Muhammad Sonhaji Akbar
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Literasi Digital dan Keamanan Berbasis Etika pada Guru: Studi Kasus Sosialisasi Etika dan Keamanan Media Sosial di SMA Negeri 1 Batu Muhammad Sonhaji Akbar; Rizky Basatha; Bambang Sujatmiko; Riza Akhsani Setyo Prayoga; Ersha Aisyah Elfaiz
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i2.1370

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan praktik keamanan bermedia sosial yang berorientasi etika bagi guru di SMA Negeri 1 Batu. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka pada 16 Juni 2025 dengan partisipasi sekitar 40 guru. Pendekatan yang digunakan berupa sosialisasi dan pelatihan aplikatif (workshop) berdurasi ±2,5 jam yang mengintegrasikan paparan konseptual, demonstrasi teknis (manajemen kata sandi, pengaturan privasi, verifikasi dua langkah, serta identifikasi serangan phishing), dan diskusi studi kasus. Evaluasi dilaksanakan melalui instrumen pre-test dan post-test yang dilengkapi kuesioner umpan balik untuk mengukur perubahan pengetahuan dan kesiapan penerapan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual serta kesiapan praktis peserta dalam menerapkan langkah-langkah keamanan digital dasar, disertai respons positif terhadap relevansi dan aplikabilitas materi. Peserta mengusulkan perluasan cakupan materi misalnya aspek tindak pidana siber dan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam konteks pendidikan serta rekomendasi untuk mekanisme pendampingan berkala. Kesimpulannya, intervensi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran etika dan kapasitas dasar keamanan digital di kalangan guru; untuk memastikan keberlanjutan dan penguatan kompetensi, disarankan pengembangan modul lanjutan, monitoring berkala, dan evaluasi kuantitatif yang lebih komprehensif.