Cahyadi, Muhammad Teguh Bambang
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS USER INTERFACE (UI) TERHADAP APLIKASI IJOGJA DENGAN METODE HEURISTIC EVALUATION Cahyadi, Muhammad Teguh Bambang; Ariyanti, Novi Nur; Rosalia, Desfiana Ramdhani; Zulaikha, Sri Rohyanti
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um008v8i22024p334-349

Abstract

Perkembangan teknologi nampaknya merambah pada perpustakaan. Dapat dilihat banyaknya bermunculan sumber informasi perpustakaan dengan memanfaatkan teknologi informasi termasuk ijogja. Ijogj dikembangkan oleh pemerintah Provinsi Yogyakarta dan dinaungi oleh (BPAD) Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Yogyakarta. Diharapkan aplikasi ijogja dapat digunakan secara maksimal oleh penggunanya. Maka dari itu sudah menjadi keharusan teknologi informasi tersebut mengalami perkembangan sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh dari observasi secra langsung dan dokumentasi. Hasil dari penelitian aplikasi ijogja memiliki banyak seklai fitur yang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh penggunanya. Dengan pemilihan warna, tata letak, dan icon yang sudah difikirkan dengan baik. Namun, dibalik kelebihannya tersebut palikasi ijogja juga memiliki kekurangan yang dapat diperbaiki agar dapat digunakan secara maksimal. Technological developments seem to be spreading to libraries. It can be seen that many library information sources have emerged using information technology, including Ijogja. Ijogj was developed by the Yogyakarta Provincial government and is overseen by (BPAD) the Yogyakarta Regional Library and Archives Agency. It is hoped that the Ijogja application can be used optimally by its users. Therefore, it has become a necessity for information technology to develop according to the needs of its users. This research uses a qualitative research method with a descriptive approach, data is obtained from direct observation and documentation. The results of the research show that the Ijogja application has many features that can be utilized optimally by its users. With the choice of colors, layout and icons that have been well thought out. However, behind these advantages, application of ijogja also has disadvantages that can be corrected, so that can be corrected to that it can be used optimally.
Urgensi Kemas Ulang Informasi di Era Digital dalam Pengembangan Koleksi di Perpustakaan Cahyadi, Muhammad Teguh Bambang; Zulaikha, Sri
Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/tik.v8i2.9200

Abstract

Kemas ulang informasi merupakan solusi perpustakaan dalam pemenuhan kebutuhan informasi yang diperlukan masyarakat saat era digital, perpustakaan harus mencari cara dalam inovasi untuk layanan koleksi di perpustakaan. kemas ulang informasi salah satu jawaban dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat. kemas ulang informasi untuk koleksi yang ada di perpustakaan harus menarik, relevan, dan mudah di akses sehingga masyarakat merasa puas terhadap layanan perpustakaan. Dalam penelitian ini tujuan utamanya mengetahui urgensi kemas ulang informasi di era digital dalam pengembangan koleksi di perpustakaan, dengan menggunakan penelitian deskriptif dengan kajian pustaka. Penelitian pustaka merupakan kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data dengan menggunakan buku, artikel dengan cara membaca dan mencatat serta mengelola bahan penelitian yang memanfaatkan teori dan konsep yang ada untuk menghasilkan data dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan perlu melakukan inovasi pengembangan koleksi untuk terus mempertahankan eksistensi perpustakaan pada era digital dan meningkatkan mutu layanan yang disediakan dengan mengikuti perilaku masyarakat. Kebanyakan dari masyarakat sekarang lebih banyak mencari informasi yang praktis dan mudah ditemukan melalui internet untuk tujuan memenuhi kebutuhannya.