Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROGRAM POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) DI DESA NGLANDUK KECAMATAN WUNGU KABUPATEN MADIUN Ivana, Marsha Fayola Bella; Megawati , Suci
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian tertinggi di Indonesia disebabkan akibat Penyakit Tidak Menular. Sikap pemeritah untuk menekan angka penyakit tidak menular dengan memberikan kebijakan dan program pengendalian PTM di Indonesia. Dengan adanya Program Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) Penyakit Tidak Menular (PTM) diharapkan dapat membantu penganggulangan permasalah tersebut. Permasalahan yang ada di Desa Nglanduk Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun terkait program ini adalah tidak memenuhi jumlah sasaran dan masyarakat kurang mengetahui manfaat program. Dari permasalahan tersebut peneliti ingin meneliti tentang Efektivitas program Posbindu PTM dalam meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan model deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bersumber pada data primer dan data sekunder yakni dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari wawancara,observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu teori dari Richard M. Steers mengenai ukuran efektivitas dan indikator - indikator yang mempengaruhi efektivitas yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Berdasarkan Hasil penelitian Efektivitas Program Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) Penyakit Tidak Menular (PTM) di Desa Nglanduk Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun dapat dikatakan efektif. Dalam pencapaian tujuan program sudah berjalan sesuai dengan tujuan dibuatnya program dari segi sasaran. Sosialisasi yang dilakukan sudah berjalan baik dan dengan melibatkan jajaran pemerintah Desa. Antusiasme dan kehadiran masyarakat sudah terlihat baik serta sarana dan prasarana program yang sudah memadai. Dari hasil penelitian tersebut, peneliti mengharapkan untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan koordinasi antar semua pihak yang terkait dalam program Posbindu PTM agar tetap berjalan dengan optimal dan efektif terkait dari program yang sudah banyak terealisasikan di Desa Ngelanduk Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun terlihat manfaat program yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Implementasi Program Pengembangan dan Perlindungan UMKM Pada Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro Elfadila, Moch. Faisal; Megawati , Suci; Tauran; Hilmi, Ahmad Nizar
Publika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MSMEs are economic activities that play a strategic role in reducing economic disparities and increasing national economic growth. Therefore, the development and protection of MSMEs are an important agenda in development policies. In response to this development, the Bojonegoro Regency Government issued Regional Regulation No 2 of 2020 concerning the Development and Protection of Cooperatives and Micro Enterprises. This regulation has been in effect for five years, but the implementation of the program still faces obstacles, such as limited public knowledge regarding the development and protection of MSMEs, low participation of MSME actors, and obstacles to socialization and coordination between agencies. This study aims to analyze the implementation of the MSME development and protection program at the Bojonegoro Regency Trade, Cooperatives, and Micro Enterprises Office (Disdagkop UM) using qualitative descriptive research methods. The analytical framework of this study uses the Van Meter and Van Horn policy implementation model, which focuses on six main variables: policy standards and objectives, resources, characteristics of implementing organizations, inter-organizational communication, implementer disposition, and social, economic, and political conditions that have a direct impact on the success of the policy. The research data collection consisted of interviews with the Bojonegoro Regency Trade, Cooperatives, and UM Office, direct observation at the relevant locations, and analysis of official documents related to MSME development and protection policies. The research results show that this program has succeeded in growing the economic activity of MSME actors, however, obstacles still arise such as obstacles in reaching all levels of society and minimal involvement of MSME actors. Recommendations that can be given include increasing socialization and coordination between agencies with other agencies with the aim of the program's success in the future.