Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor determinan riwayat kehamilan dan kelahiran sebagai penyebab stunting Masayu Dian Khairani; Kusmiyati Tjahjono; Ali Rosidi; Ani Margawati; Etika Ratna Noer
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 8, No 1 (2023): March
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v8i1.793

Abstract

Stunting is a condition of failure or a child's growth process that is not following their age. Many factors can cause children to experience stunting both in terms of health and outside health, such as economic conditions, nutritional status experienced by mothers during pregnancy, malnutrition, and improper feeding and care early in life. The study aimed to determine pregnancy and birth history as risk factors for stunting in children aged 24-59 months. The study used a case-control design, with the number of subjects being 176 children, calculating subjects using total sampling techniques on case subjects and matching on control subjects. The research was conducted at the Pangkalan Balai Health Center, Banyuasin Regency, South Sumatra, in 2022. Data was collected for one month and then analyzed using the chi-square test and Logistic Regression. The results showed that parental income (p= 0,034; OR= 2,571), early marriage (p= 0,001; OR= 2,760), maternal age at pregnancy (p= 0,003; OR= 2,692), nutritional status at pregnancy (p=0,020; OR=2,080), birth length (p= 0,001; OR= 6,633) and birth weight (p= 0,044; OR= 3,632) are risk factors for stunting. The most influential determinant factor was the birth length. Conclusion, parental income, early marriage, age at risk of pregnancy, nutritional status of pregnant women, birth length, and birth weight are risk factors for stunting in children aged 24-59 months at Pangkalan Balai Health Center.
KONSELING GIZI DALAM RANGKA HARI MILAD UNIVERSITAS AISYAH PRINGSEWU TAHUN 2023 Masayu Dian Khairani; Desti Ambar Wati; Alifianty Muharramah; Linda Utami; Siti Soleha; Ratu Masyana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i2.1357

Abstract

Konseling gizi, komunikasi dua arah, penting mengidentifikasi dan analisis masalah gizi individu, tujuannya solusi sesuai. Peningkatan status gizi di Indonesia via konseling bermanfaat bagi perkembangan individu. Konselor gizi bantu identifikasi masalah, solusi optimal, dan keputusan terkait gizi. Klien tertarik cegah masalah gizi, capai status optimal jadi penerima layanan. Konselor ahli komunikasi. Kegiatan konseling gizi komunitas beri layanan maksimal, paham masalah gizi, rencana masa depan. Program keterlibatan masyarakat, konseling gizi tingkatkan paham gizi dan kesehatan, alternatif makanan. Obesitas dan asam urat sorotan, penekanan pola makan seimbang dan gaya hidup. Kegiatan konseling gizi di perayaan universitas tingkatkan paham gizi dan kesehatan. Prevalensi obesitas perlu langkah pencegahan, pilih makanan tepat dan gaya hidup sehat. Pencegahan asam urat melalui hindari makanan tinggi purin, hidrasi cukup, kurangi lemak, gaya hidup sehat.
Upaya Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita Dengan Edukasi Pentingnya Posyandu Di Pekon Blitarejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Abdullah; Masayu Dian Khairani; Amir Syaifurrohman; Dera Elva Junita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i2.1366

Abstract

Upaya kesehatan yang bersifat promotif dan preventif salah satunya adalah pos pelayanan terpadu (Posyandu). Tujuan penelitian adalah meningkatkan pemahaman pentingnya keaktifan ibu balita ke posyandu, dampak/efek tidak aktif ke posyandu, pentingnya Kartu Menuju Sehat (KMS) dan alasan pentingnya penimbangan balita ke posyandu. Penelitian dilakukan di posyandu Aster III Pekon Blitarejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu dalam bentuk penyuluhan peningkatan pengetahuan/edukasi tentang pentingnya posyandu pada balita. Waktu pelaksanaan, hari Rabu, 16 November 2022. Sasaran kegiatan adalah ibu balita. Hasil penelitian; edukasi berjalan dengan baik dengan materi yaitu; 1) Pentingnya membawa balita ke posyandu setiap bulan, 2) Ibu balita harus aktif ke posyandu 3) Dampak/efek tidak aktif ke posyandu, 4) Pentingnya KMS, 5). Pentingnya menimbang balita ke posyandu setiap bulan, 6) Edukasi dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita yaitu dengan diberikan pre-test dan post-test. Hasil tes (pre-test) menunjukkan tingkat pengetahuan ibu balita di Posyandu Aster III Pekon Blitarejo meningkat. Kesimpulan; 1) kegiatan edukasi pentingnya ke posyandu diselenggarakan dengan lancar, 2) Adanya peningkatan pengetahuan ibu balita setelah menerima edukasi.
PENGUKURAN STATUS GIZI DAN KONSELING GIZI SEBAGAI PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM RANGKA KEGIATAN MILAD UNIVERSITAS AISYAH PRINGSEWU TAHUN 2023 Muharramah, Alifiyanti; Wati, Desti Ambar; Pratiwi, Amali Rica; Khairani, Masayu Dian; Saputri, Amelia Al - qoyyima
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i2.1326

Abstract

Status gizi adalah salah satu unsur penting dalam membentuk status kesehatan. Status gizi (nutritional satus) adalah keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dan kebutuhan zat gizi oleh tubuh. Status gizi sangat dipengaruhi oleh asupan gizi. Pemanfaatan zat gizi dalam tubuh dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu primer dan sekunder. Faktor primer adalah keadaan yang mempengaruhi asupan gizi dikarenakan susunan makanan yang dikonsumsi tidak tepat, sedangkan faktor sekunder adalah zat gizi tidak mencukupi kebutuhan tubuh karena adanya gangguan pada pemanfaatan zat gizi dalam tubuh. Tujuan dilaksanakannya pengabdian masyarakat pada kegiatan Milad Universitas Aisyah Pringswu adalah untuk mengetahui status gizi pada masyarakat dan memberikan konsultasi gizi sesuai dengan kondisi setiap individu untuk menunjang kesehatan dengan cara memberikan informasi sebagai solusi pemecahan masalah terkait gizi. Pengabdian kepada masyarakat dalam kegiatan Milad Universitas Aisyah Pringsewu tahun 2023, yang melibatkan dosen, alumni serta mahasiswa semester 2, 6 dan 8 prodi gizi Universitas Aisyah Pringsewu. Pengukuran status gizi serta konsling gizi berjalan denga baik. Data hasil pengukuran status gizi responden berdasarkan IMT dapat disimpulkan bahwa dari 43 responden sebagian besar termasuk ke dalam kategori normal yaitu sebesar (72,1%).
Hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan Kejadian Stunting di Kampung Astra Ksetra Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2022 admin, Novi Kusumaningsih; Alifiyanti Muharramah; Masayu Dian Khairani; Abdullah
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.773 KB) | DOI: 10.30604/jnf.v6i1.790

Abstract

World Health Organization (WHO) menyebutkan Indonesia termasuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi stunting tertinggi di South-East Asian Region yaitu sebesar 36,4% yang mengindikasikan belum mencapai target WHO di bawah 20%. Banyak faktor yang terkait dengan stunting dengan faktor utama yaitu faktor ibu, faktor anak dan faktor lingkungan. Faktor ibu paling dominan diantaranya yaitu perilaku laktasi dalam pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan kejadian stunting di Kampung Astra Ksetra Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2022. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitain ini adalah anak usia 6-59 bulan dengan jumlah 180 balita. Sampel dalam penelitain ini yaitu 110 balita. Analisis univariat menggunakan persentase (%), sedangkan analisis bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi frekuensi pelaksanaan IMD pada balita sebesar 16,4%. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa ada hubungan IMD dengan kejadian stunting dengan p value: 0,038 dan OR: 7,438 Diharapkan ibu agar dapat melakukan melaksanaan IMD pada kelahiran bayi selanjutnya sebagai salah satu upaya pencegahan kejadian stunting.
Faktor Risiko Pengetahuan Gizi, Pantang Makan dan Asi Ekslusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Gedung Asri Kecamatan Penawar Aji Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2023 Hermila, Niranti; Abdullah; Dian Khairani, Masayu; Prima Dewi, Afiska
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.86 KB) | DOI: 10.30604/jnf.v6i1.801

Abstract

Prevalensi Stunting merupakan kekurangan zat gizi yang kronis dengan ditandai dengan panjang badan atau tinggi badan dibandingkan usia dengan nilai z-score kurang dari -2SD. Desa Gedung Asri Kecamatan Penawar Aji Kasus stunting yang tercatat berdasarkan pengukuran di bulan Januari 2023 diketahui Desa Gedung Asri memiliki balita sebanyak 217 orang dari 177 orang diketahui tidak stunting atau normal dan sebanyak 40 orang (18,43%) mengalami stunting (Desa Gedong Asri, 2022) Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan gizi, pantang makan dan ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Desa Gedung Asri Kecamatan Penawar Aji Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2023 Penelitian kuantitatif, desain analitik, pendekatan case control, variabel yang diteliti adalah pemberian ASI eksklusif, Pengetahuan, BUdaya pantang makanan Dengan kejadian stunting kepada 80 sampel, dengan mengunakan Teknik simple random sampling. Analisa data mengunakan uji Chi squere. Diketahui Tingkat pengetahuan merupakan faktor risiko terhadap kejadian stunting pada balita di Desa Gedung Asri nilai P (0,003), Pemberian ASI eksklusif merupakan faktor risiko terhadap kejadian stunting pada balita di Desa Gedung nilai P (0,014). Pantangan makanan merupakan faktor risiko terhadap kejadian stunting pada balita di Desa Gedung Asri Diketahui bahwa nilai P (0,018) Saran, Diharapkan puskesmas dapat membuat program kerjasama lintas sectoral dalam penanganan dan pencegahan dengan stunting pada balita
Gambaran Penyelenggaraan Makanan Pondok Pesantren Darul Huffaz Bandar Lampung Tahun 2023 Elva Junita, Dera; Desti Ambar Wati; Nurhayati, Aftulesi; Abdullah, Abdullah; Dian Khairani , Masayu; Mayesti Akhriani
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v6i2.810

Abstract

Penyelenggaraan makanan di pondok pesantren yang baik menjamin terpenuhinya kebutuhan gizi para santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyelenggaraan makanan di pondok pesantren Darul Hufaz Lampung. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan data primer dan data sekunder. Informan dan Penanggung Jawab Pengelola Penyelenggaraan Makanan pada penelitian ini adalah pimpinan pondok pesantren diantaranya Kepala Bagian Rumah Tangga, Koordinator Dapur dan Tenaga pengelola dapur. Pengolahan dan analisis data menggunakan kontent analysis dan disajikan dalam bentuk naratif dan kutipan. Hasil penelitian menunjukkan penyelenggara pondok pesantren adalah swakelola nonkomersial. Pondok pesantren Darul Huffaz mempunyai silus menu yaitu siklus menu 7 hari, perencanaan anggaran dilakukan oleh penanggung jawab pengelola makanan. Pembelian bahan makanan di Pondok Pesantren Darul Huffaz dilakukan secara langsung ke supplier. Pondok Pesantren Darul Huffaz melakukan pemesanan bahan makanan basah setiap sehari sekali. Persiapan bahan makanan di Pondok Pesantren Darul Huffaz Lampung dilakukan dengan dua tahap yaitu persiapan sehari sebelum pengolahan bahan makanan untuk pengolahan menu pagi dan persiapan langsung untuk diolah menjadi makanan yang akan di distribusi dihari tersebut. Penyimpanan Bahan Makanan Kering menggunakan metode FIFO (first in first out) dan FEFO (first expired first out). Pendistribusian makanan Pondok Pesantren Darul Huffaz Lampung menggunakan sistem sentralisasi yaitu dapur pusat. Belum ada perhitungan kecukupan gizi, menu yang disusun untuk pemberian makan santri belum sesuai Permenkes no. 41 tahun 2014 tentang pedoman gizi seimbang serta belum menjalankan praktek petunjuk isi piringku setiap kali makan, serta konsumsi para santri masih dalam kategori defisit. Penyelenggaraan makanan di pondok pesantren Darul Huffaz masih perlu ditingkatkan dengan mengoptimalkan perencanaan dengan melibatkan tenaga ahli gizi sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi santri agar tumbuh dan berprestasi dengan baik.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA SUMBERSARI KECAMATAN SEKAMPUNG TAHUN 2023 Rostanty, Rizky Adhiarti; Khairani, Masayu Dian; Abdullah, Abdullah; Junita, Dera Elva
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v6i2.1402

Abstract

Kejadian gizi kurang merupakan keadaan kekurangan gizi yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dari kebutuhan gizi dan terjadi dalam waktu yang cukup lama. Balita dikategorikan mengalami gizi kurang apabila berat badannya berada pada rentang Zscore -3 SD sampai dengan < 2SD. Prevalensi kejadian gizi kurang pada anak umur 0-59 bulan di Indonesia terdapat 13,8%, di Lampung terdapat 12,8% balita, dan di Lampung Timur terdapat 4,1% balita. Tujuan penelitain ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian gizi kurang pada balita usia 24-59 bulan di Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung tahun 2023. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel secara random sampling dengan sistem undian. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 168 balita. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 67 balita usia 24-59 bulan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan pengukuran BB/TB. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat (chi square). Hasil penelitian ini didapatkan 29 (43,3%) balita dengan status gizi kurang dan pola makan balita yang cukup 12 (17,9%). Ada hubungan pola makan (p-value = 0,006) dengan kejadian gizi kurang pada balita usia 24-59 bulan di Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung tahun 2023. Diharapkan ibu agar meningkatkan pola asuh supaya status gizi anak dapat terpantau dengan cara memperhatikan asupan makan serta perawatan kesehatan.
Analisis Status Gizi pada Balita di Posyandu Aster 3 Desa Blitarejo Khairani, Masayu Dian; Abdullah, Abdullah; Cahya Ningtyas, Clarita; Nisa Irfi Izzanti, Dian; Solehah, Siti
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v6i2.1409

Abstract

Status gizi pada balita tetap menjadi tantangan yang berkelanjutan di Indonesia. Prevalensi stunting pada balita di Provinsi Lampung mencapai 18,5%, sementara wasting mencapai 7,2%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis status gizi anak balita yang berkunjung ke Posyandu Aster 3 di Desa Blitarejo. Jenis penelitian ini merupakan survei dengan pendekatan studi kasus, dengan 39 balita sebagai subjek penelitian yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 balita yang diteliti, sebanyak 30,7% mengalami stunting dan 2,6% mengalami wasting. Oleh karena itu, disarankan agar para ibu dari balita lebih proaktif dalam mengikuti proses pengukuran tinggi dan berat badan anak-anak mereka di Posyandu, sebagai upaya untuk memantau perkembangan gizi balita dengan lebih baik.
Analisis Status Gizi Mahasiswi Gizi Universitas Aisyah Pringsewu Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas (LILA) Khairani, Masayu Dian; Muharramah, Alifiyanti; Lestari, Lara Ayu; Nurhayati, Aftulesi; Velina, Risti
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i1.1759

Abstract

Nutritional status reflects the balance between nutrient intake from food and the body's metabolic needs. Students, as a productive age group transitioning from adolescence to adulthood, have specific nutritional requirements depending on age, gender, body weight, and height. This study aims to assess the nutritional status of female students in the Nutrition Study Program at Aisyah Pringsewu University by screening weight, height, and upper arm circumference. The indicators used are Body Mass Index (BMI) and Upper Arm Circumference (UAC). This quantitative descriptive research with a cross-sectional method was conducted in March 2024. The research subjects consisted of 50 second-semester female students aged >18 years selected using purposive sampling technique. The results showed that 60% of the students had normal nutritional status based on BMI, 24% were overweight, and 16% were underweight. Based on UAC, 76% had normal nutritional status and 24% experienced Chronic Energy Deficiency (CED). These findings indicate the need for tailored nutritional education approaches considering the students' age characteristics to support their nutritional well-being, given the potential health issues that may arise.
Co-Authors Abda Abda Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah admin, Novi Kusumaningsih admin, Nuraeni Afifah Nurhasanah Majid Afiska Prima Dewi Ali Rosidi Alifianty Muharramah Alifiyanti Muharammah Alifiyanti Muharramah Alifiyanti Muharramah Almiasi, Wasis Amali Rica Pratiwi Ambar Wati, Desti Amir Syaifurrohman Ananta, Ananta Indriana Ani Margawati Annie Asma Wati Annisa Septy Erviani, Annisa Septy Erviani ARCHELA, RARA QORY Arie Indra Wahyudi Arrozi, Zakia Ulfa Arsyanti, Eka Basuki, Uki Cahya Ningtyas, Clarita Delia Amanda Dera Elva Junita Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Dian Arif Wahyudi Dinda Salsabila Dwi Ulfa Kurniasih Eka Aprilia Sari Erviani, Annisa Septy Etika Ratna Noer Evita Anggraini Fatmawati Fatmawati Febyani, Fajarita Hermila, Niranti HS, Nurul Auliya Hurul Aini indah citra sandra Intan Maharani Khoirul Anwar Kinanti, Inggit Kusmiyati Tjahjono Kusuma, Wita Aprilia Kusumawati, Astiwi Fadillah Laila, Badriyyah Nur Linda Puspita Linda Utami Mayesti Akhiriani Mayesti Akhriani Mayesti Akhriani Mayesti Akhriani, Mayesti Mega Gustia Meti Kurniawati Mutia Cahya Kinanti Mutmainah, Zahroh Naila, Zahra Syifa Nazarudin, Mgs Nisa Irfi Izzanti, Dian Nopi Anggista Putri, Nopi Anggista Nugraha, David Arta Yoga Nur, Lutfiah Nur Nurhayati, Aftulesi Nurhayati, Putri Nurul Utami Pratiwi, Amali Rica Putri Agustiana Putri Rahma Alamsyah Putri Rahmah Alamsyah Rahmadani, Syafika Zahra Ratu Masyana Rica Pratiwi, Amali Ricky Usman Rostanty, Rizky Adhiarti Salsabila, Merlindia Salsabilla, Arina Saputri, Amelia Al - qoyyima Sari, Bella Puspita Sefty, Ananda Dwi Sembiring, Rinawati Sindi, Mesayu Ade Aprilia Sindy Styawati Siti Nur Asiyah Siti Soleha Siti Solehah, Siti Siti Syarifah Syamsta, Nila Rosydiana Tirtiana, Sismian ulya fahira, arum nisa Vega Amelia Putri Velina, Risti Vera Amelia Vera Amelia Verly Enggan Kosari Wardhani, Erma Septya Wati, Desti Ambar Wiyana, Alda Yetty Nurul Kamilah Yustini, Fatmawati