pemeriksaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 21,9% peserta terindikasi mengalami hipertensi dan 3,1% hipotensi, sementara 75% lainnya berada pada kategori tekanan darah normal. Peserta dengan hipertensi umumnya berada pada usia lanjut dan memiliki riwayat penyakit penyerta, sedangkan hipotensi ditemukan pada usia muda dengan faktor risiko tertentu. Antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat selama kegiatan menunjukkan respons yang positif terhadap program ini. Kegiatan skrining dan edukasi tekanan darah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kelainan tekanan darah.