Encep Syarief Nurdin
Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Aktualisasi Nilai - Nilai Pancasila pada Generasi Muda Melalui Proyek Dialektika Pancasila Endang Prihatin; Encep Syarief Nurdin; Yadi Ruyadi; Tri Suhartati; An Nisaa Atila Thabrani
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3287

Abstract

Generasi muda sebagai pilar masa depan suatu bangsa menghadapi berbagai tantangan dan dinamika yang mempengaruhi perkembangan karakter mereka di era global dan digital. Generasi muda saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pendidikan, lingkungan sosial, teknologi, dan pengaruh orang tua dalam membentuk motivasi dan niat mereka dalam berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran. Penelitian yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu atau serangkaian penelitian dikenal dengan metode campuran. Uji coba yang dilakukan di Kota Tangerang menunjukkan bahwa model ini dapat diimplementasikan secara efektif, dengan beberapa perbaikan dan penyesuaian yang terus dilakukan untuk memastikan tercapainya tujuan pembelajaran. Kesimpulannya, model proyek Dialektika Pancasila memiliki potensi yang besar dalam membentuk karakter generasi muda yang dibangun di atas prinsip-prinsip Pancasila.
Strategi Pembentukan Karakter Disiplin Anak Usia Dini di Banjarmasin Faqihatuddiniyah; Encep Syarief Nurdin; Naniek Mariani; Aceng Kosasih
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3900

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bamainan masyarakat Banjar melakukan penanaman karakter disiplin dengan menamakan pembentukan, hasil dari temuan penelitian tentang proses penanaman karakter disiplin anak usia dini melalui metode pembiasaan adalah: (1) guru membiasakan anak untuk datang tepat waktu; (2) guru membiasakan anak untuk mengembalikan barang ke tempat semula; (3) guru membiasakan anak untuk membereskan mainan setelah bermain di dalam kelas; (4) guru membiasakan anak untuk bersabar dan tertib dalam menunggu giliran mencuci tangan; dan (5) guru membiasakan anak untuk mengantri ketika ingin ke kamar mandi. Pembiasaan yang dilakukan  tidak hanya pembiasaan melalui ucapan atau kata motivasi saja, namun pembiasaan melalui perilaku juga dilakukan di masyarakat Banjar, perilaku yang ditunjukkan oleh anak setelah mendapatkan pembiasaan dari guru yaitu: (1) anak datang tepat waktu, akan tetapi ada beberapa anak yang belum bisa datang tepat waktu, hal ini mengacu pada jumlah anak yang terlambat setiap hari mengalami naik turun; (2) anak mengembalikan barang yang telah digunakan pada tempatnya, hal ini ditunjukkan dengan kesadaran anak mengembalikan barang yang telah digunakan pada tempatnya tanpa diminta oleh guru, baik itu mainan ataupun alat tulis; (3) tertib dalam menunggu giliran, hal ini di tunjukkan dengan kesadaran anak berbaris di belakang temanya ketika ingin mencuci tangan tanpa didampingi oleh guru. Faktor pendukung pembentukan karakter disiplin di masyarakat Banjar yaitu adanya contoh dari guru, dan konsistensi yang dilakukan guru. Faktor yang menghambat pembentukan karakter disiplin di masyarakat Banjar yaitu ada beberapa orang tua yang tidak peduli dengan perkembangan anaknya, dan tidak adanya kerja sama antara orang tua dan sekolah, dan kematangan usia anak juga mempengaruhi pembentukan karakter disiplin anak usia dini di masyarakat Banjar.
Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Kreativitas Siswa SMK Negeri 15 Bandung dalam Pembelajaran Kewirausahaan Fitri Nurul Fauziah; Encep Syarief Nurdin; Imas Kurniawaty
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6782

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kreativitas siswa dalam pembelajaran kewirausahaan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang berimplikasi terhadap kemampuan inovatif dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja. Kondisi tersebut menuntut penerapan model pembelajaran yang dapat menstimulasi keterlibatan aktif, kolaborasi, dan kemandirian belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan kreativitas siswa dalam pembelajaran kewirausahaan di SMK Negeri 15 Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Sebanyak 418 siswa menjadi responden yang dipilih melalui teknik sampling proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model PjBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas siswa. Lingkungan belajar kolaboratif, keterlibatan dalam pemecahan masalah nyata, dan refleksi diri selama proyek terbukti memperkuat aspek berpikir divergen dan inovatif. Secara teoretis, penelitian ini memperluas pemahaman tentang mekanisme pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan potensi kreatif siswa vokasional. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan dasar bagi guru dan pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan pendekatan PjBL secara sistematis dalam kurikulum kewirausahaan di SMK. Penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti variabel mediasi seperti motivasi intrinsik atau efikasi diri untuk memperdalam model hubungan yang ditemukan.