Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Pentingnya Program Keluarga Berencana di Wilayah Kerja Puskesmas Sail Pekanbaru Dewinny Septalia Dale; Hamidah Sari Batubara; Chica Rahmadani Putri
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.202

Abstract

Program Keluarga Berencana merupakan upaya strategis yang memungkinkan masyarakat mengatur kelahiran anak dan jarak kehamilan melalui penggunaan metode kontrasepsi untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan dalam penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Cakupan AKDR dan AKBK masing-masing hanya 7,4%, MOW 2,7%, dan MOP 0,5%, jauh di bawah target RPJMN sebesar 66%. Di Provinsi Riau, cakupan KB aktif baru mencapai 51,5%, dengan dominasi penggunaan kontrasepsi jangka pendek (suntik dan pil) mencapai 80%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman dan penerapan program Keluarga Berencana (KB). Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024, analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan chi-squer dengan sampel yaitu wanita usia subur (WUS). Hasil penelitian ini didapatkan yaitu dari 30 responden wanita usia subur (WUS) pada pengetahuan ibu didapatkan nilai  p-value 0,020 dan sikap p-value 0,003, yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu tentang pentingnya program keluarga berencana di Wilayah Kerja Puskesmas Sail Pekanbaru. Saran pentingnya pengetahuan mengenai keluarga berencana tidak hanya sebatas pada pemahaman tentang kontrasepsi, tetapi juga mencakup informasi terkait risiko kesehatan dari kehamilan yang terlalu dekat atau terlalu banyak.
Keluarga Berencana: Langkah Bijak Menuju Kehidupan Berkualitas di Posyandu Kasih Ibu Kota Pekanbaru Dewinny Septalia Dale; Firna Asri Melani; Lulu Fuadah; Khoiri ningsih; Azra Ananta; Intan Maharani; Imroatunnafiah Imroatunnafiah; Laellatul Aprilia Purnama Sari; Nurhaliza Indah; Reteh Reteh
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i2.48

Abstract

Program Keluarga Berencana merupakan upaya strategis yang memungkinkan masyarakat mengatur kelahiran anak dan jarak kehamilan melalui penggunaan metode kontrasepsi untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Berdasarkan WHO (2018) dan BKKBN (2021), program ini mencakup pengaturan kelahiran, jarak, dan usia ideal melahirkan. Data menunjukkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Cakupan AKDR dan AKBK masingmasing hanya 7,4%, MOW 2,7%, dan MOP  0,5%, jauh di bawah target RPJMN sebesar 66%. Di Provinsi Riau, cakupan KB aktif baru mencapai 51,5%, dengan dominasi penggunaan kontrasepsi jangka pendek (suntik dan pil) mencapai 80%. Posyandu Kasih Ibu di Kecamatan Sail, Pekanbaru, berperan aktif dalam mendukung program KB dengan memberikan layanan informasi dan kontrasepsi. Keberadaannya telah berkontribusi pada peningkatan peserta KB baru sebesar 15% dalam setahun. Namun, masih terdapat kendala seperti kurangnya pemahaman tentang KB modern (68%), kekhawatiran efek samping (45%), dan faktor budaya (35%). Penguatan program KB di Posyandu ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, yang mencakup edukasi tentang pengertian KB, pertimbangan pemilihan kontrasepsi, jenis-jenis kontrasepsi, dan efek sampingnya, demi mewujudkan peningkatan kualitas hidup keluarga di Kota Pekanbaru.
The Effectiveness of The Teenagers' Friends Website Educational Media to Improve Teenagers' Knowledge About Free Sex at State Vocational School 8 Pekanbaru Dewinny Septalia Dale; Intan Maharani; Hamidah Sari Batubara; Andriani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i2.2141

Abstract

Premarital sex refers to sexual behavior between two individuals who are not legally married and is frequently found among adolescents due to a lack of knowledge and comprehensive sexual education. A preliminary survey at SMK Negeri 8 Pekanbaru revealed cases of pregnancy outside marriage. Objective: This study aimed to evaluate the effectiveness of a website-based educational medium in improving adolescents’ knowledge about premarital sex at SMK Negeri 8 Pekanbaru. Methods: This study employed a pre- experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. A total of 67 tenth- grade students were selected through total sampling. Data were collected using aquestionnaire administered before and after the educational intervention delivered through the "Teman Remaja" website. Results: Findings showed that prior to the intervention, most respondents had fair to poor knowledge levels (24 students; 35.8%). After the intervention, knowledge levels improved, with 47 students (70.1%) reaching a good level. A paired samplet-test revealed a p-value <0.001, indicating a significant difference in knowledge levels before and after the intervention. Conclusion: The "Teman Remaja" website-based education effectively improved adolescents’ knowledge about premarital sex and can serve as an alternative strategy for promoting adolescent reproductive health, with potential for further development through extended and sustainable implementation. (250 Word), (Georgia 11 with 1,15 space).