Intan Rizkiana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI PENGANGGURAN DAN INFLASI DI INDONESIA Imron Syabani; Intan Rizkiana; Najmah Fauziyyah; Sarpini, Sarpini
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v10i5.7110

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana masyarakat Indonesia berpartisipasi dalam mengurus tantangan ekonomi makro, yaitu inflasi dan tingkat pengangguran. Inflasi yang meningkat dan angka pengangguran yang stabil sering kali saling berkorelasi, mempengaruhi daya beli individu dan stabilitas ekonomi nasional. Menggunakan metode analisis kualitatif, penelitian ini mempelajari berbagai macam strategi yang dipilih oleh warga lokal, termasuk peningkatan kemampuan melalui pendidikan formal dan informal, pengembangan UMKM, serta partisipasi aktif dalam aktivitas ekonomi non-formal. Penelitian ini juga menelaah kerjasama antara publik dengan pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja baru dan mengontrol inflasi harga barang pokok. Hasil penelitian menunjukan bahwa kontribusi langsung masyarakat dalam berbagai program kewirausahaan dan pelatihan profesi dapat membantu mengurangi statistik pengangguran serta meningkatkan ketahanan finansial individu. Saran dari hasil penelitian ini meliputi perlunya dukungan tambahan dari otoritas pemerintah dalam hal akses modal dan pelatihan, serta peningkatan kesadaran publik akan pentingnya adaptasi terhadap perubahan situasi ekonomi. Dengan demikian, peran aktif masyarakat sangat esensial dalam menciptakan solusi berkelanjutan untuk mengatasi tantangan inflasi dan pengangguran di Indonesia.
PENGARUH PEMBIAYAAN TERHADAP LABA BERSIH DENGAN FINTECH SEBAGAI VARIABEL MODERASI PERIODE 2015-2024 Intan Rizkiana
Journal of Islamic Accounting Competency Vol. 6 No. 1 (2026): J-ISACC (Journal Of Islamic Accounting Competency)
Publisher : Prodi Akuntansi Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jisacc.v6i1.5736

Abstract

  ABSTRACK This study aims to analyze the effect of Islamic financing (murabahah, mudharabah, musyarakah, ijarah, istishna, and qardh) on the net profit of Islamic banks, with fintech as a moderating variable, during the 2015–2024 period. The method used is multiple linear regression and moderation regression, utilizing SPSS version 27. The results show that, partially, only istishna financing has a significant effect on net profit. Murabahah, mudharabah, musyarakah, ijarah, and qardh do not have a significant effect. However, simultaneously, all financing variables significantly influence net profit. The moderation test reveals that fintech only moderates the effect of istishna financing on net profit, while it does not moderate the relationship for other types of financing. This may be due to the complexity of contracts, high risk, and the difficulty in automating management for certain financing schemes. Therefore, there is a need for fintech product innovations that are more aligned with the characteristics of Islamic financing, along with improved education and regulations. These findings are expected to serve as a reference for developing financing strategies and financial technology in the Islamic banking sector.