Sugito, Bambang Hadi
Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Permainan Halma sebagai Media yang Efektif untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar tentang Karies Gigi Ilham, Saiful; Sugito, Bambang Hadi; Marjianto, Agus
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16137

Abstract

Dental caries is one of the most common dental and oral health problems experienced by school-aged children, especially elementary school students. This is due to the lack of independence in maintaining dental and oral hygiene in children, resulting in poor dental and oral hygiene in children. The purpose of this study was to measure the increase in knowledge about dental caries before and after the use of Halma media in high school students at SD Plus Muhammadiyah 1 Waru Pamekasan Madura. The study design was a one-group pre-test and post-test, involving 57 high school students. Data on knowledge were collected using a questionnaire in the pre- and post-intervention phases. Data analysis was performed using the Wilcoxon test. The results showed that there was a difference in knowledge about dental caries between before and after counseling using Halma media. Knowledge about dental caries before counseling was low, with a mean of 54.56 and a standard deviation of ±15.876, while after counseling using Halma media, the average was dominated by good results with a mean of 92.37 and a standard deviation of 6.755. The conclusion of this study indicates that counseling using the Halma game is effective in increasing elementary school students' knowledge about dental caries.Keywords: dental caries; Halma media; knowledge ABSTRAK Karies gigi menjadi salah satu permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang paling umum dialami anak usia sekolah, terutama siswa sekolah dasar. Hal ini disebabkan belum mandirinya anak dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut, sehingga kebersihan gigi dan mulut pada anak masih buruk. Tujuan penelitian ini adalah mengukur peningkatan pengetahuan tentang karies gigi sebelum dan setelah penggunaan media halma siswa kelas tinggi SD Plus Muhammadiyah 1 Waru Pamekasan Madura. Desain penelitian ini adalah one grup pre test and post test, yang melibatkan 57 siswa kelas tinggi. Data tentang pengetahuan dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner pada fase sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan tentang karies gigi antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan menggunakan media permainan halma. Pengetahuan tentang karies gigi sebelum dilakukan penyulahan adalah kurang, dengan rerata 54,56 dan simpangan baku ±15,876, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan menggunakan media pemainan halma didapatkan rerata sudah didominasi hasil baik dengan rerata 92,37 dan simpangan baku 6,755. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan menggunakan media permainan halma efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang karies gigi.Kata kunci: karies gigi; media halma; pengetahuan
Kurangnya Pengetahuan Siswa Sekolah Menengah Pertama tentang Seputar Penambalan Gigi Anggraini, Dian; Sugito, Bambang Hadi; Hidayati, Sri
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16300l

Abstract

The treatment for cavities involves filling. The Performance Treatment Index (PTT) is an indicator that shows the percentage of permanent teeth that have been filled compared to Decayed, Missing, and Filled Teeth (DMF-T), with a standard of 50%. In the field, many students still have low Performance Treatment Index (PTI) percentages. The purpose of this study was to determine the level of knowledge about dental fillings among junior high school students. This was a descriptive quantitative study involving 81 students from An-Nawah Islamic Junior High School, Pasean, Pamekasan. The data collection method used was a questionnaire. The data obtained were then analyzed using descriptive statistics in the form of frequencies and proportions. The results showed that students' knowledge about dental fillings and their indications was considered insufficient, knowledge about the purpose of dental fillings was considered insufficient, and knowledge about the consequences of not filling cavities was also considered insufficient. Therefore, it can be concluded that there is still a general lack of knowledge among students from An-Nawah Islamic Junior High School, Pasean, regarding dental fillings.Keywords: cavities; dental fillings; knowledge; junior high school students ABSTRAK Penanganan yang dilakukan untuk merawat gigi berlubang adalah dengan melakukan penambalan gigi. Performance Treathment Index merupakan indikator yang menunjukkan persentase jumlah gigi tetap yang telah ditambal terhadap Decayed, Missing, and Filled Teeth (DMF-T) dengan standar 50%. Di lapangan masih banyak ditemukan rendahnya presentase Performance Treathment Index (PTI) pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang penambalan gigi pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif deskriptif yang melibatkan 81 siswa SMP Islam An-Nawah Pasean Pamekasan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengisian kuesioner. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode statistika deskriptif berupa frekuensi dan proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang penambalan gigi dan indikasi gigi masuk dalam kategori kurang, pengetahuan tentang tujuan penambalan gigi masuk dalam kategori kurang, pengetahuan tentang akibat jika tidak dilakukan penambalan pada gigi berlubang juga masuk dalam kategori kurang. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa secara umumnya masih ada masalah kurangnya pengetahuan para siswa SMP Islam An-Nawah Pasean tentang penambalan gigi.Kata kunci: gigi berlubang; penambalan gigi; pengetahuan; siswa sekolah menengah pertama
Pengetahuan Pasien tentang Karies Gigi di Poli Gigi Puskesmas Kangayan Kepulauan Kangean Mardlatillah, Lutviana; Isnanto, Isnanto; Sugito, Bambang Hadi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16424

Abstract

The main oral health problem among dental clinic patients is dental caries. A lack of understanding of the etiology of dental caries can contribute to its development. The purpose of this study was to determine the level of understanding of dental caries among dental clinic patients. This descriptive study focused on dental caries among dental clinic patients at the Kangayan Community Health Center in the Kangean Islands. Data were collected through questionnaires, which were then analyzed using descriptive statistics in the form of frequencies and percentages. The findings of this study indicate that the highest level of patient understanding for each component of knowledge is as follows: the importance of dental caries is in the good category (82%), the causes of dental caries are in the sufficient category (73%), the impact of dental caries is in the sufficient category (60%), the prevention of dental caries is in the sufficient category (67%), and the treatment of dental caries is in the low category (48%). It can be concluded that the level of knowledge of dental clinic patients about dental caries at the Kangayan Community Health Center in the Kangean Islands is in the sufficient category.Keywords: dental caries; patients; dental clinic; knowledge ABSTRAK Masalah kesehatan gigi dan mulut yang utama pada pasien poli gigi adalah karies gigi. Kurangnya pemahaman tentang etiologi karies gigi dapat menyebabkan perkembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman tentang karies gigi pada pasien di poli gigi. Penelitian ini merupakan studi deskriptif yang berfokus pada karies gigi pada pasien poli gigi di Puskesmas Kangayan di Kepulauan Kangean. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, yang selanjutnya dianalisis dengan metode statistika deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Temuan penelitian ini menunjukkan Tingkat pemahaman pasien yang paling besar pada masing-masing komponen pengetahuan adalah sebagai berikut: pentingnya karies gigi dalam kategori baik (82%), penyebab karies gigi dalam kategori cukup (73%), dampak karies gigi dalam kategori cukup (60%), pencegahan karies gigi berada dalam kategori cukup (67%), terapi karies gigi dalam kategori rendah (48%). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan pasien klinik gigi tentang karies gigi di Puskesmas Kangayan Kepulauan Kangean berada pada kategori cukup.Kata kunci: karies gigi; pasien; poli gigi; pengetahuan