Di tengah pesatnya laju digitalisasi, bidang pendidikan, termasuk pendidikan seni, telah mengalami transformasi yang signifikan. Meskipun seni telah lama dikenal sebagai wahana untuk mengekspresikan diri dan berkreasi, perannya dalam mempersiapkan siswa untuk masa depan menjadi semakin menonjol. Akan tetapi, mengelola program pendidikan seni di era digital menghadirkan tantangan yang unik. Tantangan tersebut meliputi keterbatasan akses terhadap teknologi, pelatihan guru yang tidak memadai, dan perubahan kurikulum yang cepat. Studi kualitatif ini menggunakan tinjauan pustaka untuk mengeksplorasi landasan teori manajemen pendidikan seni di era digital, dengan fokus pada tantangan dan peluang untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21. Dengan mengkaji literatur yang relevan, makalah ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bagaimana teknologi digital dapat meningkatkan pendidikan seni, mengidentifikasi peluang yang muncul, dan mengusulkan strategi untuk mengoptimalkan pembelajaran seni di era digital.