Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GIS-Based Analysis of Vegetation Density and Green Open Space Utilization at UNTAG Samarinda Andrew Stefano; Sri Endayani; Djumansi Derita
Poltanesa Vol 26 No 2 (2025): December 2025
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Samarinda is one of the educational institutions located in urban areas with high development pressure. The existence of green open spaces in the campus environment plays an important role in maintaining ecological balance, thermal comfort, and air quality for the academic community. This study aims to evaluate the level of vegetation density and proportion of green open space utilization in the UNTAG Samarinda campus area using the Geographic Information System (GIS) approach. Spatial data was obtained from high-resolution satellite imagery in 2024 and field interpretation results that included tree vegetation, shrubs, and non-green areas (buildings and roads). Data processing is carried out through the stages of geometric correction, land cover classification, and vegetation index analysis (NDVI). The results of the analysis showed that of the total land area ±2.98 hectares, around 32.6% is a vegetation area with a medium-high density level, while the rest is in the form of buildings, parking areas, and road access. These findings show the need for a more optimal Green Open Space management strategy through increasing vertical vegetation and greening in the open areas of the campus. GIS integration has proven to be effective in providing accurate spatial information to support sustainable campus planning and support UNTAG Samarinda's "Green Campus" vision.
Hubungan Faktor Biofisik dan Antropogenik dengan Kebakaran Lahan di Kota Samarinda Menggunakan Korelasi Spearman Dani Surya Atmaja; Sri Endayani; Djumansi Derita
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/zjax6n13

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor biofisik dan antropogenik yang memengaruhi luas kebakaran lahan di Kota Samarinda selama periode 2016–2025. Kebakaran lahan merupakan ancaman ekologis yang terjadi secara berulang pada kawasan perkotaan penyangga yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Mengingat ukuran sampel tahunan yang terbatas (n = 10 tahun) serta distribusi data luas kebakaran yang tidak berdistribusi normal, penelitian ini menggunakan pendekatan statistik nonparametrik melalui analisis Korelasi Peringkat Spearman untuk mengevaluasi hubungan antara frekuensi hotspot, curah hujan, kepadatan penduduk, dan luas kebakaran lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan penduduk memiliki korelasi positif yang kuat dan signifikan secara statistik terhadap luas kebakaran lahan (rs = 0,682; p < 0,05). Sementara itu, frekuensi hotspot dan curah hujan tahunan menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan sedang, namun tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan antropogenik berperan lebih dominan dalam memengaruhi kejadian kebakaran lahan pada lanskap perkotaan penyangga di Kota Samarinda. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi mitigasi kebakaran lahan perkotaan melalui integrasi perspektif biofisik dan sosial-lingkungan.