Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Monitoring Variasi Genetik Warna Bunga pada Tanaman Hibrida Anggrek Dendrobium untuk Pemuliaan Tanaman di Batu Malang Rukmana, Siti; Mutiati, Enni
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2336

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara dengan sumber daya genetik anggrek yang beragam. Warna bunga merupakan sifat penting dari hibrida Dendrobium. Dendrobium merupakan salah satu varietas unggul yang dibudidayakan oleh perkebunan anggrek di Batu, Malang. Varietas unggul yang dimiliki diantaranya Dendrobium unila, D. naga hitam, D. naga api, D. black viper, D. black mamba. Peningkatan kualitas anggrek dengan menghasilkan varietas baru dan unggul merupakan salah satu upaya untuk menghasilkan karakteristik baru yang diinginkan oleh konsumen. Pemuliaan tanaman yang lebih modern dengan rekayasa genetika, membutuhkan waktu yang relatif lebih cepat dan warna bunga yang dihasilkan tidak hanya terbatas pada warna parent. Oleh karena itu diperlukan studi literatur tentang gen pengkode warna bunga Dendrobium sehingga dapat dijadikan referensi selanjutnya untuk gen editing. Antosianin dan karotenoid adalah dua pigmen utama yang tersebar luas di bunga. Rekayasa genetik pada DNA yang bertanggung jawab terhadap sintesis kedua pigmen tersebut dapat menjadi solusi nyata untuk menemukan karakter warna bunga anggrek Dendrobium yang lebih bervariasi kedepannya. Ekspresi gen struktural mempengaruhi pembentukan warna bunga dengan menginisiasi biosintesis antosianin yang dipengaruhi oleh R2R3-MYB dan biosintesis karotenoid yang dipengaruhi oleh gen RCP2.
Eksplorasi Natural Adjuvant Vaksin melalui Pendekatan Integratif Identifikasi Lapangan, Meta-Analisis dan Filogenetika Siti Rukmana; Robi'atul Andawiyah; Fatmawati; Kholifatur Rosyidah; Maslahah; Fadhilah; Alya Firdaus; Akhmad Ferdiansyah
Jurnal Biosilampari : Jurnal Biologi Vol 8 No 2 (2026): Biosilampari: Jurnal Biologi
Publisher : Universitas PGRI Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62112/biosilampari.v8i2.679

Abstract

Vaccination remains the primary strategy for controlling infectious diseases, yet the move to highly purified antigens requires the development of effective adjuvants to boost immunogenicity. Synthetic adjuvants often face limitations due to side effects and production costs, creating interest in natural bioactive compounds from local biodiversity. This study aims to explore and map the potential of local plants as sources of vaccine adjuvants using an integrative field-and-bioinformatics approach. Direct field exploration and morphological identification were conducted on 41 local plant species. This was integrated with a systematic meta-analysis of bioactive profiles and phylogenetic analysis to evaluate the evolutionary distribution of adjuvant candidates. The analysis identified 10 different classes of bioactive compounds across the surveyed flora. Flavonoids appeared as the most common type found in 20 species, followed by alkaloids which found in 6 species, while terpenoids, triterpenoids, and phenolics were respectively identified in 3 species. Other identified compounds included tannins, saponins, iso-flavonoids, steroids, and naphthoquinones. Phylogenetic mapping revealed that these potential adjuvants are distributed across 23 botanical families, showing that these local plants have evolved to posses diverse immune-boosting compounds. The diversity of bioactive compounds, particularly the predominance of flavonoids, highlights the significant potential of local flora for future vaccine formulation. Utilizing these indigenous resources can enhance local vaccine production capabilities and improve global vaccine accessibility.