Isnanto, Isnanto
Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pop-Up Book Sebagai Media untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar tentang Konsumsi Makanan Kariogenik Ananta, Indriyani; Larasati, Ratih; Isnanto, Isnanto
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16116

Abstract

Cariogenic foods are foods that contain high levels of sugar, which can cause cavities. The high incidence of caries in children can be caused by the limited knowledge of children about the consumption of cariogenic foods. The knowledge that will be conveyed to children must attract attention so that the information conveyed can be accepted. The purpose of this study was to determine the effectiveness of using pop-up book media on increasing knowledge about the consumption of cariogenic foods in elementary school students. This study used a one group pretest-posttest design involving 33 sixth grade students of SDN Marengan Laok 1, Sumenep. The level of knowledge in the phases before and after counseling with pop-up book media was measured by filling out a questionnaire. Furthermore, a comparative analysis of the level of knowledge between before and after the intervention was carried out using the Wilcoxon test. The results of the analysis showed that before the intervention, the highest level of knowledge was sufficient (68%); while after the intervention, the highest level of knowledge was good (95%). The p-value from the results of the comparative analysis of the level of knowledge was 0.000, so it was interpreted that there was a significant difference in the level of knowledge between before and after counseling using pop-up book media. Furthermore, it could be concluded that counseling with pop-up book media is effective in increasing elementary school students' knowledge about the consumption of cariogenic foods.Keywords: cariogenic foods; students; elementary school; knowledge; pop-up book media ABSTRAK Makanan kariogenik merupakan makanan yang mengandung tinggi akan gula, yang dapat menyebabkan gigi berlubang. Tingginya angka kejadian karies pada anak salah dapat disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan anak tentang konsumsi makanan kariogenik. Pengetahuan yang akan disampaikan kepada anak harus menarik perhatian sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas penggunaan media pop-up book terhadap peningkatan pengetahuan tentang konsumsi makanan kariogenik pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan rancangan one group pretest-posttest dengan melibatkan 33 siswa kelas VI SDN Marengan Laok 1, Sumenep. Tingkat pengetahuan pada fase sebelum dan sesudah penyuluhan dengan media pop-up book diukur melalui pengisian kuesioner. Selanjutnya dilakukan analisis perbandingan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah intervensi menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum intervensi, tingkat pengetahuan terbanyak adalah cukup (68%); sedangkan sesudah intervensi, tingkat pengetahuan terbanyak adalah baik (95%). Nilai p dari hasil analisis perbandingan tingkat pengetahuan adalah 0,000, sehingga diinterpretasikan bahwa ada perbedaan tingkat pengetahuan secara signifikan antara sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan media pop-up book. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa penyuluhan dengan media pop-up book efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang konsumsi makanan kariogenik.Kata kunci: makanan kariogenik; siswa; sekolah dasar; pengetahuan; media pop-up book
Pengetahuan Pasien tentang Karies Gigi di Poli Gigi Puskesmas Kangayan Kepulauan Kangean Mardlatillah, Lutviana; Isnanto, Isnanto; Sugito, Bambang Hadi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16424

Abstract

The main oral health problem among dental clinic patients is dental caries. A lack of understanding of the etiology of dental caries can contribute to its development. The purpose of this study was to determine the level of understanding of dental caries among dental clinic patients. This descriptive study focused on dental caries among dental clinic patients at the Kangayan Community Health Center in the Kangean Islands. Data were collected through questionnaires, which were then analyzed using descriptive statistics in the form of frequencies and percentages. The findings of this study indicate that the highest level of patient understanding for each component of knowledge is as follows: the importance of dental caries is in the good category (82%), the causes of dental caries are in the sufficient category (73%), the impact of dental caries is in the sufficient category (60%), the prevention of dental caries is in the sufficient category (67%), and the treatment of dental caries is in the low category (48%). It can be concluded that the level of knowledge of dental clinic patients about dental caries at the Kangayan Community Health Center in the Kangean Islands is in the sufficient category.Keywords: dental caries; patients; dental clinic; knowledge ABSTRAK Masalah kesehatan gigi dan mulut yang utama pada pasien poli gigi adalah karies gigi. Kurangnya pemahaman tentang etiologi karies gigi dapat menyebabkan perkembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman tentang karies gigi pada pasien di poli gigi. Penelitian ini merupakan studi deskriptif yang berfokus pada karies gigi pada pasien poli gigi di Puskesmas Kangayan di Kepulauan Kangean. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, yang selanjutnya dianalisis dengan metode statistika deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Temuan penelitian ini menunjukkan Tingkat pemahaman pasien yang paling besar pada masing-masing komponen pengetahuan adalah sebagai berikut: pentingnya karies gigi dalam kategori baik (82%), penyebab karies gigi dalam kategori cukup (73%), dampak karies gigi dalam kategori cukup (60%), pencegahan karies gigi berada dalam kategori cukup (67%), terapi karies gigi dalam kategori rendah (48%). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan pasien klinik gigi tentang karies gigi di Puskesmas Kangayan Kepulauan Kangean berada pada kategori cukup.Kata kunci: karies gigi; pasien; poli gigi; pengetahuan