Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

THE INFLUENCE OF DIGITAL FINANCIAL LITERACY ON THE PROFITABILITY OF MSMES IN KEMANG DISTRICT Fadilah Rizki Andini; Aza El Munadiyan
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 8 No 2 (2026): AUGUST
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v8i2.368

Abstract

Digital transformation according to Micro , Small and Medium Enterprises (MSMEs) to participate with financial technology to maintain business continuity . This study aims to analyze the effect of digital financial literacy on increasing the profitability of MSMEs in Kemang sub-district . The research approach used is quantitative with a causal associative design . Data were collected through a questionnaire with a Likert scale of 1-5 to 100 MSME respondents selected using a purposive sampling technique . Data analysis was carried out using simple linear regression through SPSS software . The results of the study indicate that digital financial literacy has a positive and significant influence on the profitability of MSMEs, with a calculated t value of 13.791> t table 1.984 and a significance value of 0.000 <0.05. The coefficient of determination (R2 ) shows that the digital financial literacy variable contributes 66 % to the variation in profitability , while the remaining 34% is influenced by other factors outside the research model . This finding confirms that mastery of financial technology can improve operational efficiency and accuracy of financial management which has a direct impact on increasing the net profit of MSME actors .
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN POSISI PORTOFOLIO STRATEGIS UNIT BISNIS BUMBU DAN ROTI PADA PT XYZ PERIODE 2022-2024 Nur Permatasari; Aza El Munadiyan
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT XYZ secara konsolidasi dan menentukan posisi portofolio strategis Unit Bisnis Bumbu dan Unit Bisnis Roti menggunakan kerangka Boston Consulting Group (BCG) Matrix berdasarkan data laporan keuangan periode 2022-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengukur empat rasio keuangan utama yang berlaku pada level perusahaan, yaitu Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Debt to Equity Ratio (DER). Mengingat struktur alokasi laporan keuangan PT XYZ bersifat proposional antara kedua unit dan mengalami perubahan antar periode, yaitu Unit Bumbu dan Unit Roti masing-masing sebesar 90% dan 10% pada 2022, 88% dan 12% pada tahun 2023, serta 92% dan 8% pada tahun 2024, maka analisis komparatif antara unit tidak hanya mempertimbangkan rasio keuangan yang bersifat identik, melainkan juga skala operasional dan pertumbuhan pendapatan sebagai basis penetuan posisi BCG Matrix. Data  yang diperoleh memberikan indikasi bahwa kinerja keuangan PT XYZ bersifat dinamis dan tidak linear selama periode pengamatan, membentuk pola tiga-fase: laba positif pada 2022 (NPM 14,66%, ROA 25,79%, ROE 18,00%), kerugian operasional temporer pada 2023 (NPM -0,44%, ROA -0,78%, ROE -0,56%) akibat puncak tekanan biaya bahan baku global, serta pemulihan kuat pada 2024 (NPM 20,21%, ROA 40,31%, ROE 27,22%) yang didorong pertumbuhan pendapatan sebesar 12,49%. Struktur permodalan perusahaan sangat konservatif dengan DER rata-rata 0,0x selama tiga tahun. Berdasarkan analisis BCG Matrix menggunakan data pangsa pendapatan internal sebagai proxy relative market share dan pertumbuhan pendapatan dari SPSS, Unit Bumbu diklasifikasikan sebagai Star pada 2022 dan 2024 karena memiliki pangsa pasar dominan disertai pertumbuhan tinggi, sedangkan Unit Bumbu pada 2023 bergeser ke Cash Cow akibat perlambatan pertumbuhan yang bersifat temporer. Unit Roti berada pada posisi Question Mark pada 2022 dan 2023, namun bergeser ke posisi Dog pada 2024 akibat penurunan pertumbuhan pendapatan sebesar -25%.
PENGARUH PROFITABILITAS (ROA) DAN STRUKTUR MODAL (DER) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2021–2025 Abdul Rohman; Aza El Munadiyan
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jekma.v5i2.2882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas yang diproksikan menggunakan Return on Assets (ROA) dan struktur modal yang diproksikan menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap nilai perusahaan yang diproksikan menggunakan Price to Book Value (PBV) pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan investasi dan evaluasi kinerja perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian terdiri atas perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh delapan perusahaan perbankan sebagai sampel penelitian, yaitu Bank Mandiri, Bank Central Asia, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Mega, Bank Syariah Indonesia, Bank Tabungan Negara, dan CIMB Niaga. Periode pengamatan dilakukan selama tahun 2021–2025 sehingga diperoleh 40 observasi. Data penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan data pasar perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,928. Struktur modal (DER) menunjukkan pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi sebesar 0,080 dan koefisien regresi sebesar −0,142. Secara simultan, profitabilitas dan struktur modal berpengaruh terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,374 menunjukkan bahwa sebesar 37,4% variasi nilai perusahaan dapat dijelaskan oleh variabel penelitian, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada sektor perbankan, kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba memiliki peranan yang lebih dominan dalam meningkatkan nilai perusahaan dibandingkan struktur modal yang digunakan.
The Influence of Compensation and Employee Engagement on Employee Performance: A Study at Bogor Hospital Aza El Munadiyan; Ikmal
Public Health and Safety International Journal Vol. 6 No. 01 (2026): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v6i01.1217

Abstract

Human resource management literature indicates that compensation and employee engagement are two important factors influencing employee performance. However, empirical findings in the healthcare sector, particularly in developing countries, remain inconsistent. This study aims to analyze the influence of compensation and employee engagement on employee performance at Bogor Hospital in Bogor. This study used a quantitative approach with an associative design. Data were collected through a Likert-scale questionnaire from 55 permanent employees and analyzed using validity and reliability tests, simple and multiple linear regression, t-tests, F-tests, Pearson correlation, and the coefficient of determination. The results showed that compensation had a positive and significant effect on employee performance, while employee engagement had a positive but insignificant effect in the multiple regression model. Simultaneously, both variables significantly influenced employee performance, contributing 46.0%. The novelty of this study lies in the finding that, in the context of private hospitals in Indonesia, compensation plays a more dominant role than employee engagement, contrasting with the dominant findings in Western literature that position engagement as the primary predictor of performance. This research contributes to the literature on contextual human resource management and provides strategic implications for HR management in the healthcare sector.