Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Manajemen Redaksi dalam Menjaga Kredibilitas Produk Jurnalistik di Era Digital (Studi pada Media Online Bengkuluekspress.com) Leo Ferda Dinata; Mas Agus Firmansyah; Andy Makhrian
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3272

Abstract

Transformasi digital telah mengubah lanskap media berita secara signifikan, menciptakan tantangan baru dalam menjaga kredibilitas produk jurnalistik. Di tengah maraknya persaingan media digital dan derasnya arus informasi yang tak terverifikasi, kajian tentang strategi mempertahankan kredibilitas menjadi sangat krusial bagi keberlangsungan media online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen redaksi Bengkuluekspress.com dalam menjaga kredibilitas produk jurnalistiknya, yang dapat menjadi pembelajaran berharga bagi media digital serupa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian ini yaitu pimpinan redaksi dan jurnalis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang ditentukan berdasarkan fungsi dan tanggung jawab. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bengkuluekspress.com menerapkan empat fungsi manajemen redaksi secara komprehensif, meliputi: perencanaan yang sistematis melalui rapat proyeksi yang meliputi pemilihan berita yang diliput dan narasumber yang kredibel serta pembagian jadwal dan pos liputan; pengorganisasian tim redaksi yang terstruktur dengan pembagian peran yang jelas; pelaksanaan yang difokuskan pada pengarahan yang intensif yaitu verifikasi informasi dan penerapan kaidah jurnalistik hingga pengembangan sudut pandang berita dengan pemanfaatan platform komunikasi modern; serta pengawasan menyeluruh dari perencanaan hingga publikasi berita dan evaluasi berkelanjutan serta perbedaan pengawasan antara produk jurnalistik dengan konten non-jurnalistik. Implementasi strategi ini tidak hanya berkontribusi pada upaya menjaga kredibilitas produk jurnalistik Bengkuluekspress.com, tetapi juga dapat menjadi model praktis bagi media digital lain dalam mempertahankan kredibilitas di tengah dinamika era digital yang penuh tantangan.
Pengaruh Komunikasi Persuasif Akun Instagram @thrift.bklshop Terhadap Minat Beli Followers Juliasri Azzahra; Mas Agus Firmansyah; Sonde Martadireja
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3502

Abstract

Fenomena thrifting semakin berkembang seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Persaingan di industri bisnis thrift yang semakin kompetitif, membuat para pelaku bisnis harus mampu bersaing dengan memanfaatkan platform media sosial sebagai wadah komunikasi dalam memasarkan produk, salah satunya menggunakan Instagram. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh komunikasi persuasif akun Instagram @thrift.bklshop terhadap minat beli followers dan seberapa besar pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian menggunakan survey. Penelitian dilakukan pada online shop Instagram @thrift.bklshop, dengan populasi sebanyak 7.569 followers dan sampel berjumlah 99 responden. Adapun teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji instrumen data penelitian, uji asumsi klasik, uji regresi linier sederhana dan uji hipotesis dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh komunikasi persuasif akun instagram @thrift.bklshop yang positif dan signifikan terhadap minat beli followers, dengan kontribusi pengaruh sebesar 44,8% sedangkan sisanya sebesar 55,2% dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel yang diteliti. Dan hasil uji hipotesis menyatakan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, semakin efektif komunikasi persuasif maka semakin tinggi minat beli konsumen pada produk yang ditawarkan.
Tradisi Merejung sebagai Media Komunikasi Budaya Suku Serawai Retno Dwi Putri; Mas Agus Firmansyah
Jurnal Khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Juni
Publisher : STAI Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/khabar.v8i1.1594

Abstract

This study aims to identify the forms of cultural communication messages contained in the merejung tradition of the Serawai ethnic community in Kepahiang Regency. The merejung tradition is a form of oral literature that has been passed down from generation to generation and is commonly performed in traditional ceremonies, particularly during wedding processions. In addition to functioning as entertainment or an artistic performance, merejung also serves as a medium of cultural communication that conveys social values, moral messages, and cultural identity to the community. However, along with the development of modern times, public understanding especially among the younger generation of the meaning and function of merejung has begun to decline. Therefore, scientific research is needed to reveal the cultural messages embedded within this tradition. This research uses a qualitative descriptive method with an ethnography of communication approach within a constructivist paradigm. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving perrejung (rejung performers), traditional leaders, and members of the Serawai community. Data analysis employed James W. Carey’s ritual communication theory. The results show that the merejung tradition contains three main forms of cultural communication messages: social messages, moral messages, and cultural identity messages that function to strengthen social relationships, provide life advice, and maintain the cultural identity of the Serawai community.