Ridwan
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Komparatif Reformasi Birokrasi: Efektivitas Kualitas Pelayanan Publik dan Efisiensi Anggaran di Vietnam dan Indonesia Brilliant Cahya; Lilo Sanjaya; Saiful Amri; Ridwan
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas reformasi birokrasi di Vietnam dan Indonesia, khususnya dalam aspek kualitas pelayanan publik dan efisiensi anggaran. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini menemukan bahwa kedua negara mengadopsi strategi reformasi yang berbeda secara signifikan. Vietnam menempuh jalur perampingan birokrasi dan digitalisasi pelayanan, sedangkan Indonesia memilih ekspansi kelembagaan dengan penambahan kementerian. Hasilnya menunjukkan bahwa Indonesia memiliki skor efektivitas pemerintahan yang lebih tinggi dalam jangka pendek, sementara Vietnam unggul dalam efisiensi prosedur layanan dan inovasi digital. Meski demikian, kedua negara menghadapi tantangan dalam memastikan reformasi berdampak luas dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kombinasi antara efisiensi struktural dan peningkatan kapasitas kelembagaan untuk mewujudkan birokrasi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Analisis Tren Penelitian Literasi Digital dalam Konteks Pemilihan Umum di Indonesia Parlin Fabianus Vicky Berek; Ridwan
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 9 No. 2 (2024): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v9i2.3236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian terkait literasi digital dalam konteks pemilihan umum di Indonesia. Dengan menggunakan analisis konten terhadap 37 artikel yang dipublikasikan sepanjang tahun 2020-2025 dalam jurnal terindeks SINTA, penelitian ini mengkategorikan temuan berdasarkan jenis penelitian, subyek, topik, dan instrumen yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan dominasi pendekatan kualitatif dalam studi literasi digital, dengan fokus pada isu partisipasi politik, penggunaan media sosial, dan pendidikan politik. Literasi digital terbukti menjadi elemen kunci dalam meningkatkan partisipasi politik dan melawan disinformasi yang merusak integritas demokrasi. Namun, penelitian kuantitatif terkait tema ini masih minim, sehingga menyisakan kesenjangan dalam pengukuran hubungan kausal antara literasi digital dan variabel lain seperti perilaku pemilih. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi akademisi dan pembuat kebijakan untuk merancang strategi pendidikan literasi digital yang lebih efektif.
Cyber Security Awareness dalam Penggunaan Geo- Tagging di Media Baru dan Potensi Implikasinya Terhadap Keamanan Nasional Adji Yuwana Pratama; Ridwan
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 9 No. 2 (2024): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v9i2.3243

Abstract

This article on cyber security awareness in the use of geo-location in New media and its potential implications for national security explains the phenomenon of digital activities that are considered to endanger national security. The activities in question include geo-location tagging, video and photo recording in vital state objects, especially the TNI headquarters. This research uses a qualitative method with a descriptive approach with literature study data retrieval techniques In this research the author uses a cyberpolitics perspective The results of the analysis in this study are the lack of understanding of cyber threats and attacks from state apparatus and civilians. Therefore, the author suggests that the government make regulations governing how to move in vital objects owned by the state, especially the TNI and Polri, the need for socialization to the apparatus and civilians regarding the importance of Cyber Security Awareness and cyber security systems that are relevant to the latest potential threats