Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kebugaran Kardiorespirasi pada Siswa Kelas Khusus (KKO) Olahraga di MTSN 6 Blitar Ayik Syaikhul Muhyiddin; Yudhistira Ade Kurniawan; Veni Imawati; Deni Ardiansyah; Muqlis Ardianto
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.1959

Abstract

Kebugaran jasmani remaja beberapa periode terakhir mengalami penurunan, salah satu komponen penting dari kebugaran jasmani adalah kebugaran kardiorespirasi. Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui kebugaran kardiorespirasi siswa Kelas Khusus Olahraga (KKO) di MTSN 6 Blitar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang menggambarkan prosentase kebugaran kardiorespirasi berdasarkan usia dan jenis kelamin. Instrument es yang digunakan untuk memprediksi kebugaran kardiorespirasi (VO2Max) adalah Multi stage Fittness Test (MFT) dengan jarak 20 meter. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah 46 siswa dengan 31 siswa putra dan 15 siswa putri. Setelah tes MFT dilakukan hasilnya akan dikonversi menjadi nilai VO2Max dan interpretasikan berdasarkan norma dari cooper test berdasarkan usia dan jenis kelamin. Hasil dari penelitian ini adalah secara umum kebugaran kardiorespirasi siswa di kelas KKO berada pada tingkat kebugaran kardiorespirasi sangat kurang sebanyak 30 siswa dengan prosentase 65%, dalam kategori kurang sejumlah 11siswa dengan prosentase 23,9%, pada kategori sedang sejumlah 4 siswa dengan prosentase 8,7%, dan dalam kategori baik sejumlah satu orang dengan prosentase 2,2%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan mayoritas siswa yang masuk dalam KKO memiliki kebugaran kardiorespirasi kurang.
Analisis Kebugaran Kardiorespirasi pada Siswa Kelas Khusus (KKO) Olahraga di MTSN 6 Blitar Ayik Syaikhul Muhyiddin; Yudhistira Ade Kurniawan; Veni Imawati; Deni Ardiansyah; Muqlis Ardianto
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.1959

Abstract

Kebugaran jasmani remaja beberapa periode terakhir mengalami penurunan, salah satu komponen penting dari kebugaran jasmani adalah kebugaran kardiorespirasi. Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui kebugaran kardiorespirasi siswa Kelas Khusus Olahraga (KKO) di MTSN 6 Blitar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang menggambarkan prosentase kebugaran kardiorespirasi berdasarkan usia dan jenis kelamin. Instrument es yang digunakan untuk memprediksi kebugaran kardiorespirasi (VO2Max) adalah Multi stage Fittness Test (MFT) dengan jarak 20 meter. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah 46 siswa dengan 31 siswa putra dan 15 siswa putri. Setelah tes MFT dilakukan hasilnya akan dikonversi menjadi nilai VO2Max dan interpretasikan berdasarkan norma dari cooper test berdasarkan usia dan jenis kelamin. Hasil dari penelitian ini adalah secara umum kebugaran kardiorespirasi siswa di kelas KKO berada pada tingkat kebugaran kardiorespirasi sangat kurang sebanyak 30 siswa dengan prosentase 65%, dalam kategori kurang sejumlah 11siswa dengan prosentase 23,9%, pada kategori sedang sejumlah 4 siswa dengan prosentase 8,7%, dan dalam kategori baik sejumlah satu orang dengan prosentase 2,2%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan mayoritas siswa yang masuk dalam KKO memiliki kebugaran kardiorespirasi kurang.
Evaluasi Pengalaman Pemebelajaran PJOK Tingkat Sekolah Dasar Veni Imawati
Patria Educational Journal (PEJ) Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v5i3.3268

Abstract

Studi di Sekolah Dasar di Desa Kendalrejo ini mengulas tentang pelaksanaan Kurikulum 2013 (K13) dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Peneliti menyoroti berbagai faktor yang memengaruhi minat belajar siswa, mulai dari kualitas pengajar, metode pembelajaran, ketersediaan sarana prasarana, hingga dorongan dari lingkungan serta keluarga. Melalui observasi lapangan dan wawancara bersama guru PJOK serta murid kelas IV dan V, terungkap bahwa antusiasme belajar siswa masih tergolong rendah. Meski ragam aktivitas fisik sudah diterapkan, kendala utama justru bersumber dari minimnya pemahaman materi, tingkat kedisiplinan kelas yang belum optimal, serta keterbatasan fasilitas olahraga pendukung. Di sisi lain, transisi ke Kurikulum Merdeka Belajar yang baru diimplementasikan dinilai cukup efektif oleh para pendidik, kendati tantangan dalam menjaga motivasi siswa dan pengelolaan kelas masih membayang. Pada akhirnya, riset ini menegaskan bahwa kombinasi antara model pembelajaran yang tepat dan dukungan fasilitas yang memadai menjadi kunci utama untuk mendongkrak minat serta partisipasi siswa. Temuan ini diharapkan mampu menjadi referensi berharga bagi para pendidik dan peneliti dalam merancang strategi pembelajaran PJOK yang lebih interaktif dan efektif.