Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Cerita Rakyat “SI KANTAN”: Kajian Struktural Naratif Vladimir Proop Lutfiah Aini; Kusubakti Andajani; Martutik Martutik
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur naratif dalam cerita rakyat “Si Kantan” dengan menggunakan teori Vladimir Propp yang berfokus pada fungsi pelaku dalam naratif. Kajian ini berupaya mendeskripsikan dan mengidentifikasi fungsi-fungsi pelaku sekaligus mengeksplorasi bagaimana pola naratif Propp dapat diterapkan pada karya sastra tradisional Nusantara, yang masih jarang diteliti menggunakan pendekatan ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan analisis struktural naratif melalui tahapan identifikasi morfologi cerita, pengelompokan aksi-aksi naratif, dan pemetaan terhadap 31 fungsi pelaku yang diuraikan Propp. Hasil penelitian menunjukkan 12 fungs i yang relevan dan muncul dalam narasi Si Kantan, dengan variasi unik yang mencerminkan konteks budaya lokal. Temuan ini memberikan kontribusi baru dalam kajian struktural naratif di Indonesia, terutama dalam kaitannya dengan adaptabilitas teori Propp pada cerita rakyat yang memiliki karakteristik budaya khas. Penelitian ini menegaskan bahwa teori struktural naratif dapat diterapkan pada ragam cerita yang berbeda, membuka ruang bagi studi lanjutan terhadap kekayaan naratif lokal melalui lensa struktural. skema kerangka cerita yang membentuk struktur adalah sebagai berikut, Β, ζ, T, ↑, M, H, N, ↓, K, W, Α, U. Skema yang menggambarkan perjuangan tokoh sejak kematian ayah tokoh dimulai dari β --- H. Setelah perjuangan dilakukan maka si tokoh melangsungkan pernikahan, N---U.
Pengembangan Model Investigasi Kelompok dalam Pembelajaran Menulis Teks Laporan Hasil Observasi bagi Siswa SMK Lutfiah Aini; Kusubakti Andajani; Martutik
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3213

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran investigasi kelompok untuk meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi (LHO) siswa SMK dengan menggunakan model penelitian dan pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahap Define dilakukan melalui wawancara dengan guru bahasa Indonesia, analisis silabus, RPP, serta hasil tulisan siswa untuk memetakan kesulitan konkret dalam menulis teks LHO. Tahap Design meliputi perancangan sintaks model (orientasi dan penentuan fokus observasi, perencanaan investigasi, pengumpulan data, analisis dan penyusunan laporan, presentasi hasil, serta refleksi), sistem sosial, prinsip reaksi, dan sistem pendukung berupa RPP, LKPD, bahan ajar, serta rubrik penilaian teks LHO, infografis, dan presentasi. Tahap Develop mencakup validasi ahli pembelajaran dan ahli materi, revisi produk, serta uji coba terbatas pada 36 siswa kelas X SMK. Tahap Disseminate direncanakan melalui diseminasi ke forum MGMP dan publikasi ilmiah, namun penelitian ini dilaporkan sampai pada tahap uji coba terbatas. Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi ahli, angket kepraktisan guru, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket respons siswa, serta rubrik penilaian teks LHO, infografis, dan presentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan sangat layak (validasi ahli pembelajaran 82% dan ahli materi 83%), sangat praktis (penilaian guru 84% dan keterlaksanaan 96%), dan efektif meningkatkan kemampuan menulis teks LHO. Nilai rata-rata menulis teks LHO meningkat dari 72,3 menjadi 84,85 dengan peningkatan 17,4%, ketuntasan klasikal naik dari 67% menjadi 100%, sedangkan rata-rata kualitas teks LHO, infografis, dan presentasi masing-masing mencapai 86,1; 83,6; dan 80,7. Respon siswa sangat positif dengan skor rata-rata 4,23 (84,6%). Model investigasi kelompok terbukti mampu meningkatkan kemampuan menulis LHO sekaligus mengembangkan keterampilan sosial dan kolaboratif siswa.