Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Sistem Informasi Geografis Penderita Malaria pada Kelurahan Cereme Taba Kota Lubuklinggau Hutrianto; Firamon Syakti
Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2019): Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Publisher: Fakultas Ilmu Komputer, Institution: Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.186 KB) | DOI: 10.31849/digitalzone.v10i2.3134

Abstract

Sesuai dengan undang-undang berkaitan dengan kesehatan yaitu undang-undang nomor 36 tahun 2009 menyatakan dengan jelas yaitu anggaran untuk kesehatan merupakan 5% dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Untuk itu perhatian dan kepedulian pemerintah menjadi sangan penting untuk dilakukan baik pemerintah tingkat nasional, provinsi, kabupaten, kecamatan atau bahkan pemeritnah tingkat kelurahan. Salah satu sektor yang patut diperhatikan yaitu sektor pencegahan berkaitan dengan penyakit malaria. Namun untuk melakukan pencegahan tersebut membutuhkan data yang valid serta aktual. Untuk itu di dalam penelitian ini dilakukan pengembangan sistem informasi geografis penderita malaria sebagai salah satu cara dalam penyajian informasi untuk penanggulangan oleh pemerintah. Dalam proses pengembangan sistem informasi geografis digunakan waterfall seabgai metode pengembangan dengan tahapan communication, planning, modeling, construction, dan deployment. Sistem informasi geografis yang dihasilkan memiliki fitur yang dapat menyajikan data pendertia malaria dengan atribut nama, jenis Malaria, RT, alamat, telepon dan lama menderita malaria dan telah dilakukan pengujian. Hasil pengujian menunjukkan semua komponen dapat berfungsi dengan baik. Kata kunci: SIG, Penderita Malaria, Waterfall Abstract By the law relating to health, namely law number 36 of 2009 states clearly that the budget for health constitutes 5% of the state budget (APBN). For this reason, the attention and concern of the government become very important to be carried out either at the national, provincial, district, sub-district, or even village level government. One sector that needs attention is the prevention sector related to malaria. But to do this, prevention requires valid and actual data. For this reason, in this research, the development of a geographic information system for malaria sufferers was carried out as a way of presenting information for countermeasures by the government. In the process of developing a geographic information system, a waterfall used as a method of development with stages of communication, planning, modelling, construction, and deployment. The resulting geographic information system has a feature that can present supplementary malaria data with the attribute name, type of malaria, RT, address, telephone, and duration of disease and has tested. The test results show all components can function correctly. Keywords: GIS, Malaria sufferers, Waterfall
PEMODELAN APLIKASI BOOKING TIKET MENGGUNAKAN UNIFIED MODELING LANGUAGE Hutrianto Hutrianto; Baibul Tujni
Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas Vol 5 No 2 (2020): Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas DESEMBER
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jusikom.v5i2.996

Abstract

Pengembangan sebuah aplikasi merupakan inovasi untuk menyelesaikan masalah. Untuk melakukan pengembangan aplikasi terdapat berbagai teknik pengembangan. pengembangan aplikasi berbasis web dan pengembangan aplikasi berbasis mobile memiliki perlakuan yang berbeda. Namun yang paling penting dari proses pengembangan aplikasi adalah pemodelan informasi aplikasi itu sendiri. karena dengan adanya pemodelan proses pengembangan akan lebih terarah dan sistematis. Pemodelan memiliki kemapuan menggambarkan cetak biru dari aplikasi yang akan dikembangkan. Untuk itu pada penelitian ini akan dilakukan pemodelan aplikasi menggunakan unified modeling language. Pemodelan dilakukan guna mempermudah proses pengembangan dengan kasus aplikasi booking tiket. Penggunaan unified modeling language dalam melakukan pemodelan juga disebabkan notasi unified modeling language memiliki kemampuan dalam menggambarkan berbagai proses dalam sebuah aplikasi yang dikembangkan. Hasil dari penelitian ini berupa pemodelan aplikasi dengan unified modeling language yang digambarkan dalam tiga bentuk notasi yaitu structure diagram yang digambarkan dalam bentuk class diagram, communication diagram yang digambarkan dalam bentuk activity diagram dan behavior diagram yang digambarkan dalam bentuk use case diagram. Pemodelan aplikasi juga diimplementasikan dalam bentuk prototype aplikasi dengan fitur pemesanan tiket, proses konfirmasi, jadwal keberangkatan serta pengelolaan data terkait dengan proses pemesanan tiket. The development of an application is an innovation to solve problems. To develop applications, there are various development techniques. Web-based application development and mobile-based application development have different treatments. However, the most important part of the application development process is modeling the application information itself. because with the modeling the development process will be more directed and systematic. Modeling can describe the blueprint of the application to be developed. For this reason, this research will conduct application modeling using the unified modeling language. Modeling is done in order to simplify the development process with the ticket booking application case. The use of unified modeling language in modeling is also due to the notation that unified modeling language can describe various processes in a developed application. The results of this study are in the form of application modeling with a unified modeling language which is depicted in three notation forms, namely a structure diagram depicted in the form of a class diagram, a communication diagram depicted in the form of an activity diagram and a behavior diagram depicted in the form of a use case diagram. Application modeling is also implemented in the form of application prototypes with ticket booking features, confirmation processes, departure schedules and data management related to the ticket booking process
Perangkat Lunak Pengajuan Dana Bos Pada Kementerian Agama (Kemenag) Ogan Komering Ilir (OKI) Berbasis Web Sakban Arifin; Jemakmun Jemakmun; Hutrianto Hutrianto
Journal of Information Technology Ampera Vol. 1 No. 1 (2020): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.volume1.isssue1.year2020.page1-11

Abstract

The software for submitting School Operational Assistance funds is an improvement in the quality of education by providing educational funding from School Operational Assistance National Budget funds. Ministry of Religion and schools still experience difficulties in carrying out bookkeeping usage and the results of spending from School Operational Assistance funds. So that this study aims to create a web-based application that makes it easy for admins to examine all School Operational Assistance funds and input submissions & reports that have collected report data. Submission is an activity aimed at providing information about the causes and consequences of a policy that is being implemented, while School Operational Assistance is a government program which is basically to provide funding for non-personnel operational costs. In this study data collection was carried out by observation, interview, and literature methods and the development of software prototyping systems as the basis of the concept of working models with the aim of developing the model into a final system
Development of E-Learning System Using Codeigniter Framework and Prototype Model on MTs Negeri 1 Musi Banyuasin Firamon Syakti; Hutrianto Hutrianto
Journal of Information System and Informatics Vol 4 No 2 (2022): Journal of Information Systems and Informatics
Publisher : Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalisi.v4i2.272

Abstract

Based on the 1945 Law, article 31 paragraph one states that every citizen has the right to be taught. So that every educational institution is obliged to provide services under any conditions, including in emergencies such as Covid-19. One solution to overcome this problem is to develop all learning media such as e-learning. With the existence of learning media through e-learning, it is hoped that the learning process will continue to run normally. The problem as mentioned certainly occurs in MTs. Negeri Bumiayu is one of the schools in Musi Banyuasin Regency. To achieve the goal to overcome these problems, namely developing e-learning using the Codeigniter framework and Prototyope model. The results of the development show that the e-learning produced has features that can overcome the learning process well as evidenced by e-learning features such as materials and tasks in the learning process.
Perancangan Sistem Informasi Administrasi Desa Berbasis Android Pada Kantor Kepala Desa Gunung Raja Menggunakan Framework7 Dony Hartadi; Hutrianto
Jurnal Mantik Vol. 6 No. 3 (2022): November: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hampir semua institusi pemerintahan pada saat dari instansi terendah hingga tertinggi ini memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk menunjang layanan. Berdasarkan hasil observasi, Kantor Kepala Desa Gunung Raja saat ini masih menggunakan proses manual untuk hal pengajuan permohonan surat. Permasalah timbul karena faktor petugas yang tidak mengizinkan warga untuk datang beramai-ramai karena pembatasan publik yang masih diterapkan hingga karena petugas yang tidak berada dikantor karena tugas. Karnanya warga sering kesulitan mendapatkan surat-surat tertentu dari kantor desa. Penulis menyarankan untuk membuat aplikasi administrasi desa berbasis android menggunakan Framework7 untuk mengatasi masalah warga yang harus datang kembali ke kantor saat petugas hadir, dalam penelitian ini akan dirancankan gambaran mengenai aplikasi seperti use case diagram, activity diagram, class diagram dan desain tabel untuk database. Aplikasi ini akan menggunakan metode pengembangan SDLC prototyping. Dengan aplikasi ini penulis berharap dengan adanya sistem yang dibangun dapat mempermudah dalam pengajuan surat menyurat.
Pengembangan Sistem Informasi Simpan Pinjam KUD Tunggal Mulya Kabupaten OKI Mengunakan Metode Prototype Yudi Asmi; Hutrianto Hutrianto
Journal of Information Technology Ampera Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.volume3.isssue2.year2022.page205-218

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menyentuh segala lini, termasuk didalamnya yaitu dalam bidang koperasi. Koperasi Unit Desa (KUD) Tunggal Mulya merupakan organisasi yang memiliki peranan melayani masyarakat daerah Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang bertugas memberikan simpan dan pinjaman bagi anggotanya. Permaslahan yang terjadi yaitu pengelolaan pengarsipan administrasi simpan pinjam yang masi menggunakan cara konvensional, sehingga membuat pelayanan kurang cepat dan efektif. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem informasi simpan pinjam KUD Tunggal Mulya menggunakan metode pengembangan prototype. Hasil pengembangan berupa sistem informasi simpan pinjam yang memiliki fitur pengeololaan data anggota, data simpanan anggota, data peminjaman anggota, data setoran angota, data MoU, data pengajuan pinjaman, dan bukti setor. Selain itu juga sistem informasi dapat berjalan dengan baik berdasarkan hasil pengujian Black Box.
Implementasi Algoritma Vignere Chiper Berbasis QRCode Untuk Absensi Pegawai PT. Delameta Bilano Cabang Ruas Tol Palembang - Inderalaya Muhammad Ichsan; Hutrianto Hutrianto
Journal of Information Technology Ampera Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.volume3.isssue2.year2022.page2019-234

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam mempermudah proses Absensi telah banyak di lakukan, hal ini yang di terapkan pada Aplikasi Absensi Pegawai PT. Delameta Bilano Cabang Ruas Tol Palembang – Inderalaya. Adapun Aplikasi ini di buat dengan menggunakan metode Extreme Programming meliputi tahapan Planning, Design, Coding, Testing dan Software Increment. Aplikasi ini di harapkan mempermudah proses pendataan Absensi pegawai baik dari proses pelaksanaan yang di lakukan oleh pada PT. Delameta Bilano Cabang Ruas Tol Palembang – Inderalaya maupun dari sisi Admin yang mengolah data – data absensi sehingga kinerja dari dapat terpantau dengan baik. Adapun pengujian yang di lakukan pada Aplikasi ini yaitu dengan menggunaan metode Black Box Testing yang dilakukan dengan cara pengujian dari sisi proses Logic yang telah di buat dan dari sisi fungsional fitur – fitur yang ada baik pada menu Admin dan menu , dari proses pengujian di dapat Aplikasi Absensi Pegawai PT. Delameta Bilano Cabang Ruas Tol Palembang – Inderalaya berjalan dengan baik dan tidak di temukan proses yang salah dari konsep yang telah di rencanakan pada metode pengembangan yang di terapkan
Rekayasa Perangkat Lunak Penentuan Jarak Terdekat Dalam Pengiriman Darah di PMI Kota Palembang Dengan Algoritma Branch And Bound Andika Pranata; Hutrianto Hutrianto
Journal of Information Technology Ampera Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.volume3.isssue2.year2022.page244-255

Abstract

Peranan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menunjang kinerja dari sebuah rumah sakit merupakan hal yang penting, hal ini di karenakan PMI sebagai pemasok utama akan kebutuhan darah bagi pasien yang ada di rumah sakit pada khususnya di Kota Palembang. Dalam melayani kebutuhan darah yang ada di kota Palembang, PMI kota Palembang selalu memberikan pelayanan yang baik, tertama dalam hal ketepatan waktu dalam pengiriman darah yang di butuhkan oleh rumah sakit. Travelling Salesman Problem merupakan perasalahan yang selalu di hadapi dalam suatu proses yang berkaitan dengan jarak dan waktu, salah satu metode nya yaitu metode Algoritma Branch And Bound yang menerapkan dengan membuat simpul – simpul dalam menentukan note untuk menempuh jarak tertentu. Kemudian setiap simpul diberikan nilai yang menjadi taksiran dalam penilaian. Dimana akan di bangkitkan dengan nilai cost yang optimal. Dalam proses pengujiannya terhadap 7 rumah sakit yang ada di kota Palembang dimana titik awal merupakan lokasi dari PMI Kota Palembang didapat jarak tempuh awal yaitu RS. Bunda Palembang dengan 1,88 Km dan jarak tempuh akhir terakhir yaitu RS. AK. Gani Palembang dengan 1.92 Km.
Evaluasi Kualitas Jaringan Internet Pada Kantor Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan Menggunakan Metode Action Research Ishak Juarsa; Hutrianto Hutrianto
Journal of Information Technology Ampera Vol. 4 No. 1 (2023): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.v4i1.372

Abstract

Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan merupakan Sub Direktorat Divisi III yang bergerak untuk mengurangi kejahatan dan kekerasan yang berada diwilayah Sumatera Selatan. Untuk menunjang kegiatan dalam bekerja kantor Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan menggunakan fasilitas yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang terhubung dengan layanan internet. Namun fasilitas jaringan internet yang ada sering mengalami kendala sepeti koneksi jaringan yang tidak bekerja dengan baik yang mempengaruhi penyelesaian pekerjaan, serta penggunaan fasilitas bersama antara karyawan dan pengunjung yang mengakibatkan koneksi yang tidak baik pada saat proses upload dan download file di kantor Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan, untuk itu perlu dilakukan pengukuran terhadap parameter kinerja jaringan tersebut yaitu dengan menerapkan Quality of Service (QoS) yang terdiri dari throughput, delay, packet loss dan jitter. adapun tools yang digunakan untuk mengukur parameter jaringan dengan menggunakan Axence Netools 5 dan Iperftool. Hasil pengujian parameter throughtput dengan hasil 30%, bandwidth dengan hasil 23%, packet loss dengan hasil 13%, delay dengan hasil 26% dan jitter dengan hasil 35%. Maka di dapatlah hasil dengan perolehan indeks sebesar 25,4%, demikian nilai tersebut dalam kategori tidak setuju  atau tidak memuaskan untuk para pegawai dan pengunjung terhadap layanan jaringan internet yang terdapat di kantor Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan sehinggan di perlukan perbaikan – perbaikan.
EVALUASI SISTEM E-SAMSAT BERBASIS MOBILE UNTUK LAYANAN MASYARAKAT KOTA PALEMBANG DENGAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Baibul Tujni; Hutrianto Hutrianto
Jurnal Ilmiah Matrik Vol 20 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Matrik
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Pada Masyarakat (DRPM) Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.052 KB) | DOI: 10.33557/jurnalmatrik.v20i2.116

Abstract

The development of science and information technology supports activities carried out by individuals in using technology, to support operational and management performance. Such as Mobile-based e-Samsat Service to serve vehicle taxation with two-wheeled or four-wheeled vehicles, especially the people of Palembang. Mobile tax payments that can make it easier and closer to densely populated locations or caused by busyness. Information systems help service income tax factors of successful application and use of information technology are user factors. The level of readiness of users to receive information technology has a major influence in determining whether or not the application of the technology is successful. The purpose of this study is to identify factors that influence users in using the mobile-based e-Samsat Information System in the city of Palembang. Data analysis was carried out with SPSS (Statistical package for the social science) with the TAM (Technology Acceptance Model) software which is a technology acceptance model that will be used by technology users. By evaluating e-Samsat, it is to find out whether the system has served motor vehicle tax payments properly and has met service quality standards. This study will evaluate the performance of e-Samsat with TAM instruments