Publish Date
30 Nov -0001
Desa Jarangan, Kabupaten Pasuruan, sebagai sentra budidaya ikan bandeng menghasilkan limbah organik seperti jeroan, sisik, dan duri yang belum dimanfaatkan secara optimal. Solusi mudah pengelolaan limbah tersebut dengan dijadikan pupuk organik cair karena biaya murah dan manfaatnya baik untuk lingkungan, tanah dan budidaya tanaman, sehingga tujuan pengabdian ini untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah ikan bandeng menjadi POC melalui pemberdayaan ibu-ibu PKK. Pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan pupuk organik cair berbahan limbah ikan bandeng dengan penambahan molase dan EM4, serta pendampingan fermentasi selama 16–20 hari mengacu pada hasil penelitian sebelumnya. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah dari total 15 anggota PKK yang diundang, sebanyak 10 orang (66,7%) mengikuti kegiatan pelatihan dan praktik pembuatan POC. Walaupun kegiatan ini belum memasuki fase pengujian laboratorium maupun penerapan di lahan pertanian, pelatihan telah berlangsung secara efektif, ditandai dengan pemahaman peserta terhadap langkah-langkah dasar pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan limbah jeroan, sisik, dan duri ikan bandeng yang dikombinasikan dengan molase dan EM4. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi produk yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomis. Selain mengurangi pencemaran, program ini mendorong kemandirian ibu-ibu PKK dalam memproduksi POC yang berkualitas, serta membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga
Copyrights © 0000