Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi Ibu Hamil Berdasarkan Lingkar Lengan Atas Di Puskesmas Pringsewu Tahun 2024 Yetty Nurul Kamilah; Abdullah Abdullah; Putri Rahmah Alamsyah; Masayu Dian Khairani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3626

Abstract

Masih tingginya angka kematian pada ibu dan bayi disebabkan  status gizi yang buruk pada ibu hamil. Adapun akibat dari status gizi yang buruk pada ibu hamil adalah KEK (Kurang Energi Kronis). Prevalensi KEK pada ibu hamil di Kabupaten Pringsewu berdasarkan Laporan Gizkia Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu pada tahun 2023 mencapai 11.9%. Berdasarkan laporan Puskesmas Pringsewu  angka KEK ibu hamil pada tahun 2023 mencapai 9% dan bedasarkan laporan Puskesmas Pringsewu, angka KEK pada ibu hamil pada semester satu (Januari-Juni 2024) sebesar 8.5%. Tujuan penelitain ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil berdasarkan lingkar lengan atas di Puskesmas Pringsewu. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang berjumlah 118 orang, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 52 orang dengan teknik pengambilan accidental sampling. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada 11 (21,2%) ibu hamil dengan status gizi KEK dan 41 (78,8%) ibu hamil dengan status gizi normal. Hasil uji statistik diperoleh ada hubungan antara tingkat pendapatan keluarga (p=0,023) dan frekuensi konsumsi makanan (p=0,01) dengan status gizi ibu hamil berdasarkan lingkar lengan atas. Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan (p=0,461) dengan status gizi ibu hamil berdasarkan lingkar lengan atas.
FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS PADA USIA PRODUKTIF Heru Purnomo; Hasriany Arifin; A. Suyatni Musrah; Putri Rahmah Alamsyah
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 11 (2026): Vol. 8 No. 11 Agustus 2026
Publisher : Ensiklopedia of Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i11.4046

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic and progressive noncommunicable disease that poses a public health problem in many countries. It is often referred to as a “silent killer” because the disease progresses slowly and often does not present with specific symptoms in its early stages. The objective of this study was to identify risk factors for diabetes mellitus among individuals of working age. A case-control study design was used. The study was conducted at the Tawaeli Community Health Center in September 2026. The study sample consisted of 20 cases and 20 controls. Purposive sampling was used. A research questionnaire was used as the data collection instrument. Data analysis was performed using univariate and bivariate methods. The results showed an association between dietary patterns (p-value: 0.025) and no association between the habit of drinking coffee or tea (p-value: 0.057) and the incidence of diabetes mellitus among individuals of working age. It is recommended that patients with type II diabetes mellitus control their body weight, manage their diet, engage in regular physical activity, and monitor their blood sugar levels to minimize the risk of type II diabetes.Keywords: Diabetes Mellitus, Coffee Consumption Habits, Dietary Patterns