Retno Tri Purnamasari
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Merdeka Pasuruan, Jl. Ir. H, Juanda No. 68 Pasuruan 67129

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Soil Quality Index on Agricultural Land Potato (Solanum tuberosum L.) in Tosari Pasuruan Retno Tri Purnamasari; Ahmad Zainul Arifin; Anggun Yanuar; Ratna Zulfarosda; Fajar Hidayanto
SEAS (Sustainable Environment Agricultural Science) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/seas.8.1.9269.1-10

Abstract

Most Indonesians work in the agricultural sector, making Indonesia included in the category of an agricultural country. Agriculture has an important role in the welfare of the Indonesian population because natural conditions suitable for farming increase the quality and quantity of agricultural products. This research aims to determine the soil quality index of andisol on potato (Solanum tuberosum L.) agricultural land in Tosari sub-district, Pasuruan district, East Java. The research was carried out in Tosari sub-district, Pasuruan district at an altitude of 1700 meters above sea level. In September 2023 – January 2024. This research uses a random purposive sampling method for taking soil samples. Next, it was analyzed in the laboratory for texture, volume weight, porosity, C-organic, pH, P-available, K-exchangeable and root depth was measured. The soil quality index is calculated using the criteria of Mausbach and Seybold (1998), which can be adjusted to field conditions using the Minimum Data Set (MDS). Based on the research results, it was found that the Soil Quality Index (SQI) of potato fields in Tosari sub-district has two criteria, namely medium and good criteria. Ledoksari Village, Kandangan Village, and Podokoyo Village are classified as Good (G) while Ngawidono Village and Mororejo Village are classified as Medium (M).
Optimalisasi Limbah Ikan Bandeng Menjadi Pupuk Organik Cair (POC): Upaya Pemberdayaan dan Pengurangan Sampah Organik di Desa Jarangan Kabupaten Pasuruan Retno Tri Purnamasari; Mukhammad Irvan Kurniadi; Ahmad Zainul Arifin; Fajar Hidayanto
Jurnal Abdi Daya Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Daya Vol.5 No.1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.5.1.2025.1-8

Abstract

Desa Jarangan, Kabupaten Pasuruan, sebagai sentra budidaya ikan bandeng menghasilkan limbah organik seperti jeroan, sisik, dan duri yang belum dimanfaatkan secara optimal. Solusi mudah pengelolaan limbah tersebut dengan dijadikan pupuk organik cair karena biaya murah dan manfaatnya baik untuk lingkungan, tanah dan budidaya tanaman, sehingga tujuan pengabdian ini untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah ikan bandeng menjadi POC melalui pemberdayaan ibu-ibu PKK. Pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan pupuk organik cair berbahan limbah ikan bandeng dengan penambahan molase dan EM4, serta pendampingan fermentasi selama 16–20 hari mengacu pada hasil penelitian sebelumnya. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah dari total 15 anggota PKK yang diundang, sebanyak 10 orang (66,7%) mengikuti kegiatan pelatihan dan praktik pembuatan POC. Walaupun kegiatan ini belum memasuki fase pengujian laboratorium maupun penerapan di lahan pertanian, pelatihan telah berlangsung secara efektif, ditandai dengan pemahaman peserta terhadap langkah-langkah dasar pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan limbah jeroan, sisik, dan duri ikan bandeng yang dikombinasikan dengan molase dan EM4. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi produk yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomis. Selain mengurangi pencemaran, program ini mendorong kemandirian ibu-ibu PKK dalam memproduksi POC yang berkualitas, serta membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga