Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Adaptasi Model 4D untuk Pengembangan SOP Evaluasi Kinerja ISO 9001:2015 Eka Kartika Safitri; A. Sobandi; Rasto; Yosep Hernawan
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6066

Abstract

Meskipun ISO 9001:2015 telah diadopsi secara luas, organisasi masih menghadapi tantangan signifikan dalam mengimplementasikan sistem evaluasi kinerja yang efektif. Penelitian ini mengembangkan kerangka dokumentasi sistematis untuk evaluasi kinerja ISO 9001:2015 menggunakan adaptasi Model 4D. Penelitian dilakukan di perusahaan manufaktur bersertifikat melalui tiga tahapan: analisis kesenjangan komprehensif, perancangan lima prosedur terintegrasi, dan validasi ahli. Analisis kesenjangan mengungkapkan defisiensi dokumentasi yang serius, dengan 40% dokumen tidak tersedia dan 60% tersedia secara parsial. Kondisi ini mencerminkan kompleksitas implementasi Klausul 9 yang berakar pada keterbatasan kompetensi internal dan resistensi budaya organisasi. Adaptasi Model 4D berhasil menghasilkan lima SOP terintegrasi yang mencakup evaluasi kepuasan pelanggan, penanganan keluhan, audit internal, tinjauan manajemen, dan tindakan koreksi. Setiap SOP dilengkapi formulir operasional dan diagram alir proses untuk implementasi praktis. Validasi ahli mencapai skor 4,40/5,0 (88%) dengan kesepakatan 100% antar-validator. Penelitian ini berkontribusi pada adaptasi Model 4D untuk dokumentasi sistem manajemen mutu dan menyediakan kerangka tervalidasi yang siap diimplementasikan. Kerangka metodologis ini dapat direplikasi untuk klausul ISO 9001:2015 lainnya dan menawarkan solusi praktis untuk mengurangi waktu pengembangan dokumentasi.
The Role of Gamification in Digital Workforce Training: A Case Study of Knowledge Retention and Engagement in Cloud Computing Training Course Krismassion Prihationo; A. Sobandi
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 6 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i6.50124

Abstract

Indonesia’s Digital Talent Scholarship (DTS) program aims to enhance digital workforce readiness but struggles with sustaining engagement and knowledge retention in online training. While gamification (e.g., badges, leaderboards) has shown promise in education, its effectiveness in professional training and across diverse regional contexts remains unclear. This study examines how gamification elements influence engagement and retention in DTS’s Cloud Computing course, while assessing regional variations in outcomes. A quasi-experimental design compared 1,200 participants (gamified vs. standard LMS groups) using pre/post-tests, ANOVA, and regression analyses. Data included engagement surveys, retention tests, and demographic questionnaires. Engagement levels were consistent across provinces, but retention varied significantly, with weak correlations between gamification elements and outcomes. Regional disparities suggested contextual factors (e.g., resources, culture) outweighed gamification’s direct impact. The study underscores the need for context-sensitive gamification strategies tailored to regional and cultural differences, challenging one-size-fits-all approaches. It calls for future research on longitudinal effects, qualitative insights, and narrative-driven gamification to optimize professional training.