Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penilaian Proses Produksi dan Ergonomi dengan Penerapan Mesin Pencuci Peragi Kedelai Rafela, Nindy Elsa; Iswanto, Andrian; Saputra, Arief Reza Indra; Pambudi, Nugroho Agung
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 10 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v10i2.8677

Abstract

Proses pencucian dan peragian kedelai merupakan salah satu operasi yang merepresentasikan perlu adanya perbaikan karena beresiko menimbulkan masalah ergonomi yaitu cedera akibat postur kerja yang tidak optimal. Hal ini dikarenakan aktivitas operasi produksi sebagian besar dilakukan tanpa menggunakan alat bantu dan melakukan gerakan secara repetitif sehingga menambah parameter waktu pemrosesan dan masuk dalam pemborosan. Untuk mengevaluasi kondisi proses kerja ini, diperlukan pendekatan yang menggabungkan penilaian proses produksi dan ergonomi terhadap beban kerja fisik. Kuesioner Nordic Body Map (NBM) digunakan untuk mengetahui prevalensi cedera MSDs yang dialami dan memberikan informasi kondisi beban kerja yang tidak menguntungkan. Temuan menunjukan bahwa daerah yang paling sering terkena dampak adalah kaki, punggung, dan tangan. Selanjutnya, pengukuran sistem REBA assessment digunakan untuk menganalisis dan mengkategorikan urgensi kedalam empat tingkat perbaikan. Mesin pencuci peragi kedelai dikembangkan dan diteliti untuk meningkatkan produktivitas pekerja pada proses pencucian dan peragian kedelai. Peninjauan eksperimental dilaku¬kan dengan mengkombinasikan analisis efektifitas, kenyamanan dan efisiensi mesin pencuci peragi kedelai. Eksperimental dilakukan di UD.Tempe 85 dengan bahan uji berasal dari mitra. Pengambilan data penelitian efektifitas - efisiensi dilakukan sebanyak 4-5 replikasi dengan mengkomparasikan metode proses manual dan mesin pencuci peragi kedelai. Hasil penelitian menunjukan bahwa  mesin pencuci peragi kedelai jauh lebih cepat daripada metode manual dalam mencuci maupun meragi kedelai dengan kapasitas 2x lipat dibanding hanya 30 kg/jam proses manual. Analisis kenyamanan REBA menunjukan level 1 sangat rendah terkena cedera dengan skor REBA 3 sedangkan metode pencucian peragian manual termasuk dalam level 4 memerlukan penerapan perubahan dengan skor REBA 11. Kelayakan penerapan mesin pencuci peragi kedelai ini direkomendasikan karena menekankan pentingnya risiko rendah dan produktivitas dalam penggunaannya.
Penerapan Mesin Pencuci dan Peragi Kedelai Ergonomis dan Hemat Biaya Sebagai Optimasi Usaha Produksi Tempe di UD. Tempe 85 Saputra, Arief Reza Indra; Iswanto, Andrian; Rafela, Nindy Elsa; Pambudi, Nugroho Agung
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 6, No 2 (2024): DEDIKASI: Community Service Report - July
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v6i2.80727

Abstract

UD. Tempe 85 merupakan usaha yang bergerak di bidang produksi tempe dengan manajemen antara lain perendaman, perebusan, penggilingan, pencucian, peragian, pembungkusan kedelai, dan penjualan tempe. UD. Tempe 85 menggunakan cara konvensional pada proses pencucian yang tidak efektif, efisien, dan mengganggu kenyamanan pekerja. Sehingga dibutuhkan alat guna meningkatkan produktivitas pembuatan tempe terutama pada proses pencucian sesuai kebutuhan dan kondisi aktual pada mitra. Tahapan pada program ini meliputi perumusan rancangan, tahap pabrikasi alat, dan tahap implementasi pada mitra. Penggunaan mesin pencuci dan peragi ini meningkatkan kecepatan proses pencucian menjadi 5 menit dengan 2 pencucian berulang dibandingkan cara konvensional yaitu 15 menit dengan 7 s.d. 8 kali pencucian berulang. Tahapan proses pencucian hanya dengan satu mesin pencuci dan peragi mampu melakukan proses pencucian dan peragian kedelai dengan kapasitas 60 kg dibanding cara konvensional yaitu dengan kapasitas 30 kg. Ergonomika dari mesin pencuci dan peragi tergolong risiko rendah sehingga siap dan aman untuk penggunaannya. Dengan demikian, secara teknis mesin pencuci dan peragi ini meningkatkan produktivitas pembuatan tempe pada UD. Tempe 85.