Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK RABAL PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) Suparman Suparman; Andi Masriah; Nurilmi Achmad
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i4.1293

Abstract

Dumbo catfish (C. gariepinus) is a fish as a source of animal protein that has developed as a commodity for fisheries cultivation. Catfish cultivation technology continues to develop and has a significant effect on the efficiency of catfish cultivation and is supported by the availability of a wide market. Feed is one of the important elements in cultivation activities as one of the keys to supporting the growth and survival of cultivated fish. Providing rabal probiotics in artificial feed is one alternative to produce feed that is easily digested so that it can increase growth. This research was conducted in Mbawa Village, Donggo District, Bima Regency, West Nusa Tenggara Province, this research is an experimental study using a Completely Randomized Design (CRD) and consists of 4 treatments and 3 replications, the treatments are K (control / without giving Rabal probiotics), 8 ml / 100 grams, 10 ml / 100 grams, and 12 ml / 100 grams of feed. The parameters observed were absolute growth, specific growth, catfish survival, and water quality. The data obtained were analyzed for variety, regression using the SPSS application and analyzed descriptively. Based on the results of the analysis of variance from this study, it shows that the administration of rabal probiotics through feed produces survival, specific growth rate and absolute growth that have no significant effect (p>0.05), but based on the results of the linear regression analysis, it can be seen that the administration of rabal probiotics in feed has an effect on the survival of catfish. The highest survival value was found in the treatment of 12 mL/100 grams of feed, which was 64.10% and the lowest in the control, which was 53.84%.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BUDIDAYA LELE SISTEM BIOFLOK BAGI KELOMPOK TANI IKAN DI DESA WONOASRI, KABUPATEN KEDIRI mohamad; Muhamad Dwi Cahya; Andi Masriah; Rizky Kusma Pratiwi; Vina Nur Nadiro; Zakiyyah Nur Inayah; Vika Mulidiyah; Frelyta Ainuz Zahro; Atik Winarti; R. Adharyan Islamy; Hadiana Hadiana
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10075

Abstract

Budidaya ikan lele (Clarias sp.) secara konvensional seringkali dihadapkan pada kendala efisiensi pakan yang rendah (FCR tinggi), keterbatasan lahan dan masalah kualitas air. Untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan produktivitas serta keberlanjutan usaha perikanan skala kecil, diterapkan inovasi teknologi sistem bioflok. Sistem bioflok memanfaatkan agregat mikroorganisme untuk mengolah limbah organik menjadi pakan alami tambahan dan menjaga stabilitas kualitas air, yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan memungkinkan padat tebar lebih tinggi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melaksanakan pelatihan teknis dan pendampingan implementasi budidaya lele sistem bioflok secara bertahap kepada kelompok wanita tani (KWT) yang melakukan budidaya ikan di Desa Wonosari, Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui lima tahapan: (1) Identifikasi masalah, (2) Persiapan sarana, (3) Sosialisasi konsep bioflok, (4) Pelatihan dan Demonstrasi Teknis (mulai dari penyiapan kolam hingga manajemen air), dan (5) Pendampingan berkala. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian PSDKU UB Kediri pada Juni 2025. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini disambut baik dan diikuti dengan antusias oleh peserta, terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi dialog interaktif dan praktik langsung. Kegiatan berhasil dilaksanakan melalui metode ceramah dan praktik langsung, serta transfer ilmu dan teknologi budidaya bioflok, termasuk teknik manajemen kualitas air dan pemanfaatan lahan terbatas. Kelompok mitra dinilai telah memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengaplikasikan sistem bioflok. Keberhasilan pendampingan partisipatif ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, serta memperkuat kemandirian pangan masyarakat Desa Wonosari.