Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI SISTEM DESTINASI WISATA PARIWISATA DIGITAL (SIDETA) UNTUK OPTIMALISASI PARIWISATA DI KOTA PADANG Zalino, Audri Putri; Triyana , Nadiya; Yunas , Najwa Prita; Ramadhani , Nurul Suci; Helmi, Rahmadhona Fitri
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i11.4230

Abstract

Di Indonesia, kemajuan teknologi tidak hanya memengaruhi kehidupan sehari-hari orang, tetapi juga dimanfaatkan oleh lembaga pemerintah dalam bentuk E-Government. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menerapkan E-Government untuk mengelola pariwisata Kota Padang. Penelitian ini didasarkan pada peluncuran aplikasi Sistem Destinasi Wisata (SIDETA) oleh Dinas Pariwisata Kota Padang pada tahun 2021 dalam upaya untuk menarik lebih banyak wisatawan lokal dan internasional ke Kota Padang. Penelitian ini meneliti bagaimana aplikasi SIDETA digunakan dan dioptimalkan di Dinas Pariwisata Kota Padang. Berbagai fitur aplikasi SIDETA memudahkan akses ke informasi pariwisata seperti yang memuat fitur home, fitur profil kota, fitur dinas, fitur destinasi wisata, fitur event, fitur kuliner dan shopping, fitur seputar padang, fitur publikasi, dan fitur video. Namun, beberapa masalah utama muncul selama proses implementasi, seperti pengenalan aplikasi, kurangnya sosialisasi, dan masalah integrasi data. Selain itu, penelitian ini menemukan upaya-upaya untuk mengatasi masalah ini. Upaya-upaya ini termasuk meningkatkan aksesibilitas informasi, menggunakan teknologi canggih seperti VR dan AR, dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan dalam industri pariwisata. Data non-numerik seperti simbol, kata-kata, dan gambar dikumpulkan untuk mengupas dan menganalisis peristiwa sosial dalam tulisan ini. Metode ini digunakan dengan menginterpretasikan pengalaman, makna, dan konteks sosial yang dikaji. Dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara, studi lapangan dilakukan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan pariwisata Kota Padang, sistem Destinasi Wisata (SIDETA), yang merupakan bentuk pariwisata digital, digunakan. Ini termasuk menyediakan informasi melalui situs web resmi dan melakukan aktivitas promosi pariwisata secara digital.
Peran Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dalam Transformasi Digital Birokrasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat Marshanda, Serli; Fitri, Fitri; Hadira, Sabhena Binta; Zalino, Audri Putri; Hanoselina, Yulia
Orasi: Jurnal Ilmu Politik dan Sosial Vol. 2 No. 2 (2025): Orasi: Jurnal Ilmu Politik dan Sosial
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orasi.v2i2.288

Abstract

The employee management information system (simpeg) is a digital system that facilitates digital-based personnel administration processes, making it easier to manage integrated employee data. one of the institutions promoting this innovation is the regional office of the ministry of law in west sumatra in managing personnel data. At the regional officeof the ministry of law in west sumatra, the employee management information system (simpeg) has been implemented since 2015. This study aims to examine the role of the employee management information system (simpeg) in the digital transformation of bureaucracy at the regional office of the ministry of law in west sumatra. This research uses aqualitative method with data collection techniques through interviews and documentation to identify the roles, benefits, and challenges in the implementation of the employee management information system (simpeg). Research results indicate that the personnel management information system (simpeg) provides convenience in managing employee data such as attendance, performance evaluation, promotions, and others. However, there are still challenges in the personnel management information system (simpeg), such as synchronization processes that need further development.