Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengobatan massal gratis bagi masyarakat Kp.Legok Serang Provinsi Banten Donny Richard Mataputun; Lenny Rosbi Rimbun; Esther Lenny Dorlan Marisi; Tamrin Tamrin; Cicielia Ernawati Rahayu; Irman irman; Kustia Anggereni; Dea Aprilya; Karyatin Karyatin; Juairiah Juairiah; Mia Atlantic
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23329

Abstract

Abstrak Pengobatan gratis secara massal merupakan strategi penting dalam meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan bagi masyarakat dalam skala besar. Program-program ini melibatkan pemberian layanan kesehatan secara luas, seperti pemeriksaan kesehatan, distribusi obat-obatan, dan penyuluhan kesehatan, dengan tujuan utama untuk mengurangi beban penyakit dan meningkatkan kesehatan populasi secara keseluruhan. Melalui partisipasi aktif masyarakat serta kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta, program pengobatan massal dapat menjadi efektif dalam merespons keadaan darurat kesehatan masyarakat dan memperkuat sistem kesehatan secara keseluruhan. Sebagai bagian dari upaya ini, perguruan tinggi memiliki peran krusial dalam mengorganisir dan melaksanakan program-program pengobatan massal, dengan fokus pada partisipasi masyarakat dan penguatan sistem kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah mningkatkan akses terhadap layanan kesehatan, pencegahan dan pengobatan penyakit.Target dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah Masyarakat Kp.Legok Serang Banten dengan jumlah 272 dengan berbagai penyakit seperti Hipetensi, rheumatik, infeksi saluran pernafasan, Diabetes melitus, alergi, asma, dan penyakit lainnya . Kegiatan dimulai dengan pendaftaran, pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan dokter dan pemberian obat-obatan. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan abdimas secara umum berjalan dengan lancar dan Masyarakat sangat puas, selain mendapatkan pengobatan juga mendapatkan edukasi terkait permasalahan Kesehatan yang dihadapi. Peran KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) yang dijalankan tenaga Kesehatan dalam hal ini Dosen dan mahasiswa keperawatan. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan abdimas ini kesadaran masyarakat tentang kesehatan dapat meningkat agar tetap terjaga derajat kesehatan Masyarakat yang optimal. Kata kunci: pengobatan gratis; pengabdian masyarakat Abstract Mass free treatment is an important strategy in increasing access to health services for the community on a large scale. These programs involve the delivery of a wide range of health services, such as health screenings, distribution of medicines, and health education, with the primary goal of reducing the burden of disease and improving the overall health of the population. Through active community participation and collaboration between various parties, including the government, non-governmental organizations, and the private sector, mass treatment programs can be effective in responding to public health emergencies and strengthening the health system as a whole. As part of this effort, universities have a crucial role in organizing and implementing mass treatment programs, with a focus on community participation and strengthening the health system. The aim of this activity is to increase access to health services, prevention and treatment of disease. The target for implementing this community service is the 272 Kp. Legok Serang Banten community with various diseases such as hypertension, rheumatism, respiratory tract infections, diabetes mellitus, allergies, asthma, and other diseases. Activities begin with registration, checking vital signs, doctor's examination and administering medication. The conclusion is that the implementation of community service activities generally ran smoothly and the community was very satisfied, apart from receiving treatment they also received education regarding the health problems they faced. The role of KIE (Educational Information Communication) is carried out by health workers, in this case lecturers and nursing students. Therefore, it is hoped that through this community service activity, public awareness about health can increase so that optimal levels of public health are maintained. Keywords: free treatment; community service
Analisis Literatur Review: Unsur Penentu Keberhasilan Pelayanan Telemedicine yang Berkualitas di Indonesia Anggita Rahma Dwi Citra; Kustia Anggereni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10632

Abstract

Transformasi digital sektor kesehatan di Indonesia berfokus pada integrasi sistem informasi untuk meningkatkan jangkauan dan mutu pelayanan bagi seluruh lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan unsur-unsur penentu keberhasilan pelayanan telemedicine yang berkualitas di Indonesia. Metode yang digunakan adalah literature review secara sistematis melalui basis data Google Scholar terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2021 hingga 2026. Tahapan studi meliputi identifikasi masalah, seleksi literatur berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi, ekstraksi data, hingga analisis tematik. Hasil analisis terhadap enam artikel terpilih menunjukkan bahwa keberhasilan pelayanan telemedicine yang bermutu bertumpu pada tiga pilar utama. Pertama, unsur kualitas sistem dan informasi yang secara dominan menentukan kepuasan serta memberikan fleksibilitas layanan. Kedua, unsur kesiapan pengguna yang dipengaruhi oleh tingkat literasi kesehatan digital, meski aspek jaminan keamanan privasi data dan efektivitas komunikasi virtual masih memicu keraguan. Ketiga, faktor regulasi makro yang memerlukan penguatan koordinasi birokrasi dan standardisasi klinis yang tegas untuk mengatasi ketimpangan kualitas pelayanan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara kecanggihan teknologi dengan regulasi hukum yang kuat guna menciptakan ekosistem pelayanan digital yang aman, tepercaya, dan berkelanjutan di Indonesia. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara kecanggihan infrastruktur teknologi dengan regulasi hukum yang kuat guna menciptakan ekosistem pelayanan digital yang aman, tepercaya, dan berkelanjutan di Indonesia.