Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan kombinasi kompos tithonia dan pupuk kandang bebek untuk mengoptimalkan produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) Fikri , Hidayatul; Chan, Sari Rukmana Okta Sagiita; Fambari, Rovel Lando
JURNAL HORTUSCOLER Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang tergolong dalam sayuran umbi. Pada budidaya bawang merah, biasanya petani menggunakan pupuk anorganik secara terus menerus. Hal Ini dapat menurunkan kesuburan tanah. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan pupuk organik seperti kompos kombinasi daun tithonia dan pupuk kandang bebek pada budidaya tanaman bawang merah.Tujuan penelitian ini  adalah untuk untuk mengoptimalkan produksi bawang merah dan menganalisis kelayakan usaha budidaya bawang merah di kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Agustus sampai Desember 2022 di lahan percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Kegiatan yang telah dilakukan adalah pembuatan kompos, pengadaan umbi bibit, persiapan lahan, pengaplikasian kompos, pemasangan mulsa, persiapan dan penanaman umbi bibit, pemeliharaan yaitu penyiraman, penyulaman, penyapuan, penyiangan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pasca panen serta pemasaran. Produksi bawang merah pada kegiatan proyek usaha mandiri, mencapai 201 kg/250 m² setara 8 ton/Ha, produksi belum optimal jika dibandingkan produksi bawang merah di Kabupaten Lima Puluh Kota sebesar 12,06 ton/Ha setara dengan 301,5 kg/250 m². Harga jual rata-rata Rp. 20.731 per kg sehingga memperoleh pendapatan Rp. 4.167.000, biaya yang dikeluarkan untuk proyek usaha mandiri Rp. 1.787.978 dengan RC ratio 2,3 dan profitabilitas 133 %. Dengan demikian proyek usaha mandiri memperoleh keuntungan dan layak untuk  diusahakan.
Pemanfaatan Eco Enzyme dalam Proses Biodrying Limbah Gambir (Uncaria Gambir Roxb) pada Kelompok Tani Bunga Gambir di Kecamatan Mungka Rivo Yulse Viza; Sriwulantari, Veronika; Fambari, Rovel Lando
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v4i4.6802

Abstract

Mungka District in Lima Puluh Kota Regency, West Sumatra, is one of the main centers of gambier production that generates a large amount of solid waste from the leaf pressing process. This waste had previously been unmanaged and posed an environmental pollution risk. This community service program aimed to implement bio drying technology based on eco enzym as an environmentally friendly solution to convert gambier pressing waste into value-added organic compost. The program was carried out collaboratively with the Bunga Gambir Farmers Group through training, demonstration, and field mentoring. The partners successfully produced eco enzym from household organic materials and applied it in the bio drying process. The activity resulted in a reduction of waste volume and moisture content by up to 70%, a color change to dark brown, odor reduction, and the formation of semi-mature compost with crumbly texture and no unpleasant odor. The compost product is currently being matured and evaluated for quality before field application. This program improved the knowledge, technical skills, and awareness of the farmers in sustainable waste management and established a practical model for eco enzym–based gambier waste processing that can be replicated in other rural communities.