This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penggerak
Mateus, Agus Joko
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SEJARAH PARIWISATA BUDAYA DAN IMPLEMENTASINY BAGI UMAT TUHAN DI BALI Mateus, Agus Joko
Jurnal Penggerak Vol. 1 No. 1 (2015): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v1i1.9

Abstract

OJKE
SEJARAH MASUKNYA PEKABARAN INJIL DI PULAU BALI Mateus, Agus Joko
Jurnal Penggerak Vol. 1 No. 2 (2015): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v1i2.67

Abstract

DOK
SEJARAH RIWAYAT HIDUP POLYKARPUS SEBAGAI GEMBALA SIDANG DI SMIRNA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN JEMAAT Mateus, Agus Joko
Jurnal Penggerak Vol. 3 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v3i2.23

Abstract

Pelayanan Polykarpus, hingga pada akhir hidupnya tidak pernah surutuntuk mempertahankan imannya dihadapan kaisar Romawi. Denganberani menyatakan imannya melalui apologetnya bahwa: semuamanusia dihadapan Allah Yang Maha Tinggi, nantinya akan dihakimiuntuk mempertanggungjawakan imannya dan bagi yang tidak percayakepada Kristus sebagai Tuhan akan mendapatkan hukuman kekal.Pengabdian pelayanan yang tidak pernah pantang menyerah kepadakeadaan politik masa itu yang mengancam kehidupan orang-orangKristen, bahkan kematian yang menjadi taruhannyapun tidak menjadihalangan untuk mengikut Tuhan Yesus sebagai Juruselamat, dan tetapsetia sampai kematian menjemput. Melalui kemartiran Polykarpus danketeladannya hidup yang beriman kepada Tuhan Yesus dan yang tidaktergoyahkan walaupun matimenjadi keputusan akhir menjadipilihannya tidak pernah mundur dan kendor untuk meninggalkanKristus.
RIWAYAT HIDUP CLEMENS DAN PANDANGAN IMANNYA BAGI ORANG KRISTEN PADA MASA KEKAISARAN ROMAWI Mateus, Agus Joko
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i2.39

Abstract

Sesungguhnya ada banyak pribadi-pribadi yang dapat dijadikansebagai panutan, khususnya bapak-bapak gereja kuno. Dan adabeberapa pribadi yang tidak begitu popular namanya dalam sejarahgereja, tetapi memiliki iman yang kokoh dalam pengiringannyakepada Kristus, walaupun melalui proses yang panjang untukmengenal secara pribadi kepada-Nya. Pribadi itu tidak lain adalahKlemens rekan kerja rasul Paulus. Yang memberitakan Injilkebeberapa daerah di Palestina dan Aleksandria, yang akhirnyamenjabat sebagai seorang uskup. Klemens menjadi bapak gerejaapostolik, walaupun para sarjana modern kurang menyetujuinya,oleh karena kurang popular. Dan pada bagian makalah ini,memberikan bukti-bukti tentang siapakah Klemens.
Sejarah Pekabaran Injil Melalui Pendekatan Budaya di Bali Mateus, Agus Joko
Jurnal Penggerak Vol. 3 No. 1 (2017): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v3i1.16

Abstract

Pekabaran Injil tidak bisa untuk ditunda-tunda, meskipun menghadapipenghalang di ladang misi, yaitu masalah budaya yang kurangdipahami oleh pembawa berita Injil. Tetapi Tuhan tidak membiarkantugas tersebut berhenti oleh karena budaya, tentu ada solusi yang dapatdigunakan sebagai jembatan pemberitaan Injil Keselamatan. Meskipunada pula yang tidak menyetujui karena adanya ketakutan, bahwa akanmenimbulkan sinkritisme, akibat pemberitaan Injil yang melibatkanbudaya. Dan perlu dipahami disini adalah sebagai sarana tanpamengubah isi Injil serta diusahakan agar tidak menimbulkan suatupermasalahan dengan masyarakat setempat, dapat dikata untukmeminimalisir gesekan-gesekan yang akhirnya menjadi bumerangdalam penginjilan.