Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN ARSITEKTUR BIOPHILIC SEBAGAI PENDEKATAN RUANG PUBLIK DI TAMAN KOTA NITI MANDALA RENON DENPASAR Pande, Artha; Ardiarta, Arya
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 22 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v22i2.21351

Abstract

Taman Kota Niti Mandala Renon merupakan salah satu taman kota yang padat kunjungan baik pada hari kerja maupun akhir pekan. Fasilitas dan sarana olahraga maupun rekreasi di taman kota ini sudah cukup lengkap untuk menunjang kegiatan fisik yang dapat merelease stress dan meningkatkan kesehatan fisik pengunjung. Namun apakah Taman Kota Niti Mandala sudah menggunakan pendekatan rancang yang berdampak positif terhadap kesehatan atau menurunkan tingkat stress pengunjung taman selain dari hanya menyediakan fasilitas semata. Arsitektur Biophilic dapat mendekatkan hubungan manusia dengan alam melalui kontak langsung atau keterlibatan dapat memberikan manfaat kesehatan fisik dan psikis pada manusia. Taman kota diharapkan tidak hanya dapat memberikan manfaat kesehatan fisik namun juga dapat meningkatkan kesehatan psikis atau batin. Penelitian ini menggunakan 24 Atribut Desain Biophilic untuk mengevaluasi apakah Taman Kota Niti Mandala telah memperhatikan kesehatan psikologis pengunjung. Dengan metode deskriptif-komparatif yang mencakup area indoor dan outdoor taman kota, penelitian ini akan mengidentifikasi, menganalisis dan mengevaluasi atribut-atribut Desain Biophilic yang diterapkan dalam desain taman kota di Denpasar. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi inovasi dan referensi baru dalam perencanaan taman kota yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang hijau, tetapi juga untuk meningkatkan kesehatan mental.
REVIEW OF BIOPHILIC DESIGN RESEARCH DEVELOPMENTS ON TRENDS, GAPS, AND FUTURE OPPORTUNITIES Pande, Artha; Dewi Larasati
International Journal on Livable Space Vol. 11 No. 1 (2026): CONTEX-RESPONSIVE AND ADAPTIVE ARCHITECTURE
Publisher : Jurusan Arsitektur - FTSP - Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/livas.v11i1.24434

Abstract

Biophilic design has become a prominent approach in contemporary architecture. It aims to enhance human health, well-being, and productivity by integrating natural elements into the built environment. However, despite its growing popularity, current biophilic design research and applications largely rely on universal principles and often overlook ecological and cultural contexts, particularly in non-Western, tropical, and urban regions such as Southeast Asia. Aims: This study aims to examine the global development of biophilic design research by identifying major trends, research gaps, and future research opportunities. Methodology and results: A summative content analysis was conducted on 90 highly cited articles published in indexed national and international journals between 2014 and 2024. The findings indicate that existing studies predominantly focus on direct and indirect experience of nature, while the experience of space and place, especially aspects related to cultural and ecological attachment to place, remains underexplored. Conclusion, significance, and impact of the study: The findings highlight a critical research gap in context-sensitive biophilic design approaches. This study underscores the importance of developing regenerative biophilic design models that incorporate local wisdom, cultural identity, and ecological specificity. These models provide a foundation for future research and design practices that are both globally informed and locally responsive.