Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gender and Translation Khotimah, Emy Rahmawati Isfatin
Pioneer: Journal of Language and Literature Vol 17 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Letters, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pioneer.v17i1.5459

Abstract

This study explores the ideological influences of gender on translation practices by examining how male and female translators approach and translate texts differently. Through qualitative analysis of translated works and interviews with the translators, the writer investigates the underlying beliefs, cultural contexts, and personal experiences that shape their translation choices. The findings reveal distinct patterns in handling nuances, tone, and stylistic elements, highlighting how gender may inform translators’ ideologies and the resulting implications for fidelity and creativity in translation. Ultimately, this research contributes to a deeper understanding of the intersection between gender and translation, suggesting that awareness of these ideological factors can enhance translation studies and practices.
Pendampingan Belajar Serta Pengenalan Bahasa Inggris Yang Menyenangkan Bagi Anak-Anak Usia Dini Serta Ibu-Ibu Paguyuban Pada Paud Sumberbendo Mantup Isfatin Khotimah, Emy Rahmawati
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1587

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Pendampingan Belajar Serta Pengenalan Bahasa Inggris yang Menyenangkan Bagi Anak-Anak Usia Dini Serta Ibu-Ibu Paguyuban Pada Paud Sumberbendo Mantup” bertujuan untuk membimbing anak-anak usia dini serta ibu-ibu paguyuban agar memiliki keterampilan berbahasa Inggris dan dapat mendampingi putra-putrinya belajar bahasa inggris di rumah. Masalah yang sering dihadapi baik orang tua maupun anak ketika mendengar Bahasa Inggris yaitu stereotip bahwa Bahasa Inggris sangat sulit di pahami dan dipelajari. Yang pada akhirnya para orang tua kurang minat untuk mendampingi anak-anaknya dalam belajar bahasa inggris. Kegiatan pengabdian yang berupa program pendampingan belajar bahasa untuk ibu dan anak berjalan sesuai dengan rencana yang telah direncanakan. Hasil tersebut diperoleh dari metode pendekatan secara langsung dengan melakukan pendataan ibu dan anak yang mengikuti bimbingan dan kegiatan mengajar. Adapun materi yang disampaikan berupa Alphabet, Numbers, Spelling, Pronoun, Days, Feelings, The part of The Body etc. Hasil akhir yang diharapkan dari bimbingan bahasa ini adalah para Ibu-Ibu mampu menerapkan penggunaan bahasa dan mengatasi kesulitan-kesulitan yang anak-anak hadapi pada saat belajar Bahasa Inggris. Serta untuk anak-anak bisa belajar Bahasa Inggris dengan menyenangkan dan mudah dipahami.
The Effectiveness of Problem-Based Learning Method Towards Student's Critical Thinking Skills in Argumentative Essay Writing Khotimah, Emy Rahmawati Isfatin; Iswanto, Achmad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki keefektifan Problem-Based Learning (PBL) terhadap keterampilan Berpikir Kritis serta kemampuan Menulis Esai Argumentatif siswa. Hal ini didasarkan pada analisis data yang dikumpulkan dari siswa yang berkaitan dengan pengajaran menulis. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Tes digunakan untuk mengetahui kompetensi siswa sebelum dan sesudah penelitian dilaksanakan. Siswa menerima dua jenis tes, pra-dan pasca-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Problem-Based Learning (PBL) dalam pengajaran menulis mempunyai dampak yang signifikan terhadap Berpikir Kritis dan Menulis Esai Argumentatif siswa. Korelasi antara keterampilan Berpikir Kritis dan penulisan esai argumentatif menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut berhubungan secara positif dan signifikan. Artinya semakin tinggi kemampuan berpikir kritis siswa, maka ia akan semakin baik dalam menulis Esai argumentatif.
Implementing Authentic Assessment Based on the Curriculum 2013 Rohmah, Nuzulur; Isfatin Khotimah, Emy Rahmawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11690

Abstract

Kurikulum 2013 meminta guru untuk menggunakan penilaian otentik sebagai salah satu metode penilaian yang digunakan di kelas. Dalam penilaian autentik siswa akan dilibatkan dalam bagaimana melakukan aktivitas praktik untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilannya pada tugas-tugas baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana penilaian autentik dilaksanakan oleh guru, tantangan yang dihadapi selama penerapan, dan dampak penilaian tersebut terhadap prestasi akademik dan pengembangan keterampilan siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang berfokus pada penelitian kepustakaan, yaitu kegiatan penelitian dengan cara mengkaji buku-buku referensi dan jurnal atau artikel yang relevan dengan topik pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan penilaian autentik pada kurikulum 2013 telah memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran. Guru melaporkan bahwa penilaian otentik memungkinkan penilaian kemampuan siswa secara lebih komprehensif, tidak hanya pada aspek kognitif, tetapi juga aspek afektif dan psikomotorik. Namun demikian, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti kurangnya pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang dan melaksanakan penilaian autentik, serta keterbatasan waktu dan sumber daya. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemikiran kritis, kreativitas, dan keterampilan kolaborasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penilaian otentik sejalan dengan tujuan kurikulum 2013 dalam mengembangkan kompetensi holistik siswa, meskipun diperlukan upaya lebih lanjut untuk mengatasi hambatan implementasi dan memberikan pelatihan yang memadai bagi guru.