Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN POLITIK MELALUI KEGIATAN ORGANISASI MAHASISWA Fahad Achmad Sadat
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan politik adalah sebuah Pendidikan yang harus didapatkan oleh masyarakat umu sebagai warga negara yang baik. Organisasi Mahasiswa adalah central dan media yang penting sebagai upaya terbentuknya attitude, sikap dan behavior mahasiswa. Pertumbuhan dan matangnya berhubungan secara kemasyarakatan, secara emosi, dan individu yang baik dan terasah melewati kenyataan mengikuti kegiatan suatu group. Penelitian ini menghasilkan bahwa organisasi kemahasiswaan ialah media untuk belajar bagaimana berpartisiapasi secara politis dengan baik. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (Research of Library) karena kontennya tentang kumpulan materi yang mendalam pada satu atau beberapa subjek. Penelitian ini berkaitan dengan sumber utama serta sumber sekunder. Disebut penelitian kepustakaan karena data atau bahan yang diolah dalam penyelesaian penelitian ini berasal dari perpustakaan baik berupa buku, ensklopedi, kamus, jurnal, dokumen, majalah dan lain-lainnya. Bisa menarik benang merah bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam berkegiatan berorganisasi yaitu mahasiswa yang secara sadar melibatkan diri pada satu group atau organisasi lainnya supaya bisa terlibat suatu kegiatan dalam rangka meraih target kelompok tersebut, mengasah bakat, memperdalam wawasan serta melatih attitude mahasiswa itu sendiri secara utuh.
PENILAIAN DALAM KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA Fahad Achmad Sadat; Delis Sri Maryati; Ayu Maesyaroh; Ifah Nashifah; Ifin Arifin; Ridwan Maulani
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat ditolak dalam berbagai aspek kehidupaan. Salah satu aspek yang tidak dapat terlepas dari perubahan tersebut adalah pendidikan. Pendidikan sudah mengalami aneka macam perubahan & pemugaran kebijakan kurikulum. Kebijakan perubahan kurikulum 2013 adalah sebuah ikhtiar & wujud berdasarkan prinsip dasar kurikulum change amd continuity tersebut, yaitu output berdasarkan kajian, evaluasi, kritik, respon, prediksi, & aneka macam tantangan yg dihadapi. Jurnal ini memakai metode studi literatur menggunakan cara mengumpulkan literatur (bahan-bahan materi) yg bersumber berdasarkan aneka macam macam buku, jurnal, & internet. Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa evaluasi merupakan suatu kegiatan yang tersusun rapih dan saling berkaitan satu sama lain yang bertujuan mengumpulkan informasi tentang proses dan hasil belajar siswa untuk mengambil keputusan berdasarkan kriteria dan aspek tertentu. Penilaian pada kurikulum 2013 lebih rumit dari kurikulum sebelumnya dan metode yang digunakan untuk menyampaikan apa yang diajarkan tidak efektif atau bahkan tidak sesuai dengan apa yang diajarkan. Berdasarkan kajian pustaka, kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dikenal dengan Kebijakan Kebebasan Belajar. Kebijakan ini mencakup empat hal: 1) Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dikembangkan oleh masing-masing sekolah, 2) Ujian Nasional (UN) menjadi tes minimum kompetensi dan kepribadian, 3) Kebebasan bagi pendidik untuk merencanakan rencana pelajaran (RPS), 4) Fleksibilitas dalam Peraturan Penerimaan Mahasiswa Baru. Kurikulum mandiri yang berorientasi pada kurikulum adalah OBE (Outcome Based Education). OBE adalah proses pendidikan yang ditujukan untuk mencapai hasil konkret tertentu (pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang berorientasi pada hasil).