Adril, Rara
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAKTU TANGGAP (RESPONSE TIME) TENAGA KESEHATAN PADA PENANGANAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW Adril, Rara; Ilyas, Jaslis
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.38855

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tanggap (response time) tenaga kesehatan dalam penanganan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit.Penelitian ini adalah literature review terhadap artikel yang membahs faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tanggap (response time) tenaga kesehatan pada penaganan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit. Peneliti melakukan pencarian artikel melalui Google Scholar menggunakan kata kunci “Response Time”, “Tenaga Kesehatan”, “Instalasi Gawat Darurat”, dan “Rumah Sakit” dengan batasan publikasi dari tahun 2020 hingga 2024. Hasil penelusuran artikel didapatkan 12 artikel yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Dari 12 artikel yang memenuhi kriteria, 3 artikel secara spesifik membahas waktu tanggap tenaga kesehatan, terutama perawat di IGD. Faktor internal mencakup masa kerja (3 artikel), beban kerja (3), usia (1), tingkat pendidikan (2), keterampilan (1), pelatihan kegawatdaruratan (2), serta motivasi dan kesejahteraan (1). Faktor eksternal meliputi prioritas pasien (2), ketersediaan sarana prasarana (2), peralatan dan obat-obatan (1), serta rasio tenaga kesehatan terhadap pasien (1). Kesimpulan dari penelitian ini adakah Faktor internal seperti beban kerja, masa kerja, pendidikan, keterampilan, pelatihan, dan usia, serta faktor eksternal seperti sarana, peralatan, obat-obatan, dan rasio tenaga kesehatan-pasien mempengaruhi waktu tanggap di IGD. Rata-rata waktu tanggap berkisar 3-10 menit, dengan mayoritas mendekati standar ideal di bawah 5 menit sesuai pedoman Kementerian Kesehatan