Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian peserta didik kelas VIII-1 SMP Taruna Sakti Pekanbaru yang berjumlah 25 peserta didik. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus I terdiri dari dua pertemuan dan siklus II terdiri dari tiga pertemuan. Instrumen penelitian terdiri dari perangkat pembelajaran yang berisi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Ajar. Instrumen pengumpulan data berupa lembar pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, serta lembar tes KPMM. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik pengamatan dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBL dapat memperbaiki proses pembelajaran dan dapat meningkatkan KPMM peserta didik kelas VIII-1 SMP Taruna Sakti Pekanbaru. Peningkatan KPMM peserta didik dapat dilihat dari analisis KPMM secara klasikal. Pada rata-rata nilai kemampuan awal KPMM peserta didik sebelum tindakan adalah 39,76. Rata-rata nilai KPMM peserta didik pada siklus I adalah 61,12. Rata-rata nilai KPMM peserta didik pada siklus II adalah 75,06. Rata-rata nilai KPMM peserta didik pada siklus I 21,36 lebih tinggi dari rata-rata nilai tes awal. Sedangkan rata-rata KPMM peserta didik pada siklus II 13,94 lebih tinggi dari rata-rata nilai siklus I. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model PBL dapat memperbaiki proses pembelajaran dan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VIII-1 SMP Taruna Sakti Pekanbaru semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025 pada konten Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV).