Ade Puspitasari
Universitas Alma Ata

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Medication Adherence Companions on the Pharmacotherapy Outcomes of Hypertensive Patients at Bambanglipuro Community Health Center Diki Aprianto A; Eva Nurinda; Ari Susiana Wulandari; Ade Puspitasari; Ifa Aris Suminingtyas
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/7r11af50

Abstract

Hypertension is a prevalent chronic condition in primary health care, particularly among geriatric patients requiring long-term therapy. Despite the availability of antihypertensive medications, achieving target blood pressure remains challenging and is often associated with poor medication adherence. Medication Adherence Companions (PMO) may improve adherence and enhance therapeutic outcomes. This study aimed to analyze the role of PMO in the pharmacotherapy outcomes of hypertensive patients at the Bambanglipuro Community Health Center. This analytic observational study with a cross-sectional design involved 101 geriatric patients diagnosed with hypertension. Data were collected using structured questionnaires covering patient characteristics, presence of PMO, medication adherence, and blood pressure control status. Data were analyzed descriptively and using multivariate logistic regression with a significance level of p < 0.05. The results showed that 64.4% of patients had a PMO, and 54.5% demonstrated high adherence. Patients with high adherence were more likely to achieve controlled blood pressure. Multivariate analysis revealed that the presence of PMO significantly increased the likelihood of controlled blood pressure (AOR = 2.77; 95% CI: 1.29–5.95; p = 0.009). Combination therapy was also significantly associated with blood pressure control (AOR = 2.25; p = 0.047). These findings suggest that Medication Adherence Companions can support successful hypertension pharmacotherapy among geriatric patients in primary health care settings.
Analisis Strategi Peningkatan Mutu Pelayanan Kefarmasian Menggunakan Pendekatan SWOT di Apotek YK Yogyakarta Fina Drakel Drakel; Eliza Dwinta Dwinta; Imran Radne Rimba Putri; Ade Puspitasari; Elvy Effendi
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i2.4496

Abstract

Apotek YK Yogyakarta merupakan fasilitas kesehatan khususnya swamedikasi bagi masyarakat setempat. Apotek YK Yogyakarta tentunya harus memiliki strategi pelayanan mutu kesehatan melalui proses analisis sehingga memungkinkan untuk dapat tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang serta mengatasi kelemahan dan ancaman yang dimiliki oleh Apotek YK Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui strategi apotek dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Apotek YK Yogyakarta. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik wawancara dan pengisian kuisioner. Peneliti menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui bagaimana strategi apotek dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Apotek YK Yogyakarta. Penelitian dilakukan pada apotek yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu apotek yang sudah 6 bulan berdiri. Jenis penelitian adalah kualitatif dan kuantitatif. Data pada penelitian ini bersifat kualitatif yang didapat dari hasil wawancara dengan pemilik dan karyawan apotek, sedangkan untuk data kuantitatif dari pengisian kuisioner dengan keterbatasan oleh 10 responden konsumen Apotek YK Yogyakarta. Hasil analisis SWOT diperoleh total skor kekuatan 2,66; kelemahan 0,61, peluang 3,06, dan ancaman 0,48. Total skor IFAS yang diperoleh 3,27 dan skor EFAS 3,54. Hasil diagram SWOT diketahui bahwa Apotek YK berada di kuadran I dengan nilai sumbu x 2,05 dan sumbu y 2,57. Strategi yang dapat diterapkan apotek adalah strategi yang berorientasi pada pertumbuhan (growth oriented strategy). Rencana strategi yang dapat dilakukan adalah menjadi mitra telemedicine, mempertahankan serta meningkatkan pelayanan apotek, dan menjalin kerjasama dengan pihak hotel sekitar apotek untuk layanan antar obat maupun alat kesehatan yang dibutuhkan pelanggan