Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perhitungan Biaya Kecelakaan Kota Yogyakarta, Palembang, Pontianak dan Surabaya menggunakan Pedoman Teknis Penghitungan Biaya Kecelakaan Lalu Lintas Kemenhub (2015) Pramudita, Dafina Fitra; Malkhamah , Siti; Amrozi , M. Rizki Fahmi
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedoman perhitungan biaya kecelakaan di Indonesia menggunakan satuan biaya yang sama, sementara kondisi tiap kota di berbeda sehingga membutuhkan penyesuaian berdasarkan kondisi kota. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan membuat Pedoman Teknis Penghitungan Biaya Kecelakaan Lalu Lintas (2015) dengan studi kasus Kota Yogyakarta, Palembang, Pontianak, Surabaya dan Nasional. Dengan pedoman tersebut, dapat dihitung biaya kecelakaan berdasarkan kondisi tiap kota. Pada penelitian ini akan dilakukan perhitungan dan analisa biaya kecelakaan mobil dan motor menggunakan pedoman tersebut serta menganalisa besaran biaya tersebut dengan santunan yang diberikan Jasa Raharja. Data yang dibutuhkan yaitu PDRB per kapita kota Yogyakarta, Palembang, Pontianak, Surabaya dan nasional tahun 2015 dan 2022 serta besaran santunan Jasa Raharja. Dengan menggunakan metode penghitungan Pedoman Teknis Penghitungan Biaya Kecelakaan Lalu Lintas (2015), didapatkan hasil pada kecelakaan mobil dan motor fatal serta mobil fatalitas berat, biaya kecelakaan lebih besar dari santunan Jasa Raharja. Sementara pada kecelakaan mobil ringan, motor berat dan motor ringan, besar santunan pada beberapa kota lebih besar dari biaya kecelakaan.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Menggunakan Trans Jogja sebagai Moda Transportasi Publik di Yogyakarta Jaisyurrahman, Muhammad Luthfi; Priyanto , Sigit; Malkhamah , Siti
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 2 (Agustus) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n2.p156-165

Abstract

Trans Jogja telah menjadi moda transportasi publik utama di Yogyakarta sejak 2008, namun tingkat penggunaannya di kalangan mahasiswa masih rendah. Sebagian besar mahasiswa lebih memilih kendaraan pribadi seperti sepeda motor karena alasan fleksibilitas, kenyamanan, dan efisiensi waktu. Dalam studi ini, perilaku mahasiswa dianalisis menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB), yang mencakup sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dirasakan, serta didukung oleh variabel eksternal seperti kenyamanan, aksesibilitas, tarif, dan waktu tempuh. Analisis dilakukan dengan metode SEM-PLS terhadap data dari 355 responden mahasiswa S1 di enam universitas di Yogyakarta. Hasil model menunjukkan bahwa sikap memberikan pengaruh paling besar terhadap minat menggunakan Trans Jogja, disusul oleh norma subjektif dan kontrol perilaku. Nilai R² sebesar 0,688 menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan menjelaskan variasi intensi secara kuat. Rendahnya frekuensi penggunaan Trans Jogja mengindikasikan bahwa persepsi dan pengalaman pengguna masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, peningkatan layanan perlu dibarengi dengan strategi untuk membentuk citra positif dan meningkatkan kenyamanan pengguna agar Trans Jogja dapat menjadi pilihan utama mahasiswa.
PERENCANAAN TERMINAL BARANG STASIUN PALANRO UNTUK MENDUKUNG LOGISTIK KERETA API TRANS SULAWESI Ali Akbar , Muhammad; Malkhamah , Siti; Muthohar , Imam
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 13 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55511/jpsttd.v13i1.629

Abstract

Proyek Kereta Api Makassar-Parepare dirancang untuk mendukung angkutan penumpang mau pun logistik yang dapat meningkatkan perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam menjamin kelancaran proses logistik maka perlu direncanakan fasilitas intermoda yang mengintegrasikan antara angkutan kereta api dengan angkutan darat. Komoditas unggulan yang menjadi fokus studi adalah beras, rumput laut, dan semen. Perencanaan dilakukan dengan mengumpulkan literatur mengenai perencanaan terminal barang mau pun perencanaan stasiun. Kemudian mengetahui demand komoditas yang akan dikirim menggunakan moda kereta api. Selanjutnya menentukan kebutuhan fasilitas utama mau pun pendukung serta menganalisis kebutuhan luasan gudang dan lapangan penumpukan. Kebutuhan fasilitas integrasi terbagi menjadi 3 zona. Pertama adalah zona kereta api yang berfungsi untuk melayani segala operasi kereta api. Kedua adalah zona barang dan pergudangan untuk melayani penanganan barang seperti bongkar muat, penyimpanan, dan lain-lain. Ketiga adalah zona angkutan darat untuk melayani operasi angkutan darat seperti truk, pickup, dan kendaraan operasional. Identifikasi kebutuhan dilakukan di setiap zona agar terjamin pelayanan angkutan logistik yang maksimal.