Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Hedonik Pada Tingkat Kemanisan Permen Daun Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Bella Triana Rangkuti; Sheila Saharani Br Padang; Stephania Anasthasha Dawolo; Muhammad Pari Zahari; Nauas Domu Marihot Romauli; Asmaul Habib Hasibuan
JTPG (Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal JTPG (Mei)
Publisher : PROGRAM STUDI MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtpg.v9i1.1325

Abstract

Daun kelapa sawit memiliki beberapa manfaat, meskipun tidak sepopuler atau sebanyak manfaat dari buahnya. Pada penelitian ini, dimanfaatkan daun kelapa sawit sebagai bahan tambahan dalam pembuatan permen daun kelapa sawit untuk mengoptimalisasikan penggunaan daun kelapa sawit yang diolah menjadi makanan. Dilakukan uji kesukaan panelis menggunakan pengujian organoleptik untuk mengetahui tingkat kemanisan permen yang diminati pelanggan. Sebanyak 30 panelis tidak terlatih diminta tanggapan pribadinya tentang kesukaan atau ketidaksukaan terhadap permen kelapa sawit yang disajikan dengan menggunakan skala 1 (satu) sampai 5 (lima): (1) Sangat tidak suka, (2) Tidak suka, (3) Netral, (4) Suka dan (5) Sangat suka. Diantara panelis terdiri dari 25 laki-laki dan 5 wanita dengan interval usia diantara 17 – 23 tahun. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Panelis lebih mengutamakan rasa manis permen daun kelapa sawit yang menggunakan konsentrasi gula 300gr dengan kode sampel 333 untuk semua pengulangan. Rata-rata semua panelis memberikan skala tertinggi untuk parameter warna, aroma, tekstur dan rasa. Warna merupakan salah satu penentuan produk salah satu ciri khas dalam permen daun kelapa sawit dimana warna pada kode 322 merupakan warna yang paling netral, tidak terlalu pucat dan tidak terlalu kecoklatan. Hal ini disebabkan oleh kadar gula yang normal pada perlakuan 322 dengan konsentrasi sebanyak 50%.
Membawa Jagung Naik Kelas melalui Penguatan Manajemen dan Akuntansi Perempuan Petani Elisabet Siahaan; Yuni Lestari Br Sitepu; Fauziah Kumalasari; Taufik Akbar Parluhutan; Nauas Domu Marihot Romauli
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26703

Abstract

Transformasi komoditas pertanian menjadi produk bernilai tambah membutuhkan tidak hanya kemampuan produksi, tetapi juga kapasitas manajemen dan akuntansi yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas perempuan petani anggota PKK Desa Suka Maju, Kecamatan Sibolangit, dalam pengelolaan usaha berbasis olahan jagung serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 5 dan SDG 8. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan capacity building dengan materi nilai tambah produk, pembagian tugas usaha, identifikasi biaya, Harga Pokok Produksi (HPP), penetapan harga jual, serta pencatatan dan pemisahan keuangan usaha. Evaluasi dilakukan terhadap 13 peserta menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan rata-rata kapasitas manajemen dan akuntansi pascapelatihan sebesar 3,27 dari 5. Pemahaman tertinggi terdapat pada identifikasi biaya produksi (3,46), sedangkan kemampuan menghitung HPP memperoleh nilai terendah (3,00). Konsistensi internal delapan indikator menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,967, meskipun interpretasinya dilakukan secara hati-hati karena jumlah responden terbatas. Temuan menunjukkan bahwa pelatihan telah membentuk pemahaman dasar pengelolaan usaha, tetapi keterampilan teknis akuntansi, khususnya perhitungan HPP, masih memerlukan pendampingan lanjutan. Penguatan kapasitas ini berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi perempuan dan pengembangan aktivitas usaha produktif yang mendukung SDG 5 dan SDG 8.