Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Circular Economy Implementation, Environmental Awareness, and Green Technology on Resource Efficiency in Manufacturing Industries in West Java Loso Judijanto; Anung Haryanto; Heri Setiyawan
West Science Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 12 (2024): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v2i12.1490

Abstract

This study examines the effects of circular economy implementation, environmental awareness, and green technology adoption on resource efficiency in manufacturing industries in West Java. Using quantitative analysis, data were collected from 190 respondents through a Likert-scale questionnaire (1-5) and analyzed with Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS 3). The findings reveal that all three factors significantly enhance resource efficiency, with green technology showing the strongest impact. Circular economy practices optimize resource utilization, while environmental awareness fosters sustainable organizational behavior. The integration of these factors explains 62% of the variance in resource efficiency, highlighting the importance of an integrated approach to sustainability. The study provides actionable insights for policymakers and industry leaders to promote sustainable practices and adopt green innovations in manufacturing.
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Manajemen Konflik terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan Manufaktur di Kawasan Industri Cikarang Anung Haryanto
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.3077

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh kecerdasan emosional dan manajemen konflik terhadap kinerja karyawan di perusahaan manufaktur yang berlokasi di Kawasan Industri Cikarang. Dalam lingkungan industri yang sangat kompetitif, kinerja karyawan tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh kompetensi emosional dan interpersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 175 karyawan yang bekerja di perusahaan manufaktur, dengan respons diukur menggunakan skala Likert. Kecerdasan emosional dan manajemen konflik diperlakukan sebagai variabel independen, sementara kinerja karyawan berfungsi sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25, termasuk statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0.428, p < 0.05). Manajemen konflik juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0.317, p < 0.05). Secara bersamaan, kecerdasan emosional dan manajemen konflik menjelaskan 52,3% varians dalam kinerja karyawan (R² = 0.523). Temuan ini menyoroti pentingnya mengembangkan keterampilan kecerdasan emosional dan manajemen konflik untuk meningkatkan kinerja karyawan di organisasi manufaktur.