Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

GAMBARAN KONSEP DIRI DAN KEPRIBADIAN HARDINESS PADA MAHASISWA AKTIVIS ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI SURABAYA Aristasari, Deby Indah; Suroso, Suroso; Arifiana, Isrida Yul
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v13i2.1688

Abstract

Mahasiswa aktivis organisasi kemahasiswaan memiliki perubahan tanggung jawab yang harus dijalani dan membuat komitmen baru. Tuntutan ini bisa berasal dari dalam maupun luar diri. Kepribadian hardiness merupakan bagian dari kepribadian yang tangguh dalam keadaan apapun bahkan dalam situasi buruk yang perlu dimiliki dan dilatih. Penelitian ini melibatkan 306 orang berusia 18-25 tahun menggunakan teknik incidental sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian adalah skala konsep diri dan skala kepribadian hardiness. Berdasarkan hasil uji prasyarat pada uji normalitas data variabel kepribadian hardiness dinyatakan berdistribusi normal (0,0780,05) dan data variabel konsep diri tidak bedistribusi normal (0,0000,05). Uji linearitas data dinyatakan tidak linear (0,0120,05) sehingga peneliti akan melakukan analisis data menggunakan Spearman’s rank correlation. Koefisien korelasi antara konsep diri dan kepribadian hardiness sebesar 0,894 (p=0,000), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan antara konsep diri dengan kepribadian hardiness pada mahasiswa aktivis organisasi kemahasiswaan di Surabaya. Kata kunci: kepribadian hardiness, konsep diri, mahasiswa, aktivis organisasi kemahasiswaan 
Literature Review: Social Support for Female Inmates in Indonesian: Literature Review: Dukungan Sosial Pada Narapidana Perempuan di Indonesia ARISTASARI, DEBY INDAH; Ni Made Karinadevi Permata Jati
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 9 No 2 (2025): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v9i2.5202

Abstract

Narapidana perempuan menghadapi tantangan psikologis dan sosial yang lebih kompleks dibandingkan narapidana laki-laki, termasuk stres tinggi, kesepian, serta keterbatasan akses terhadap dukungan sosial. Studi ini bertujuan untuk mengkaji pola dukungan sosial yang tersedia bagi narapidana perempuan di Indonesia serta dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan menganalisis 11 jurnal dari berbagai sumber dalam 10 tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan sosial, baik dari keluarga, sesama narapidana, petugas lapas, maupun program rehabilitasi, memiliki peran penting dalam mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan psikologis, serta membantu proses adaptasi narapidana perempuan di dalam lingkungan pemasyarakatan. Namun, akses terhadap dukungan sosial masih terbatas akibat stigma sosial, kebijakan pemasyarakatan yang kurang inklusif, serta kurangnya program rehabilitasi berbasis gender. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan akses layanan kesehatan mental, penguatan program rehabilitasi, serta strategi intervensi yang lebih responsif terhadap kebutuhan narapidana perempuan untuk mendukung kesejahteraan mereka selama masa tahanan dan proses reintegrasi sosial setelah bebas.
CREATING LEARNING ATMOSPHERES FOR STUDENT SUCCESS (CLASS) PADA PENDIDIK DI SMP KATOLIK PENCINTA DAMAI Aristasari, Deby Indah; Amelia Lindawati; Frikson Christian
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 3 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i3.5338

Abstract

Pelatihan CLASS (Creating Learning Atmospheres for Student Success) dirancang untuk meningkatkan keterampilan manajemen kelas pendidik di SMP Katolik Pencinta Damai. Pelatihan ini dilaksanakan menggunakan desain kuasi-eksperimen one-group pretest-posttest dengan delapan partisipan yang memiliki skor rendah hingga sedang pada Classroom Management Scale (CMS). Pelatihan menggunakan metode lecturing, role play, ice breaking, visual audio, diskusi, dan studi kasus, yang dipadukan dengan modul interaktif. CMS terdiri dari tujuh aspek, yaitu: Management of Planning; Management of Teaching Learning Resources; Management Of self-discipline; Management of Student Behavior; Management of Learning Atmosphere; Management of Classroom Instruction; Management of Evaluation. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada skor posttest (Z = -2,521; p = 0,012), yang mengindikasikan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan seluruh aspek CMS. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan CLASS mampu membekali pendidik dengan strategi pengelolaan kelas yang adaptif, partisipatif, dan sesuai dengan Kurikulum Merdeka, sekaligus mendukung terciptanya iklim belajar yang kondusif dan berpusat pada peserta didik.
“Tradisi Manganan”: Sedekah Bumi dalam Masyarakat Bojonegoro, desa Dander dilihat dari Kebersyukuran: “Tradisi Manganan”: Sedekah Bumi dalam Masyarakat Bojonegoro, desa Dander dilihat dari Kebersyukuran ARISTASARI, DEBY INDAH
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 2 (2024): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i2.4022

Abstract

The tradition of manganan or earth alms is an annual tradition that is held once a year. This research is related to gratitude. Gratitude itself is a feeling of amazement and appreciation of the favors that have been obtained from the God to His servants, gratitude to others, and also to nature. This research aims to find out the description of gratitude in the manganan tradition in Dander Village, Bojonegoro. The researcher used the Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) method. Researchers try to compile the results of literature review, interviews, and other supporting documentation. Things that are obtained is a description of gratitude in the manganan tradition. In addition, the researcher found a unique theme from the interview results, namely respecting the universe from the earth alms. From this, we can learn to respect the universe from the earth alms. learn to respect the surrounding nature. In addition, the earth alms itself is not only done by the Muslim community but can also be followed by non-Muslims.
Literature Review: Psychological Risk Factors for Suicide Among Prison Inmates: Literature Review: Faktor Psikologis Risiko Bunuh Diri Narapidana ARISTASARI, DEBY INDAH; Yusti Probowati; Ayuni
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 2 (2024): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i2.4808

Abstract

Penelitian ini membahas faktor psikologis yang berkontribusi terhadap risiko bunuh diri di lembaga pemasyarakatan (Lapas), fenomena yang menjadi perhatian penting namun kurang diteliti di Indonesia. Artikel ini menggunakan metode tinjauan pustaka, di mana mengkaji 12 jurnal dari berbagai negara dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor internal seperti gangguan kesehatan mental, trauma masa kecil, dan isolasi sosial, serta faktor eksternal seperti keterbatasan akses layanan kesehatan mental dan kondisi lingkungan Lapas yang padat, menjadi pemicu utama. Artikel ini menawarkan kebaharuan dengan mengintegrasikan temuan internasional yang berfokus pada pendekatan rehabilitasi narapidana. Selain itu, menyarankan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan mental di Lapas, penguatan program rehabilitasi, dan deteksi dini risiko bunuh diri sebagai langkah preventif. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko bunuh diri dan meningkatkan kesejahteraan psikologis narapidana.