Ade Irma Shakila
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGAMALAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI TEKS CERITA DAN KARTU PANCASILA DENGAN MODEL PBL PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI BLINGIJATI Ade Irma Shakila; Indira Rachmayani; Kurotul Aeni; Wulan Aulia Azizah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengamalan nilai-nilai Pancasila pada peserta didik kelas V SD Negeri Blingijati melalui analisis cerita Pancasila dan media pembelajaran kartu Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan tes. Partisipan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri Blingijati Kabupaten Pati yang terdiri dari 13 peserta didik yang dipilih sebagai purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran kartu Pancasila dan analisis cerita Pancasila dapat meningkatkan pengamalan nilai-nilai Pancasila pada peserta didik. Hasil penelitian Peserta didik menunjukkan peningkatan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dilihat dari hasil grafik penilaian rata-rata pretest dari 52,30 menuju penilaian rata-rata post test 78,20. Kemampuan peserta didik sudah mencapai level kognitif C4 yaitu melalui sebuah teks cerita peserta didik mampu menganalisis bagian-bagian pengamalan sila pancasila, selain itu dengan Penggunaan media pembelajaran kartu pancasila ini dapat meningkatkan berpikir kritis peserta didik pada level kognitif C6 karena peserta didik telah mampu merumuskan pemahaman mereka mengenai pengamalan setiap sila pancasila. Sehingga diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya menjaga kesaktian Pancasila dan meningkatkan karakter bangsa Indonesia. Kesimpulan berdasarkan penelitian tersebut yaitu pembelajaran dengan model problem based learning melalui teks cerita dan kartu Pancasila dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan berpikir analisis serta hasil belajar siswa di kelas V SD Negeri Blingijati pada mata pelajaran PPKn dengan materi pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Pengaruh Penggunaan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) Berbantuan Buku Cerita Bergambar terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa SD Ade Irma Shakila; Andarini Permata Cahyaningtyas
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 10, No 2 (2025): VOLUME 10 NUMBER 2 SEPTEMBER 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v10i2.7551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguji efektivitas penggunaan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) terhadap kemampuan membaca permulaan siswa, dan (2) menganalisis dampak penggunaan metode SAS berbantuan buku cerita bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN Purwoyoso 02. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental tipe Nonequivalent Control Group. Subjek penelitian adalah siswa kelas IA (22 siswa, kelompok eksperimen) dan kelas IB (22 siswa, kelompok kontrol). Data dikumpulkan melalui tes (pretest dan posttest), observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan homogenitas sebagai prasyarat, kemudian uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAS efektif terhadap kemampuan membaca permulaan, ditunjukkan dengan skor rata-rata pretest 59,73 menjadi 83,73 pada posttest di kelas eksperimen (sig. 0,000 < 0,05). Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol (sig. 0,002 < 0,05). Dengan demikian, penerapan metode SAS berbantuan buku cerita bergambar berpengaruh positif terhadap kemampuan membaca permulaan siswa.