Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA BOS BERBASIS PRINSIP SYARIAH DALAM MENDUKUNG KEGIATAN PEMBELAJARAN DI MI ROBITHOH ISLAMI GANTUNGAN Zaenal Maarif; M Masrukhan
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 5 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v12i5.8977

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of Sharia-based management of BOS (School Operational Assistance) funds in supporting learning activities at MI Robithoh Islami Gantungan. As one of the primary funding sources for schools, BOS funds require transparent, accountable, and Sharia-compliant management to ensure their optimal impact on education quality. The research employs a quantitative approach supported by descriptive qualitative data. Primary data were collected through interviews, observations, and questionnaires, while secondary data were obtained from financial documents and academic reports of the school. The findings reveal that the implementation of Sharia principles in managing BOS funds has enhanced the efficiency of fund utilization, supported the provision of learning facilities and infrastructure, and improved students' motivation and achievements. Success indicators include better student learning outcomes, improved learning facilities, and the implementation of relevant educational programs. However, challenges remain, particularly regarding the limited understanding of Sharia principles among managers and the optimization of financial management. The study concludes that Sharia-based management of BOS funds can positively impact the quality of learning when conducted with careful planning, transparent implementation, and regular evaluation. It provides strategic recommendations for other Islamic schools to adopt similar principles in managing educational funds.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA NANAS MADU DENGAN PENDEKATAN SWOT DI KABUPATEN PEMALANG Rudi Kurniawan; M Masrukhan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha nanas madu di Kabupaten Pemalang merupakan salah satu sektor agribisnis hortikultura yang memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemasaran, rendahnya diversifikasi produk, keterbatasan modal, serta meningkatnya persaingan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi faktor internal dan eksternal usaha nanas madu serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat berdasarkan pendekatan Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT). Penelitian menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang diperoleh melalui database PubMed dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan meliputi honey pineapple, pineapple agribusiness, SWOT analysis, business development strategy, Ananas comosus, strategi pengembangan nanas, analisis SWOT, dan usaha nanas madu. Data dianalisis secara deskriptif melalui proses identifikasi, seleksi, sintesis, dan interpretasi hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekuatan utama usaha nanas madu terletak pada kualitas produk yang unggul, kondisi agroklimat yang mendukung, serta pengalaman petani dalam budidaya. Kelemahan utama meliputi rendahnya nilai tambah produk, terbatasnya akses permodalan, lemahnya pemasaran, dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital. Peluang yang tersedia mencakup meningkatnya permintaan pasar, perkembangan teknologi informasi, dukungan pemerintah, serta potensi pengembangan agroindustri dan agrowisata. Sementara itu, ancaman berasal dari persaingan antardaerah, perubahan iklim, fluktuasi harga sarana produksi, dan perubahan preferensi konsumen. Berdasarkan analisis SWOT, strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi peningkatan kualitas produk, diversifikasi produk olahan, digitalisasi pemasaran, penguatan kelembagaan petani, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Implementasi strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing, keberlanjutan usaha, serta kesejahteraan petani nanas madu di Kabupaten Pemalang.