Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Zakat Fitrah dan Beberapa Permasalahannya Anik Faridah
Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 10 No 1 (2016): MARET
Publisher : Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/almabsut.v10i1.109

Abstract

Zakat merupakan ibadah yang tidak hanya memiliki nilai hubungan vertikal (antara manusia dengan Tuhan), tetapi, zakat juga memiliki nilai ibadah horizontal (antara manusia dengan sesama manusia). Dengan zakat kebutuhan-kebutuhan ummat dapat terpenuhi, termasuk diantaranya pengentasan kemiskinan. Akan tetapi di kalangan masyarakat sebagian masih belum menerapkan zakat sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang semestinya demi terciptanya maqa>s}id al-shari>’ah (tujuan-tujuan hukum syara’). Seperti siapa saja yang sebenarnya berhak menerima dan siapa yang tidak berhak berikut kriteria-kriteria orang-orang yang berhak untuk menerima zakat tersebut. Oleh karena itu, tulisan ini mencoba untuk membahas tentang ketentuan-ketentuan pokok dari salah satu jenis zakat, yaitu zakat fitrah dengan tujuan agar pelaksanaan zakat tersebut benar-benar bisa tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan yang dikehendaki yang menyentuh dimensi ketuhanan dan dimensi kemanusiaan.Pembahasan dalam tulisan ini dititikberatkan pada perspektif Fiqh Sha>fi’i> yang dianut oleh mayoritas umat Islam di Indonesia, khususnya pendapat salah seorang ulama Sha>fi’iyyah kontemporer, Wahbah al-Zuh}ayli> dengan mencantumkan beberapa pendapat ulama lain sebagai muqa>balah (perbandingan) dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang benar dan dapat diterapkan (applicable) sesuai dengan kultur n karakter umat Islam di Indonesia.