Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Developing students' worksheet based on scientific approach in cell as the system of life Dyah Ayu Fajarianingtyas; Naufal Afif Akbar; H Herowati
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 12 No 1 (2019): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.v12n1.109-121

Abstract

Students worksheet scientific approach is a teaching material that contains material that teaches students to experiment by following the steps based on the scientific method. The scientific method is observed, ask, gather information, associate, and communicate. The results of observation, interview with the teachers and students found that the teacher uses the revised version of the 2013 Curriculum’s handbook of natural science for grade VII. The books contain student activities cannot be done because of the limited media available in the school. So, the teacher must make student worksheets as complementary media for student activities. Constraints experienced by teachers in learning activities with the 2013 Curriculum include limited media such as electron microscope, mount, and surgical appliance for the subject of life organization system, etc. Teachers are predominantly applying scientific steps on students at the aspect of observing, questioning, and communicating, so that students’ knowledge and skill are less optimized. This study aims to determine the feasibility of student worksheets based on the VII class scientific approach. This type of research is Research and Development (R & D) with the Four D research model consisting. The sample used was Kalianget 2 Public Middle School. The result of the research showed that feasibility of Student Worksheets based on Scientific Approach obtained very feasible category, with the percentage feasibility material of 86.11% (very feasible category), feasibility format of the 85.42% (very feasible category), feasibility display of the 85.94% (category is very feasible).
GAYA BELAJAR DAN MISKONSEPSI SISWA PADA KONSEP REDOKS DI SMA NEGERI I SUMENEP Dyah Ayu Fajarianingtyas; Herowati Herowati; Ratih Yuniastri
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 7 No. 1 (2017): May 2017
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v7i1.21

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk memetakan dan menganalisis gaya belajar yang dimiliki siswa miskonsepsi dan menentukan adanya keterkaitan antara gaya belajar dengan miskonsepsi siswa pada konsep kimia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimental dan bentuk desainnya adalah One Shot Case Study. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 4 dan XI MIA 6 sejumlah 67 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, paparan data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peta gaya belajar siswa menunjukkan bahwa siswa yang mengalami miskonsepsi mempunyai gaya belajar yang beragam dan didominasi oleh gaya belajar sensing-intuitive seimbang, visual-verbal seimbang, active-reflektive seimbang dan sequential-global seimbang; (2) Berdasar hasil uji Chi- Square diperoleh  bahwa ada hubungan antara gaya belajar siswa dengan miskonsepsi siswa pada dimensi persepsi dan dimensi input gaya belajar siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK STRIP SAINS “PEMANASAN GLOBAL” UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI MEMBACA SISWA KELAS VII SMPN 2 SUMENEP Firda Maghfirah; Herowati Herowati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 7 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v7i2.24

Abstract

Media pembelajaran merupakan alat yang penyampai pesan atau informasi pembelajaran. Media visual mampu menumbuhkan minat siswa dan menghubungkan isi materi pelajaran dengan dunia nyata. Komik sebagai media visual berfungsi untuk menyampaikan pesan dan menghibur. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk mengetahui kelayakan media komik strip sainsdan peningkatan motivasi membaca siswa setelah membaca media komik strip sains. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan (Reseaerch and Development). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 2 Sumenep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan mendapat persentase sebesar 97,44% oleh ahli materi dan 93,5% dari ahli desain dengan kategori layak. Produk yang dikembangkan dapat meningkatkan motivasi membaca siswa dilihat dari signifikansi sebesar 0,0 dan nilai positive ranks lebih banyak dibandingkan dengan negative ranks. Media komik yang dikembangkan juga mendapat persentase respon siswa sebesar 84,37% dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media komik strip sains yang dikembangkan dapat meningkatkan motivasi membaca siswa kelas VII SMPN 2 Sumenep.
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM IPA BERBASIS KULTUR MASYARAKAT PESISIR UNTUK SISWA KELAS VII SMPN 5 SUMENEP Rasmiati Rasmiati; Lutfiana Fazat Azizah; Herowati Herowati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 8 No. 1 (2018): May 2018
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v8i1.31

Abstract

Problems experienced by students of class VII SMPN 5 Sumenep namely the science practicum instructionsdoes not contain the components clearly and completely. This makes students do not understand the activities practicum performed. The purpose of this research is to know the feasibility of science practicum instructionsbased on coastal community culture, and student and science teacher's response to the practicum instructions. This research is a research and development (Research and Development) by using Sugiyono development model (2018). The subjects of this study were 12 students of class VII SMPN 5 Sumenep selected at random with 3 students on product simulation test and 9 students on the trial of product usage. The results of feasibility of the science practicum instructionsbased on the culture of coastal communities were averaged at 74% with the criteria deserved for the content of the product and 92.7% for the average product display with very deserved criteria. The student's response is obtained on average 100% for product simulation phase and 96,9% on trial of product usage, with the same category that is very good. IPA teachers' responses to the science practicum instructions based on coastal societies culture are included in the excellent category with an average of 100%.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MENGGUNAKAN LEMBAR KERJA MAHASISWA PADA MATA KULIAH INOVASI PEMBELAJARAN IPA DI KAMPUS CEMARA Dyah Ayu Fajarianingtyas; Herowati Herowati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 8 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v8i2.40

Abstract

PENGEMBANGAN BUKU KERJA MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI PENUNJANG MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN Herowati Herowati; Lutfiana Fazat Azizah
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.71

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan buku kerja media pembelajaran IPA berbasis kontekstual sebagai penunjang mata kuliah media pembelajaran ditinjau dari validasi ahli. Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian pengembangan 4D (four D) yang terdiri dari 4 tahapan yaitu: Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develope (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Penelitian ini terbatas hanya pada tahap define, design, dan develope. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu kelayakan buku kerja media pembelajaran IPA berbasis kontekstual didapatkan dari hasil validasi aspek materi 96%, desain memperoleh rata-rata persentase 98% dan respon mahasiswa 95% dengan kategori sangat layak sehingga buku kerja media pembelajaran IPA berbasis kontekstual dapat digunakan.
EKPLORASI LINGKUNGAN PESISIR KALIANGET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENUNJANG PEMBELAJARAN IPA KONSTEKTUAL Herowati Herowati; Lutfiana Fazad Azizah
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan lingkungan pesisir Kalianget Kabupaten Sumenep untuk dapat dikembangkan menjadi buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis lingkungan pesisir. Model yang digunakan dalam penelitian ini adala ADDIE yang terdiri dari analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Penelitian ini terbatas pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Hasil penelitian berupa kelayakan buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis lingkungan pesisir didapatkan dari hasil validasi aspek materi memperoleh hasil rata-rata presentase 86% dengan nilai indeks kesepakatan ahli 0,86 dengan kategori sangat valid, validasi aspek desain memperoleh hasil 95%, dan respon guru memperoleh hasil 90% dengan kategori sangat layak sehingga buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis lingkungan pesisir dapat digunakan.
KAJIAN TENTANG IMPLEMENTASI MODUL BAHAN KIMIA DI RUMAH TANGGA PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 SIDOARJO TAHUN PELAJARAN 2005/2006 Herowati Herowati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2011): Mei 2011
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v1i1.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan umum: “Apakah modul bahan kimia di rumah tangga yang telah dikembangkan oleh Susilawati (2004) efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di SMP?”, dan menjawab pertanyaan yang lebih operasional: (1) Bagaimanakah kualitas proses pembelajaran dengan menggunakan modul bahan kimia di rumah tangga yang telah dikembangkan?; (2) Bagaimanakah ketuntasan belajar siswa SMP kelas VII dalam mempelajari pokok bahasan bahan kimia di rumah tangga menggunakan modul bahan kimia di rumah tangga yang telah dikembangkan?; (3) Bagaimana persepsi siswa terhadap modul bahan kimia di rumah tangga? Data penelitian berupa data kuantitatif skor tes untuk materi bahan kima di rumah tangga, serta data kuantitatif lembar observasi ranah psikomotorik, dan data kuantitatif berupa skor siswa hasil pengolahan angket yang diinterpretasikan berdasarkan kriteria yang dinyatakan oleh Arikunto, dan data kualitatif hasil pengolahan lembar observasi diskusi dinyatakan dengan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: Secara umum modul bahan kimia di rumah tangga yang dikembangkan oleh Susilawati (2004) adalah efektif untuk diimplentasikan dalam pembelajaran di SMP. Secara operasional diperoleh bahwa: (1) kualitas proses pembelajaran ditinjau dari: (a) aspek afektif yaitu keaktifan siswa pada saat diskusi dengan kategori paling aktif dalam kegiatan menjawab pertanyaan; (b) aspek psikomotorik siswa pada saat praktikum tergolong dalam kategori sangat aktif; (2) ketuntasan belajar siswa dalam mempelajari materi bahan kimia di rumah tangga sebesar 90,0% dengan skor rata-rata kelas sebesar 76,10. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar telah memenuhi kriteria standar ketuntasan belajar mengajar (SKBM); (3) data persepsi siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan modul diperoleh 55,0% (22 orang) menyatakan sangat setuju dan 18 orang siswa (45,0%) menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa siswa menyetujui pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan modul bahan kimia di rumah tangga model learning cycle (LC). Dengan demikian hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih strategi belajar ‘baru’ untuk mengaktualisasikan keterampilan proses sains secara maksimal dalam pembelajaran dan dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengembangan modul untuk materi yang lain.
PENGEMBANGAN MEDIA IPA ADOBE FLASH PADA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SISWA KELAS VIII Mahmud Qusyairi; Dyah Ayu Fajarianingtyas; Herowati Herowati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 11 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v11i2.184

Abstract

Tujuan penelitian untuk menilai kelayakan media pembelajaran IPA menggunakan adobe flash memuat pembelajaran kontekstual dan respon guru dan siswa. Rancangan penelitian ini R&D tipe ADDIE yaitu analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Data penelitian diambil dari kelayakan produk dan respon serta hasil belajar. Data kelayakan dari hasil kelayakan produk. Data respon diperoleh dari hasil angket. Hasil belajar dari pre dan post siswa. Hasil peneltian menunjukkan bahwa kelayakan media pembelajaran kontekstual menggunakan adobe flash memperoleh 86,59% (sangat layak). Respon guru dan siswa memperoleh persentase skor 99,60% (sangat baik). Hasil belajar siswa mengarah pada nilai positif.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBANTUAN BUKU PETUNJUK MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KONTEKSTUAL PESISIR Herowati Herowati; Lutfiana Fazad Azizah
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v12i1.198

Abstract

Pengembangan perangkat pembelajaran IPA berbantuan buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis kontekstual pesisir. Kabupaten Sumenep lebih didominasi oleh wilayah pesisir, sehingga lingkungan pesisir tersebut akan sangat berpotensi apabila dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran IPA kontekstual. Buku petunjuk media pembelajaran IPA kontekstual yang telah dikembangkan sebelumnya dapat dimanfaatkan dalam penerapan pembelajaran kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA berbantuan buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis kontekstual pesisir. Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian pengembangan 4D (four D) yang terdiri dari 4 tahapan yaitu: Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develope (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Penelitian ini terbatas hanya pada tahap define, design, dan develope. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu kelayakan Kelayakan perangkat pembelajaran IPA berbantuan buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis kontekstual pesisir didapatkan dari validasi ahli materi 95,4% dan validasi ahli pembelajaran memperoleh rata-rata persentase 94,3% dengan kategori sangat layak sehingga perangkat pembelajaran IPA berbantuan buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis kontekstual pesisir dapat digunakan.. Kata Kunci: Perangkat pembelajaran, pembelajaran IPA, kontekstual pesisir ABSTRACT The development of science learning tools assisted by a coastal contextual-based natural science learning media manual. Sumenep Regency is dominated by coastal areas, so that the coastal environment has the potential if it can be used as a contextual science learning medium. The contextual science learning media manual that has been developed previously can be used in the application of contextual learning. The purpose of this research is to produce science learning tools assisted by a coastal contextual-based science instruction manual. The research model used is a 4D development research model which consists of 4 stages, namely: defining, designing, developing, and distributing. This research is limited to define, design, and develop stages. The research results obtained are the feasibility of learning tools assisted by a coastal contextual-based science learning media manual obtained from material expert validation 95.4% and learning expert validation obtaining an average percentage of 94.3% with a very feasible category so that science learning tools are assisted by Coastal contextual-based science learning media manuals can be used Keywords: Learning devices, science learning, coastal contextual